NTB Kuasai 20% Produksi Udang RI, Selisih Harga Rp3.000 ke Jawa Dinilai Bernilai Ekonomi Besar

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 21 Juni 2026 - 02:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB, Muslim, saat menghadiri kegiatan diskusi hilirisasi industri tambak udang di Mataram.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB, Muslim, saat menghadiri kegiatan diskusi hilirisasi industri tambak udang di Mataram.

SUMBAWAPOST.com | Mataram- Pemerintah Provinsi NTB menegaskan penguatan hilirisasi industri perikanan melalui regulasi daerah yang mewajibkan peningkatan nilai tambah komoditas, khususnya udang.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) NTB, Muslim, menyebut kebijakan tersebut telah diperkuat melalui Perda Nomor 14 Tahun 2025 tentang Pengelolaan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Berkelanjutan.

Berdasarkan aturan tersebut, setiap komoditas strategis termasuk udang wajib diolah di daerah dan tidak boleh keluar dalam bentuk mentah.

“Kami sebenarnya memberikan insentif itu untuk menggairahkan investasi ini. Kami gelar karpet merah bagi investasi. Pertama, kami sudah melakukan FS (Feasibility Study) dan DED (Detail Engineering Design) sekaligus terkait dengan kelayakan hilirisasi sektor udang ini. Kedua, sekiranya pihak ketiga membutuhkan lahan, Pemprov menyediakan lahan,” ujarnya.

Baca Juga :  Wali Kota Bima Aji Man Ultimatum Pejabat Malas: Mundur atau Saya Copot

Muslim juga menyebut Pemprov NTB bersama DPMPTSP akan membentuk tim terpadu untuk mempercepat perizinan serta pemberian insentif fiskal sesuai regulasi yang berlaku.

Ketua Umum Shrimp Club Indonesia (SCI), Andi Tamsil, mengungkapkan besarnya potensi sektor udang Indonesia yang saat ini menempatkan NTB sebagai salah satu penyumbang utama.

“70 persen udang Indonesia itu ada di SCI dan dari seluruhnya itu 20 persen ada di NTB,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti peluang besar dari hilirisasi yang belum optimal. “Selisih antara harga di sini dengan di Jawa itu Rp 3.000. Kalau yang tiga ribu itu bisa kita simpan di sini, kemudian ada hilirisasi, ada pabrik, banyak proyek kerja, dan lain sebagainya tentu udang akan semakin bermanfaat bagi pemerintah daerah,” jelasnya.

Baca Juga :  NTB Bidik Ekspor Langsung ke Pasar Dunia, Kemendag Siap Buka Akses Global bagi Produk Unggulan Daerah

Perwakilan investor PT Japfa Indonesia menyebut Indonesia kini berada di peringkat ke-5 dunia untuk sektor udang, dengan ekspor ke Amerika Serikat mencapai 214,6 ribu ton, di mana 63,7% sudah dalam bentuk olahan.

Sementara itu, Ketua SCI Wilayah Lombok, Suryadi Adinata, menegaskan komitmen petambak dalam menghadapi tantangan global seperti risiko gagal panen, regulasi, hingga dinamika perdagangan internasional dengan tetap menerapkan standar budidaya berkelanjutan.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Gubernur NTB Turun Langsung ke Arena Panjat Tebing, Ketua FPTI Nadirah Al-Habsyi: Jadi Suntikan Semangat Atlet
Gubernur NTB Pastikan Pemerintahan Lombok Barat Tetap Berjalan Meski Bupati Jadi Tersangka KPK
Panitia Optimistis Shorinji Kempo Porprov XII Cetak Atlet Nasional, Hari Ketiga Berlangsung Sengit dan Sportif
Gubernur NTB Soroti Kontribusi Koperasi Masih 1,7 Persen, Tata Kelola dan Kepercayaan Publik Jadi PR Besar
Gubernur NTB Ajak Koperasi Tinggalkan Dualisme, Saatnya Bertransformasi Jadi Badan Usaha Modern
Wagub NTB dan Bupati Dompu Hadir, Hari Ketiga Shorinji Kempo Porprov XII Makin Semarak
Ketua PERKEMI NTB Syamsuriansyah: Porprov Bukan Sekadar Rebut Medali, Tapi Merajut Persaudaraan
Di Tengah Dinamika Porprov, Ketua PERKEMI NTB Pilih Bangun Kebersamaan, Atlet hingga Wasit Dapat Saweran
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 00:52 WIB

Gubernur NTB Turun Langsung ke Arena Panjat Tebing, Ketua FPTI Nadirah Al-Habsyi: Jadi Suntikan Semangat Atlet

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:24 WIB

Gubernur NTB Pastikan Pemerintahan Lombok Barat Tetap Berjalan Meski Bupati Jadi Tersangka KPK

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:44 WIB

Panitia Optimistis Shorinji Kempo Porprov XII Cetak Atlet Nasional, Hari Ketiga Berlangsung Sengit dan Sportif

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:34 WIB

Gubernur NTB Soroti Kontribusi Koperasi Masih 1,7 Persen, Tata Kelola dan Kepercayaan Publik Jadi PR Besar

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:18 WIB

Gubernur NTB Ajak Koperasi Tinggalkan Dualisme, Saatnya Bertransformasi Jadi Badan Usaha Modern

Berita Terbaru