PWI NTB Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Baru: Duet Cak Munir-Atal Siap Satukan ‘Rumah Besar Wartawan’

Avatar

- Jurnalis

Senin, 1 September 2025 - 04:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Kongres Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) 2025 yang digelar di BPPTIK Komdigi Cikarang, Kabupaten Bekasi, Sabtu malam (30/8/2025), melahirkan nakhoda baru organisasi wartawan terbesar di Indonesia. Akhmad Munir atau akrab disapa Cak Munir resmi terpilih sebagai Ketua Umum PWI Pusat periode 2025-2030, berpasangan dengan Atal S. Depari sebagai Ketua Dewan Kehormatan.

Menyikapi hasil ini, PWI Nusa Tenggara Barat (NTB) menyatakan sikap tegas siap tegak lurus mendukung penuh kepemimpinan baru PWI Pusat.

“Selamat kepada Cak Munir yang terpilih secara demokratis. Kami di PWI NTB siap mendukung penuh kepemimpinannya dan bersinergi memajukan organisasi ini,”tegas Ketua PWI NTB Ahmad Ikliluddin, didampingi Sekretaris Fahrul Mustofa, melalui keterangan tertulisnya, Minggu (31/8/2025).

Menurut Ikliluddin, semangat yang diusung kongres kali ini adalah persatuan. Karena itu, ia berharap tak ada lagi konflik yang berpotensi memecah belah PWI, terlebih setelah beberapa tahun terakhir organisasi sempat dirundung perbedaan sikap.

Baca Juga :  DPRD NTB Siap Dukung Seluruh Program Gubernur Dan Wakil Gubernur Iqbal-Dinda 

“Kami mendukung penuh program rekonsiliasi yang akan dilakukan Ketua Umum terpilih, Bapak Akhmad Munir, demi kepentingan PWI ke depan,”ujarnya.

Selain rekonsiliasi, PWI NTB juga mendorong peningkatan kompetensi wartawan melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan pelatihan-pelatihan yang sebelumnya tertunda akibat konflik internal.

“Sinergi pusat dan daerah sangat penting. Kami siap menyukseskan seluruh program Ketua Umum dalam memajukan organisasi ini sebagai rumah besar wartawan Indonesia,”tegas Ikliluddin.

Kongres PWI 2025 diwarnai pertarungan sengit antara Akhmad Munir dan Hendry Ch. Bangun. Munir akhirnya unggul dengan 52 suara, sementara Hendry meraih 35 suara.

Tak kalah ketat, perebutan kursi Ketua Dewan Kehormatan juga berlangsung dramatis. Atal S. Depari menang tipis dengan 44 suara atas Sihono HT yang memperoleh 42 suara, sementara satu suara dinyatakan tidak sah.

Baca Juga :  PWI NTB Raih Tiga Besar Porwanas Kalsel, Inilah Daftar Peraih Medali Kontingen NTB

Terpilihnya Cak Munir dan Atal menandai babak baru perjalanan PWI. Menanggapi persaingan sengit di kongres, Munir menilai hal itu wajar selama semangat persaudaraan tetap dijaga.

“Persaingan itu seperti rumah tangga, asal jangan rumahnya dibakar. Rekonsiliasi sudah terjadi, dan ini sangat baik,”kata Cak Munir.

Ia menegaskan, PWI sebagai organisasi wartawan tertua dan terbesar di Indonesia memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi teladan persatuan.

“Ketika wartawan ingin mengajak bangsa ini bersatu, maka secara moral PWI juga harus bersatu. Kami siap membawa pesan damai di tengah situasi nasional,”pungkasnya.

Berita Terkait

Jelang MotoGP Mandalika, 53 Warga Bilebante Digembleng Jadi SDM Pariwisata
Paradoks “No Viral, No Justice”
Sekda NTB Sebut Manajemen Risiko seperti VAR, Biar Tak Salah Kasih ‘Kartu Merah’
Wagub NTB Sentil Pejabat: Jangan Cuma Kejar Prestasi, Bawahan Jangan Sampai Takut
Gubernur NTB: Pejabat Tanpa Sertifikasi Manajemen Risiko Tak Bisa Naik Eselon II
Mandalika Tak Lagi Cuma Sirkuit, NTB Siapkan Etalase UMKM dan Budaya untuk Wisatawan
Sumbawa Barat Jadi Penyumbang Investasi Terbesar NTB, Lebih dari Rp11 Triliun, Disusul Dompu
Kejati NTB Jawab Desakan Badko HMI soal Reklamasi Amahami: Masih Ditangani
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:39 WIB

Jelang MotoGP Mandalika, 53 Warga Bilebante Digembleng Jadi SDM Pariwisata

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:07 WIB

Paradoks “No Viral, No Justice”

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:04 WIB

Sekda NTB Sebut Manajemen Risiko seperti VAR, Biar Tak Salah Kasih ‘Kartu Merah’

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:54 WIB

Wagub NTB Sentil Pejabat: Jangan Cuma Kejar Prestasi, Bawahan Jangan Sampai Takut

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:05 WIB

Gubernur NTB: Pejabat Tanpa Sertifikasi Manajemen Risiko Tak Bisa Naik Eselon II

Berita Terbaru

Dr. Ufran, SH., MH., Ketua Departemen Hukum Pidana FHISIP Unram, menyoroti Paradoks “No Viral, No Justice” dan Pengaruh Viralitas Media Sosial Terhadap Perhatian Publik Serta Penegakan Hukum

Hukum & Kriminal

Paradoks “No Viral, No Justice”

Minggu, 9 Agu 2026 - 15:07 WIB