Percepat Penurunan Stunting, Pj Gubernur NTB Kumpulkan Bupati Walikota, Minta Serius Kejar Target Nasional

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 5 November 2024 - 15:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram-  Penjabat Gubernur (Pj) Nusa Tenggara Barat (NTB)  Hassanudin meminta seluruh pihak fokus melakukan monitoring dan evaluasi untuk mengejar target penurunan stunting nasional tahun ini.

“Terutama monitoring lapangan dan evaluasi data agar angkanya sama dari berbagai stakeholder yang ada”, tegas Gubernur saat membuka rapat koordinasi percepatan penurunan stunting di Hotel Astoria Mataram, Selasa, 5 November 2024. Yang ikut dihadiri para Pjs bupati dan walikota, BKKBN, Bappeda dan para kepala OPD.

Gubernur mengingatkan, target nasional penurunan stunting yang harus dicapai tahun ini sebesar 14 persen masih harus terpenuhi sebanyak 10,6 persen. Dari data stunting NTB tahun 2024 terdapat penurunan 8,89 persen dari 34,49 persen sejak 2018 silam menjadi 24,6 pada 2023 kemarin. Secara nasional prevalensi stunting pada Balita turun 9,3 persen dari 30,8 persen pada tahun 2018 menjadi 21,5 persen pada tahun 2018.

Baca Juga :  UIN Mataram Dapat 2 Penghargaan, Laporan Keuangan dan Bendahara BLU Terbaik 2023

Beberapa langkah strategis selain mengecek keseragaman data dan kondisi ril lapangan, Gubernur meminta beberapa poin penting seperti membentuk tim pembina posyandu, optimalisasi peran desa dan kelurahan, koordinasi antar dinas dan perencanaan dan penganggaran oleh Bappeda dan BPKAD.

Baca Juga :  Kepala DPMPTSP NTB Irnadi Kusuma Janji Kerja Total, Siap Tunggu Vonis Gubernur Enam Bulan Lagi

“Jika telah ada program program penanganan stunting terdahulu agar direvitalisasi dan dikerjakan dengan inovasi inovasi sesuai kondisi masyarakat”, tambahnya.

Ia mengingatkan pula bahwa penyebab stunting dan penanganannya yang lintas sektoral ini terutama diperankan oleh keterlibatan langsung kabupaten/ kota sehingga monitoring dan evaluasi program yang telah dan akan dilakukan seperti pilar STBM, Posyandu Keluarga atau terkait penanganan dan penurunan stunting lainnya tepat sasaran.

 

Berita Terkait

Sekda Baru Dilantik, Ketua DPRD Isvie  ‘Warning’ Keras: Benahi Birokrasi dan Selamatkan Keuangan NTB
Di Tengah Efisiensi, Anggaran Makan-Minuman DPRD NTB Justru Capai Rp38 Miliar
Rektor Unram Siapkan Jalur Khusus Alumni: Dari Mentor hingga Orang Tua Asuh Mahasiswa
Konsolidasi Nasional IKA Unram, Ketua dan Rektor Kompak ‘Gas’ Ratusan Ribu Alumni Agar Tak Sekadar Nama
Halal Bihalal IKA Unram Jadi Ajang Konsolidasi Nasional, Alumni Didorong Perkuat Peran Strategis
Halal Bihalal IKA Unram, Isvie Rupaeda Tegaskan Peran Alumni Jadi Kunci Kemajuan Kampus
Perpres 4/2026 Disorot, Sawah NTB Beralih Fungsi, Direktur Mi6: Ini Sawah atau Real Estate Sih?
Soal Reklamasi Amahami, Persatuan Pemuda NTB Desak Kejati Tangkap Wali Kota Bima
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 18:50 WIB

Sekda Baru Dilantik, Ketua DPRD Isvie  ‘Warning’ Keras: Benahi Birokrasi dan Selamatkan Keuangan NTB

Senin, 13 April 2026 - 13:46 WIB

Di Tengah Efisiensi, Anggaran Makan-Minuman DPRD NTB Justru Capai Rp38 Miliar

Sabtu, 11 April 2026 - 23:50 WIB

Rektor Unram Siapkan Jalur Khusus Alumni: Dari Mentor hingga Orang Tua Asuh Mahasiswa

Sabtu, 11 April 2026 - 22:35 WIB

Konsolidasi Nasional IKA Unram, Ketua dan Rektor Kompak ‘Gas’ Ratusan Ribu Alumni Agar Tak Sekadar Nama

Sabtu, 11 April 2026 - 21:55 WIB

Halal Bihalal IKA Unram Jadi Ajang Konsolidasi Nasional, Alumni Didorong Perkuat Peran Strategis

Berita Terbaru