Peletakan Batu Pertama Masjid Riadlul Jannah, Gubernur NTB Iqbal Ingatkan Ancaman Perpecahan

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 26 Februari 2025 - 07:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Lombok Utara – Kepala Dinas Sosial NTB, Dr. H. Ahsanul Khalik, mewakili Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal, S.IP, M.Hub.Int, menghadiri dan memberikan sambutan dalam acara peletakan batu pertama pembangunan Masjid Riadlul Jannah di Dusun Mur Mokean, Desa Rempek Darussalam, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara, pada Rabu, 26 Februari 2025.

Dalam sambutannya, Dr. Aka menyampaikan salam dan rasa rindu dari Gubernur dan Wakil Gubernur NTB kepada masyarakat. Beliau menjelaskan bahwa Gubernur saat ini sedang mengikuti kegiatan Retreat Kepala Daerah di Magelang, sementara Wakil Gubernur juga berangkat ke Magelang untuk bergabung dalam acara tersebut. Namun, keduanya berkomitmen untuk lebih sering hadir di tengah masyarakat pada kesempatan mendatang.

Baca Juga :  DPRD NTB Kritisi Minimnya Anggaran Pembahasan Ranperda 2025

Menyampaikan pesan dari Gubernur, Dr. Aka menekankan tiga hal utama dalam pembangunan masjid:

1. Menjaga Kekompakan dan Kebersamaan Pembangunan masjid harus dilakukan dengan penuh persatuan agar berjalan lancar. Gubernur mengingatkan bahwa dalam setiap pembangunan sering kali muncul riak-riak atau gangguan dari pihak tertentu. Oleh karena itu, kebersamaan harus dijaga agar proses pembangunan tidak terhambat.

2. Mekanisme Penggalangan Dana Melalui Sistem Lelang Panitia pembangunan diimbau untuk melibatkan masyarakat dalam pengadaan bahan bangunan melalui sistem lelang terbuka. Misalnya, jika membutuhkan semen atau kayu, panitia bisa menawarkan kepada jamaah untuk ikut serta, bahkan dengan nominal kecil seperti seribu rupiah. Dengan kekompakan dan semangat gotong royong, pembangunan akan lebih cepat terwujud, dengan dukungan utama dari masyarakat sebelum mengandalkan donatur dan pemerintah.

Baca Juga :  FGM dan Nikah Anak Jadi Alarm Sosial, Gubernur NTB Gandeng Mitra Internasional dan Andalkan Desa Berdaya

3. Keikhlasan dalam Membangun Masjid Gubernur berpesan agar seluruh jamaah melandasi niat mereka dengan keikhlasan. Membangun masjid adalah bagian dari dakwah dan upaya menegakkan Islam. Semangat fastabiqul khairat (berlomba-lomba dalam kebaikan) harus menjadi motivasi utama agar pembangunan berjalan lancar dan membawa berkah bagi semua.

Di akhir sambutannya, Dr. Aka mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu dalam membangun Masjid Riadlul Jannah dan mendoakan kelancaran proses pembangunannya. “Semoga kita semua diberikan kesehatan, dan pembangunan masjid ini dapat berjalan dengan baik,” tutupnya.

 

Berita Terkait

Pesisir NTB Terancam Tenggelam, Kepala Bappeda Ingatkan Dampak Perubahan Iklim dan Kenaikan Laut
Tak Hanya Jaga NKRI, Dandim 1608/Bima Peduli Pendidikan Lewat Beasiswa Mahasiswa STIS
Gubuk Talabiu Jadi Sarang Sabu, Satresnarkoba Polres Bima Bongkar Jaringan dan Ungkap Tiga Identitas Pelaku
Pasutri di Bolo Bima Kompak Jual Sabu, Kini Keduanya Cek In Masuk Sel
Akhir Perjuangan Mahasiswa Perantau Kaltara: Asrama Rp18 Miliar Resmi Berdiri di Sumbawa
Bukan Ditangani Kejati, Kasus Gratifikasi DPRD NTB Dialihkan ke Kejari Mataram
3.500 Kantong Darah per Bulan Dibutuhkan, DPC Demokrat Kota Mataram Ambil Peran Gelar Donor Darah
Arahan Presiden Prabowo: Kurma Lombok Utara Disiapkan Jadi Konsumsi Jamaah Haji Nasional
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 15:33 WIB

Pesisir NTB Terancam Tenggelam, Kepala Bappeda Ingatkan Dampak Perubahan Iklim dan Kenaikan Laut

Minggu, 18 Januari 2026 - 14:27 WIB

Tak Hanya Jaga NKRI, Dandim 1608/Bima Peduli Pendidikan Lewat Beasiswa Mahasiswa STIS

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:42 WIB

Gubuk Talabiu Jadi Sarang Sabu, Satresnarkoba Polres Bima Bongkar Jaringan dan Ungkap Tiga Identitas Pelaku

Sabtu, 17 Januari 2026 - 21:12 WIB

Pasutri di Bolo Bima Kompak Jual Sabu, Kini Keduanya Cek In Masuk Sel

Sabtu, 17 Januari 2026 - 18:48 WIB

Akhir Perjuangan Mahasiswa Perantau Kaltara: Asrama Rp18 Miliar Resmi Berdiri di Sumbawa

Berita Terbaru

Pasangan suami istri terduga pelaku peredaran narkoba jenis sabu saat diamankan di Mapolsek Bolo, Polres Bima, Polda NTB. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan 15 poket sabu, uang tunai Rp7,17 juta, serta sejumlah barang bukti lainnya.

Hukum & Kriminal

Pasutri di Bolo Bima Kompak Jual Sabu, Kini Keduanya Cek In Masuk Sel

Sabtu, 17 Jan 2026 - 21:12 WIB