QRIS atau ‘Krisis’? Bunda Sinta Ajak Saudagar Muslimah NTB Melek Dompet, UMKM Wajib Main Cerdas

Avatar

- Jurnalis

Senin, 25 Agustus 2025 - 12:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram-  Ketua TP PKK Provinsi NTB, Bunda Sinta M. Iqbal, membuka Pelatihan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan bagi para pengurus dan anggota Perhimpunan Saudagar Muslim Indonesia (PERSAMI) NTB.
Kegiatan ini digelar oleh PT Bank NTB Syariah di Ballroom Bank NTB Syariah, Senin (25/8).

Mengusung tema ‘Penguatan Kapasitas Saudagar Muslimah melalui Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah’, Bunda Sinta mendorong para anggota PERSAMI NTB untuk terus meningkatkan wawasan dan keterampilan dalam mengelola keuangan berbasis syariah. Menurutnya, di tengah derasnya perkembangan teknologi dan digitalisasi, para pelaku UMKM harus melek keuangan agar mampu bersaing di era modern.

Baca Juga :  Paguyuban Mahasiswa Sasambo UI Audiensi ke Pemprov NTB, Matangkan Persiapan Goes to NTB 2026

“Sudah saatnya kita masuk ke ranah yang lebih kekinian, mengikuti perkembangan teknologi dan tren keuangan yang ada di zaman sekarang,” tegas Bunda Sinta.

Salah satu contoh yang ia soroti adalah pemanfaatan sistem pembayaran digital QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). Teknologi ini dinilai dapat memudahkan transaksi bagi pelaku UMKM. Namun, ia mengakui masih banyak kendala yang dihadapi sebagian pelaku usaha terkait penggunaan QRIS.

Baca Juga :  Suara Lembut Tekat Baja, Anggota DPRD NTB Nadirah Al-Habsyi Siap Bangun Sekretariat NU Dompu 2026

“Hari ini, ibu-ibu akan mendapatkan jawaban dan solusi langsung dari ahlinya. Jadi jangan sungkan bertanya,” ujarnya menyemangati peserta.

Bunda Sinta berharap, melalui Gerakan Nasional Cerdas Keuangan ini, literasi keuangan para pelaku UMKM di NTB bisa meningkat, mulai dari tahap merintis usaha, mengelola keuangan, hingga memasarkan produk.

“Saya bangga bisa berada di tengah-tengah para wanita hebat, mandiri, dan berdaya. Di mana ada perempuan yang berdaya, di situ pula akan ada kemajuan,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

DPR RI Turun ke NTB, Penegakan Hukum Disorot di Tengah Sidang Kasus Dana Siluman DPRD
NTB Jadi Kiblat Baru Ekonomi Syariah Nasional, BPRS Tampil Perkasa di Tengah Krisis
Darurat! Ribuan Siswa di Lombok Utara ‘Dikepung’ Iklan Rokok Murah, Riset IYCTC Bongkar Fakta Mencengangkan
DPW PBB NTB Bantah Pembekuan, Sebut SK Cacat Hukum, Kepengurusan Nadirah Tetap Jalan
Sidang Gratifikasi DPRD NTB Disorot, TGH Najamudin Minta Gubernur dan Eks Sekda Dihadirkan sebagai Saksi 
Soal Dana Siluman DPRD NTB, TGH Najamudin Sebut Sumber Gratifikasi Justru dari Kebijakan Gubernur NTB
Sidang Dana ‘Siluman’ DPRD NTB Dinilai Melenceng, TGH Najamudin: Kasus Sudah Lari dari Substansi
Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 20:56 WIB

DPR RI Turun ke NTB, Penegakan Hukum Disorot di Tengah Sidang Kasus Dana Siluman DPRD

Selasa, 21 April 2026 - 18:53 WIB

NTB Jadi Kiblat Baru Ekonomi Syariah Nasional, BPRS Tampil Perkasa di Tengah Krisis

Selasa, 21 April 2026 - 17:07 WIB

Darurat! Ribuan Siswa di Lombok Utara ‘Dikepung’ Iklan Rokok Murah, Riset IYCTC Bongkar Fakta Mencengangkan

Selasa, 21 April 2026 - 15:33 WIB

DPW PBB NTB Bantah Pembekuan, Sebut SK Cacat Hukum, Kepengurusan Nadirah Tetap Jalan

Selasa, 21 April 2026 - 13:28 WIB

Sidang Gratifikasi DPRD NTB Disorot, TGH Najamudin Minta Gubernur dan Eks Sekda Dihadirkan sebagai Saksi 

Berita Terbaru