Pansus SOTK DPRD NTB Goyang Kursi Staf Ahli Gubernur: Layak Dipertahankan atau Dihapus Saja?

Avatar

- Jurnalis

Senin, 19 Mei 2025 - 23:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Panitia Khusus (Pansus) Struktur Organisasi dan Tata Kelola (SOTK) DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB) mewacanakan evaluasi hingga kemungkinan penghapusan jabatan Staf Ahli Gubernur dalam struktur organisasi perangkat daerah. Wacana ini mencuat dalam pembahasan Raperda tentang Perubahan Ketiga atas Perda Nomor 11 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah.

Ketua Pansus SOTK DPRD NTB, Hamdan Kasim, mengonfirmasi adanya usulan dari sejumlah anggota pansus terkait efektivitas keberadaan tiga staf ahli gubernur. Namun, ia menegaskan bahwa hal tersebut masih sebatas wacana dan belum menjadi keputusan resmi.

“Memang ada usulan dari beberapa anggota Pansus untuk mengevaluasi bahkan menghapus jabatan staf ahli. Tapi ini masih dalam tahap pembahasan. Belum final,” ujar Hamdan saat ditemui di Gedung DPRD NTB, Senin (19/5).

Baca Juga :  Mandulnya OJK dalam Skandal Kredit Macet Bank NTB Syariah

Hamdan menepis anggapan bahwa evaluasi ini muncul karena kinerja staf ahli dianggap tidak maksimal. Menurutnya, pembahasan tersebut lebih kepada upaya meninjau kembali urgensi keberadaan jabatan tersebut dalam struktur organisasi pemerintahan.

“Bukan karena mereka dianggap tidak maksimal, tapi kita ingin melihat kembali seberapa efektif jabatan ini. Kita masih bahas. Besok juga akan kita lanjutkan pembahasannya dalam rapat Pansus,” tambah politisi Partai Golkar itu.

Ia menjelaskan, saat ini Pansus masih fokus membahas struktur biro-biro di bawah Pemprov NTB. Pembahasan terkait staf ahli maupun dinas-dinas akan dilakukan setelahnya.

“Sekarang kami masih membahas struktur biro. Belum sampai ke staf ahli. Tapi wacana itu tetap akan dikaji, termasuk beban kerja dan dasar hukumnya,” jelasnya.

Baca Juga :  Ketua Kelompok Tani Jatibaru Kota Bima Dorong Desa Berdaya Iqbal-Dinda Berbasis SDM dan Pilot Project

Terkait struktur biro, Hamdan menyebut Pansus sepakat dengan usulan Gubernur NTB. Salah satunya adalah perubahan nomenklatur Biro Organisasi menjadi Biro Organisasi dan Transformasi Digital.

“Secara regulasi dan kebijakan akan berada di bawah biro, tapi operasionalnya tetap pada Dinas Kominfotik NTB. Untuk biro lain tidak ada perubahan,” ungkap Hamdan yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi IV DPRD NTB.

Ia kembali menekankan bahwa baik opsi penghapusan maupun evaluasi jabatan staf ahli masih bersifat dinamis dan belum bisa disimpulkan sebelum seluruh tahapan pembahasan rampung

Berita Terkait

Gubernur NTB Jawab Kritik FITRA: Belanja Modal 3,4 Persen Akibat Pemotongan DAU, Target 20 Persen Dikejar di APBD-P
FITRA Bongkar APBD NTB 2026: Belanja Modal Hanya 3,4 Persen, Terendah Secara Nasional
Sekolah Swasta Tak Lagi Anak Tiri, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Siapkan 400 Sertifikasi SMK
Brang Ene Jadi Lokasi Program Wisata Kerakyatan dan Agribisnis Sapi, Pemkab Sumbawa Barat Siapkan 200 Ekor Sapi
Nekat Copet HP Demi Baju Lebaran Pacar, Remaja 16 Tahun Diamankan Warga di Lombok Timur
Pemudik Siap-Siap! Kapolda NTB Edy Murbowo Cek Langsung Kesiapan Pelabuhan Lembar Jelang Lebaran 2026
Permen Komdigi 9/2026 Batasi Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, DPRD NTB Nadirah Al-Habsyi Soroti Hak Anak dan Literasi Digital
Kapolda NTB Bukber Bareng BEM dan OKP, Ngobrol Santai Tapi Pesannya Tegas: Jaga NTB!
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 01:15 WIB

Gubernur NTB Jawab Kritik FITRA: Belanja Modal 3,4 Persen Akibat Pemotongan DAU, Target 20 Persen Dikejar di APBD-P

Senin, 9 Maret 2026 - 00:51 WIB

FITRA Bongkar APBD NTB 2026: Belanja Modal Hanya 3,4 Persen, Terendah Secara Nasional

Minggu, 8 Maret 2026 - 23:33 WIB

Sekolah Swasta Tak Lagi Anak Tiri, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Siapkan 400 Sertifikasi SMK

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:48 WIB

Brang Ene Jadi Lokasi Program Wisata Kerakyatan dan Agribisnis Sapi, Pemkab Sumbawa Barat Siapkan 200 Ekor Sapi

Minggu, 8 Maret 2026 - 11:04 WIB

Nekat Copet HP Demi Baju Lebaran Pacar, Remaja 16 Tahun Diamankan Warga di Lombok Timur

Berita Terbaru