Mahasiswa KKN PMD Unram Turun Beri Pelatihan ke Istri Nelayan di Lombok Tengah

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 31 Juli 2024 - 01:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPost, Lombok Tengah – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaan Masyarakat Desa (KKN-PMD) Universitas Mataram (Unram) menggelar sosialisasi Pemanfaatan produk perikanan dalam rangka untuk meningkatkan nilai tambah pendapatan Nelayan. Kegiatan tersebut digelar di Aula Kantor Desa dengan melibatkan Istri nelayan dan ibu-ibu PKK di Desa Kuta, kecamatan pujut, Kabupaten Lombok Tengah Nusa Tenggara Barat (NTB). Senin, 29 Juli 2024.

Kepala Desa Kuta Mirate menyampaikan tentang potensi sumber daya laut dan mata pencarian warga di Desa Kuta yang sebagian besarnya menjadi nelayan.

“Hasilnya tangkapan tidak dijadikan olahan serta inovasi berkelanjutan. Seperti ikan tongkol yang sangat berpotensi untuk didapatkan setiap harinya yang dikonsumsi seperti biasa tanpa ada olahan menjadi suatu produk yang bernilai jual tinggi,”ungkap Kades saat membuka Acara sosialisasi.

Sehingga sambung Kades, dengan adanya kegiatan ini dapat memberikan pengetahuan dan pemahaman baru bagi warga terutama istri nelayan tentang bagaimana meningkatkan nilai tambah terhadap hasil tangkapan laut.

“Saya atas nama Pribadi dan warga masyarakat Desa Kuta mengapresiasi dan menyampaikan terimakasih banyak atas terselenggaranya kegiatan ini, semoga dengan adanya kegiatan ini dapat membantu dan memotivasi masyarakat terhadap hasil tangkapan itu bisa di olah jadi sesuatu yang memiliki nilai jual tinggi,”terang Kades.

Muhammad David Ketua KKN-PMD Unram, pada kesempatan tersebut menuturkan, kami mahasiswa KKN-PMD unram mengadakan sosialisasi serta pelatihan pembuatan produk olahan dari ikan tongkol, selain karena melihat potensi dan wilayah mata pencaharian masyarakat, hal ini di harapkan dapat menarik minat masyarakat dalam mengembangkan ide-ide baru dalam berwirausaha yang inovatif terhadap masyarakat nelayan.

Baca Juga :  PPJU Tetap Dipungut, Tapi 70 Persen Lampu Jalan Mati: Warga NTB Melangkah dalam Gelap, Pemerintah ke Mana?

“Sosialisasi ini adalah untuk memberikan wawasan dan pengetahuan kepada masyarakat tentang pentingnya inovasi dalam pengolahan ikan tongkol. Selain itu, kami juga akan memberikan pelatihan dan pendampingan kepada masyarakat untuk meningkatkan keterampilan dalam pengolahan ikan tongkol untuk menjadi suatu produk yang bernilai ekonomis tinggi,”terang Muhammad David.

Kegiatan sosialisasi tersebut, menghadirkan sejumlah narasumber baik dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lombok Tengah, Palaku UMKM Kabupaten Lombok Tengah dan Alumni kampus Unram.

Pada kesempatan tersebut, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lombok Tengah menekankan kepada peserta soal proses pemasaran terkait dengan optimalisasi dalam hal kemasan dan marketing. Baiq Dewi Cempaka SH sampaikan, bahwa kemasan merupakan wadah yang sangat penting yang dapat meningkatkan nilai dan fungsi sebuah produk serta dapat melindungi produk.

“Sehingga untuk memaksimalkan hal tersebut Perlu adanya sentuhan digitalisasi marketing. Artinya adalah media atau cara mempromosikan produk/barang/jasa lewat media sosial yang dilakukan secara online dengan memanfaatkan perkembangan teknologi,”kata Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lombok Tengah Baiq Dewi Cempaka.

Selain itu, tidak kalah penting soal legalitas usaha, Alumni Fakultas Peternakan Unram Husnul Wati, S.T.P menegaskan, pentingnya legalitas usaha yang perlu diperhatikan agar mudah mendapatkan nilai jual yang tinggi serta mudah menempuh pemasaran.

“Dengan adanya ijin usaha dan kepemilikan Hak kekayaan intelektual serta pentingnya pembuatan label halalnya sangat penting diperhatikan untuk inovasi berkelanjutan suatu produk,” Ujarnya.

Baca Juga :  Doyok, Curi Kotak Amal di Warung Untuk Judi Online

Usai kegiatan sosialisasi, Mahasiswa mengarahkan Peserta yang hadir langsung diajak untuk mempraktekkan proses pembuatan sambal ikan tongkol yang dimentoring langsung oleh ibu Inda Wati selaku tutor dan pemilik usaha UMKM Lombok Tengah.

Warga diajarkan bagaimana cara pembuatan pengolahan ikan tongkol memiliki nilai tambah, dan proses pengemasan produk dari awal hingga akhir supaya produk diminati banyak orang. Mulai dari kreaktif pembuatan stiker pengemasan, wadah sambal, dan proses pengolahan ikan sampai dengan menjadi sambal.

Menyikapi hal itu, salah seorang peserta Zaenap mengatakan, besar harapannya untuk terus mendapatkan pendampingan, baik dari proses pembuatan sampai dengan pengemasan, dan juga dengan proses untuk mendapatkan ijin usaha, “berhubung bahan untuk pembuatan sambal ini terbilang mudah didapatkan,”katanya.

Sekertaris KKN-PMD Unram Pipit kusniati menambahkan, tujuan dari sosialisasi yang beriringan dengan praktek pembuatan sambal ikan tongkol ini untuk mengajak warga Desa Kuta agar lebih gencar lagi dalam membentuk usaha kecil menengah kreatif (UMKM) dengan cara yang lebih efektif dan kreatif serta inovasi untuk mendapatkan nilai ekonomis yang tinggi sehingga bisa menjadi usaha baru bagi masyarakat sekitar.

“Mahasiswa KKN-PMD Unram desa kuta sangat berharap produk olahan ikan tongkol ini bisa di teruskan oleh ibu-ibu dari Desa Kuta yang bisa menjadi oleh-oleh khas dari Desa kuta,”imbuhnya.

Berita Terkait

Sekda Baru Dilantik, Ketua DPRD Isvie  ‘Warning’ Keras: Benahi Birokrasi dan Selamatkan Keuangan NTB
Di Tengah Efisiensi, Anggaran Makan-Minuman DPRD NTB Justru Capai Rp38 Miliar
Rektor Unram Siapkan Jalur Khusus Alumni: Dari Mentor hingga Orang Tua Asuh Mahasiswa
Konsolidasi Nasional IKA Unram, Ketua dan Rektor Kompak ‘Gas’ Ratusan Ribu Alumni Agar Tak Sekadar Nama
Halal Bihalal IKA Unram Jadi Ajang Konsolidasi Nasional, Alumni Didorong Perkuat Peran Strategis
Halal Bihalal IKA Unram, Isvie Rupaeda Tegaskan Peran Alumni Jadi Kunci Kemajuan Kampus
Perpres 4/2026 Disorot, Sawah NTB Beralih Fungsi, Direktur Mi6: Ini Sawah atau Real Estate Sih?
Soal Reklamasi Amahami, Persatuan Pemuda NTB Desak Kejati Tangkap Wali Kota Bima
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 18:50 WIB

Sekda Baru Dilantik, Ketua DPRD Isvie  ‘Warning’ Keras: Benahi Birokrasi dan Selamatkan Keuangan NTB

Senin, 13 April 2026 - 13:46 WIB

Di Tengah Efisiensi, Anggaran Makan-Minuman DPRD NTB Justru Capai Rp38 Miliar

Sabtu, 11 April 2026 - 23:50 WIB

Rektor Unram Siapkan Jalur Khusus Alumni: Dari Mentor hingga Orang Tua Asuh Mahasiswa

Sabtu, 11 April 2026 - 22:35 WIB

Konsolidasi Nasional IKA Unram, Ketua dan Rektor Kompak ‘Gas’ Ratusan Ribu Alumni Agar Tak Sekadar Nama

Sabtu, 11 April 2026 - 21:55 WIB

Halal Bihalal IKA Unram Jadi Ajang Konsolidasi Nasional, Alumni Didorong Perkuat Peran Strategis

Berita Terbaru