NTB Darurat Air Bersih, Gubernur Iqbal ‘Tancap Gas’ Genjot PDAM, Target 40% Harus Tercapai 2029

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 22 Agustus 2025 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, memberikan sinyal kuat dukungan bagi transformasi besar-besaran Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di NTB. Hal ini disampaikan saat menerima audiensi Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (PERPAMSI) di Kantor Gubernur, Kamis (21/8).

Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai persoalan krusial yang dihadapi PDAM, mulai dari penyesuaian tarif air yang tak kunjung berubah sejak 2021, hingga percepatan perubahan status badan hukum PDAM di Lombok Timur dan Bima agar lebih profesional, transparan, dan mandiri.

Salah satu sorotan utama adalah target nasional cakupan layanan air bersih. Data terbaru menunjukkan, cakupan layanan PDAM di NTB baru menyentuh angka 19%, masih jauh di bawah target pemerintah pusat yang menargetkan 40% pada tahun 2029. Gubernur Iqbal menegaskan, pencapaian target tersebut membutuhkan investasi besar dan sumber pendanaan inovatif.

Baca Juga :  Sore Penuh Gagasan, Dr Zul dan Trio Profesor UIN Mataram Susun Cetak Biru NTB

“Saya akan sampaikan ini ke bupati, walikota, dan juga ke pemerintah pusat. Kita butuh percepatan dan sinergi semua pihak,” tegas Gubernur.

Iqbal juga menekankan bahwa meskipun urusan PDAM secara teknis menjadi kewenangan kabupaten/kota, pemerintah provinsi siap menjembatani komunikasi serta memberikan dukungan strategis untuk percepatan transformasi layanan air bersih.

Baca Juga :  NTB Matangkan Kuota Pengiriman Ternak 2026: Siap Akhiri Kekacauan Jelang Idul Adha

Tak hanya itu, Gubernur mendorong direktur PDAM untuk lebih kreatif dalam menggali sumber pendanaan alternatif, di luar kas daerah maupun bantuan pusat. Menurutnya, pengelolaan air bersih harus memasuki era manajemen modern berbasis kolaborasi dan efisiensi.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal transformasi PDAM NTB. Dengan dukungan penuh pemerintah provinsi, semangat sinergi antar daerah, serta terobosan pendanaan, target cakupan layanan air bersih 40% pada 2029 diyakini bisa tercapai. Dampaknya bukan hanya pada kesehatan masyarakat, tetapi juga peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup warga NTB.

Berita Terkait

Sekda Baru Dilantik, Ketua DPRD Isvie  ‘Warning’ Keras: Benahi Birokrasi dan Selamatkan Keuangan NTB
Di Tengah Efisiensi, Anggaran Makan-Minuman DPRD NTB Justru Capai Rp38 Miliar
Rektor Unram Siapkan Jalur Khusus Alumni: Dari Mentor hingga Orang Tua Asuh Mahasiswa
Konsolidasi Nasional IKA Unram, Ketua dan Rektor Kompak ‘Gas’ Ratusan Ribu Alumni Agar Tak Sekadar Nama
Halal Bihalal IKA Unram Jadi Ajang Konsolidasi Nasional, Alumni Didorong Perkuat Peran Strategis
Halal Bihalal IKA Unram, Isvie Rupaeda Tegaskan Peran Alumni Jadi Kunci Kemajuan Kampus
Perpres 4/2026 Disorot, Sawah NTB Beralih Fungsi, Direktur Mi6: Ini Sawah atau Real Estate Sih?
Soal Reklamasi Amahami, Persatuan Pemuda NTB Desak Kejati Tangkap Wali Kota Bima
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 18:50 WIB

Sekda Baru Dilantik, Ketua DPRD Isvie  ‘Warning’ Keras: Benahi Birokrasi dan Selamatkan Keuangan NTB

Senin, 13 April 2026 - 13:46 WIB

Di Tengah Efisiensi, Anggaran Makan-Minuman DPRD NTB Justru Capai Rp38 Miliar

Sabtu, 11 April 2026 - 23:50 WIB

Rektor Unram Siapkan Jalur Khusus Alumni: Dari Mentor hingga Orang Tua Asuh Mahasiswa

Sabtu, 11 April 2026 - 22:35 WIB

Konsolidasi Nasional IKA Unram, Ketua dan Rektor Kompak ‘Gas’ Ratusan Ribu Alumni Agar Tak Sekadar Nama

Sabtu, 11 April 2026 - 21:55 WIB

Halal Bihalal IKA Unram Jadi Ajang Konsolidasi Nasional, Alumni Didorong Perkuat Peran Strategis

Berita Terbaru