Pimpinan dan Anggota DPRD NTB Desak Pj Gubernur Segera Mundur, ini Alasannya

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 6 Juni 2024 - 17:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SumbawaPost, Mataram –

Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) NTB H Muzihir mendesak Penjabat Gubernur, Lalu Gita Ariadi, untuk segera mundur jika ingin maju di Pilgub NTB 2024. Jika tidak maju dipersilahkan tetap menjabat sampai 2025.

“Segera saja mundur, kita siapkan penggantinya. Atau kalau tidak maju Pilgub tetap saja jadi Pejabat sampai 2025,” tegasnya. Saat di temui Sejumlah Wartawan di Ruangannya. Kamis (6/6/2024)

Desakan yang sama dikemukakan Wakil Ketua DPRD NTB Zulhas Nauvar Furqoni Farinduan, Pj Gubernur sebaiknya mundur saja lebih cepat. Menurutnya jika menjelang Pilgub ini dia tetap bekerja sebagai Pj gubernur sementara ada rencana maju sebagai calon maka tentu akan sangat mengganggu kinerjanya.

Baca Juga :  Logistik Pilkada 2024 Tiba di Pulau Moyo dengan Pengawalan TNI-Polri

“Karena jabatannya akan menggangu kalau dia ingin maju, segera berhenti saja,” tegas putra mantan Bupati Lobar ini.

Muzihir juga mengaku sudah menyiapkan beberapa nama yang akan diusulkan dan kembali akan membuka untuk menjadi Pj Gubernur jika Pj sekarang maju di Pilkada.

“Kalau maju Pilkada Pj Gubernur, kita akan membuka usulan lagi. Ada tiga nama yang sudah dulu,”tegasnya.

Baca Juga :  TGB Muhammad Zainul Majdi Bimbing Satu Keluarga Ucap Syahadat di Islamic Center NTB

Dua nama tersebut Sekjen DPD RI Lalu Nikman, Dr Ismail dari Kementerian Kominfo RI, Diputi Kementerian Agama RI Nizar Ali.

Apa yang disampaikan Muzihir dan Farin juga dipertegas anggota DPRD NTB Ruslan Turmuzi. Ia mendorong agar pimpinan dewan memanggil Pj Gubernur Lalu Gita Ariadi sebagai ASN yang melakukan aktivitas politik.

“Kita tidak bicara jabatan dia sebagai Penjabat Gubernur. Tetapi sebagai ASN yang melekat, tidak bisa dia terang terangan melakukan aktifitas politik. Pimpinan harus melakukan klarifikasi ke Pj Gubernur,” tekan Ruslan.

Berita Terkait

Srikandi Pemuda Pancasila NTB Semarakkan HUT ke-81 RI, Lomba Nyanyi Berhadiah Sembako
Gubernur Iqbal Gagal Jadi Calon Ketua KONI NTB, Kuda Troya Politik Olahraga Mulai Terbaca?
39 Tahun Berlalu, Titiek Soeharto Napak Tilas ke Sembalun Kenang Jejak Pak Harto dan Ibu Tien
3 Penghargaan Nasional Dibawa Pulang Wabup KLU, Ini Prestasi Lombok Utara
Musorprov KONI NTB 2026 Tanpa Calon, KONI Pusat Sarankan Ditunda, Ini Alasannya
Pemkot Bima Gerak Cepat Lindungi Pekerja Rentan, Rp8,375 Miliar BPJS Digelontorkan
Tim Solidaritas NTB Mulai Bergerak Bantu Korban Gempa M7,7 di NTT
Gubernur NTB Iqbal Gagal Jadi Calon Ketua KONI NTB, TPP: Tidak Memenuhi Syarat
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:47 WIB

Srikandi Pemuda Pancasila NTB Semarakkan HUT ke-81 RI, Lomba Nyanyi Berhadiah Sembako

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:18 WIB

Gubernur Iqbal Gagal Jadi Calon Ketua KONI NTB, Kuda Troya Politik Olahraga Mulai Terbaca?

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:55 WIB

39 Tahun Berlalu, Titiek Soeharto Napak Tilas ke Sembalun Kenang Jejak Pak Harto dan Ibu Tien

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:02 WIB

3 Penghargaan Nasional Dibawa Pulang Wabup KLU, Ini Prestasi Lombok Utara

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:11 WIB

Musorprov KONI NTB 2026 Tanpa Calon, KONI Pusat Sarankan Ditunda, Ini Alasannya

Berita Terbaru