Pemprov NTB Perkuat Kerukunan, Pastor Katolik dan Pemerintah Duduk Satu Meja Bahas Toleransi

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Biro Kesra NTB H. Amir bersama Kepala Kesbangpoldagri NTB H. Surya Bahari menerima audiensi Pastor Paroki St. Maria Immaculata Mataram RD. Martinus Emanuel Anno dalam rangka memperkuat kerukunan dan toleransi umat beragama di NTB.

Kepala Biro Kesra NTB H. Amir bersama Kepala Kesbangpoldagri NTB H. Surya Bahari menerima audiensi Pastor Paroki St. Maria Immaculata Mataram RD. Martinus Emanuel Anno dalam rangka memperkuat kerukunan dan toleransi umat beragama di NTB.

SUMBAWAPOST.com | Mataram- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kerukunan umat beragama sebagai fondasi utama pembangunan daerah yang aman, damai, dan inklusif.

Komitmen tersebut kembali ditegaskan melalui pertemuan antara Pemerintah Provinsi NTB dan tokoh umat Katolik dalam sebuah audiensi yang berlangsung hangat di Mataram, Rabu (24/6/2026). Pertemuan ini menjadi ruang dialog untuk memperkuat toleransi, mempererat persaudaraan lintas agama, serta menjaga harmoni sosial yang selama ini menjadi salah satu kekuatan NTB.

Audiensi tersebut dihadiri Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi NTB, H. Amir, S.Pd., M.M., bersama Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (Kesbangpoldagri) NTB, Drs. H. Surya Bahari, M.M.Pd., yang menerima kunjungan Pastor Paroki St. Maria Immaculata Mataram, RD. Martinus Emanuel Anno.

Suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan mewarnai pertemuan yang membahas pentingnya menjaga toleransi serta memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk umat Katolik di NTB.

Baca Juga :  Hasil Seleksi PPPK di Kabupaten Bima Dituding Kejahatan Kemanusiaan Terstruktur

Kepala Biro Kesra NTB, H. Amir, menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi NTB hadir untuk seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama, suku, maupun golongan.

“Pemerintah Provinsi NTB berkomitmen untuk terus menjaga ruang dialog dan komunikasi dengan seluruh umat beragama. Kerukunan yang selama ini terjaga dengan baik merupakan modal sosial yang sangat penting bagi pembangunan daerah,” ujarnya.

Menurutnya, harmoni sosial dan toleransi yang terpelihara selama ini menjadi kekuatan besar bagi NTB dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan.

Dalam kesempatan tersebut, Pastor Martinus menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Pemerintah Provinsi NTB dalam membangun komunikasi dan menjalin hubungan baik dengan umat Katolik.

Selain menyampaikan apresiasi, Pastor Martinus juga menyampaikan sejumlah aspirasi terkait penguatan simbol keberagaman serta upaya mempererat persaudaraan lintas agama di NTB.

Baca Juga :  Polda NTB Ungkap 3 Oknum Polisi Terjerat Narkoba, Terancam PTDH

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Pemprov NTB memastikan akan menindaklanjutinya melalui koordinasi dengan berbagai pihak terkait sesuai ketentuan yang berlaku. Langkah itu menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mendukung kehidupan beragama yang harmonis, damai, dan saling menghormati.

Sementara itu, Kepala Kesbangpoldagri NTB, H. Surya Bahari, menegaskan bahwa pemerintah daerah terus mendorong sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan guna menjaga stabilitas sosial serta memperkuat NTB sebagai daerah yang aman dan toleran.

Sejalan dengan semangat pembangunan NTB Makmur Mendunia dan prinsip No One Left Behind, Pemerintah Provinsi NTB akan terus membuka ruang kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat, memperkuat toleransi antarumat beragama, serta memastikan setiap kelompok masyarakat memperoleh perhatian dan kesempatan yang setara dalam proses pembangunan Daerah

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Ranperda Pajak NTB Dikoreksi Mendagri, Komisi III DPRD Beberkan 6 Poin Ini Wajib Diperbaiki
Kemendagri Koreksi Pajak Air NTB, Komisi III Soroti Water Meter, Air Payau hingga IPR
Kemendagri Hapus Sejumlah Tarif Retribusi dalam Ranperda Pajak NTB, Ini Daftarnya
Bom Meledak di Lombok Tengah Jelang MotoGP Mandalika 2026, Tim Jibom Polda NTB Bergerak
PMI NTB Yanuar Masih Tertahan di Myawaddy, Sudah Terhubung dan Sehat Tapi Belum Bisa Pulang, Ini Alasannya
PKL Nasional di Kemenag RI, Mahasiswa FDIK UIN Mataram Didorong Uji Skill dan Mental di Dunia Kerja
Mahasiswa Bima Tusuk Ihsan hingga Tewas di Pantai Wadu Baba, Terancam Hukuman Mati
Sakit Hati Pacarnya Diduga Diperkosa, Mahasiswa Bima Tusuk Pemuda Pantai Hingga Tewas
Berita ini 70 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 17:23 WIB

Ranperda Pajak NTB Dikoreksi Mendagri, Komisi III DPRD Beberkan 6 Poin Ini Wajib Diperbaiki

Selasa, 29 September 2026 - 16:57 WIB

Kemendagri Koreksi Pajak Air NTB, Komisi III Soroti Water Meter, Air Payau hingga IPR

Selasa, 29 September 2026 - 15:44 WIB

Kemendagri Hapus Sejumlah Tarif Retribusi dalam Ranperda Pajak NTB, Ini Daftarnya

Selasa, 29 September 2026 - 11:49 WIB

Bom Meledak di Lombok Tengah Jelang MotoGP Mandalika 2026, Tim Jibom Polda NTB Bergerak

Senin, 28 September 2026 - 19:50 WIB

PMI NTB Yanuar Masih Tertahan di Myawaddy, Sudah Terhubung dan Sehat Tapi Belum Bisa Pulang, Ini Alasannya

Berita Terbaru