Nilai Ekspor NTB Rp6,9 triliun di Bulan Agustus, Meningkat 115,10 Persen

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 17 September 2024 - 09:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPost.com, Mataram – Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mencatat nilai ekspor pada bulan Agustus 2024 sebesar US$ 449.189.878 atau sebanyak Rp 6,9 triliun meningkat 115,10 persen dibanding nilai ekspor bulan Juli 2024 sebesar US$ 208,837,086. Jika dibandingkan pada Agustus 2023 mengalami peningkatan 10,77 persen. Dimana tercatat nilai ekspor NTB pada bulan Agustus 2023 sebesar US$ 405,506,446.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTB, Drs. Wahyudin, MM saat menyampaikan rilis berita resmi statistik terkait ekspor-impor di Ruang rapat Aula Tambora kantor BPS NTB, Selasa 17 September 2024.

Baca Juga :  Banjir Tahunan Meresahkan Warga Bima-Dompu, Anggota DPRD NTB MH Soroti Kinerja Pemda

“Meningkatnya Nilai ekspor NTB didominasi oleh barang galian/tambang non migas,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa Kelompok komoditas ekspor Provinsi NTB yang terbesar pada bulan Agustus 2024 adalah barang galian atau tambang non migas sebesar US$ 443,528,903 (98,74 persen). Kapal laut dan bangunan terapung US$ 2,500,000 (0,56 persen). Ikan dan udang US$ 2,309,552 (0,51 persen). Perhiasan atau permata US$ 379,857 (0,08 persen). Garam, belerang dan kapur US$ 221,712 (0,05 persen). Daging dan ikan olahan US$ 170,859 (0,04 persen).

Baca Juga :  Bappenas Bantu Pemprov NTB Susun Pergub Pembangunan Rendah Karbon, DPRD Didorong Kawal Implementasi

“Sedangkan Negara tujuan ekspor kelompok komoditas barang galian dan tambang non migas pada bulan Agustus 2024 adalah Cina Korea Selatan dan Jepang,”sebut Wahyudin.

Sementara, untuk ekspor kelompok komoditas kapal laut dan bangunan terapung ditujukan ke Vanuatu. Ekspor kelompok ikan dan udang ditujukan ke Amerika Serikat, Chili dan lainnya. Sedangkan kelompok komoditas garam belerang kapur ditunjukkan ke Cina, Korea Selatan Vietnam dan lainnya.

Berita Terkait

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar
Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar
Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar
Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar
Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar
Lombok Utara Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp3 Miliar
APBD-P NTB 2026 Disepakati, Puluhan Ribu KK hingga Air Bersih dan MotoGP Mandalika Jadi Fokus
Kota Bima Borong 2 Penghargaan Terbaik I, Dapat Insentif Rp4 Miliar dari Kemendagri
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:37 WIB

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:57 WIB

Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:36 WIB

Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:16 WIB

Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:07 WIB

Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar

Berita Terbaru