Mie Ayam, Bakso, dan Perubahan di Batu Alang: Cerita Gubernur NTB 2018-2023 Bang Zul

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 18 Maret 2025 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Sumbawa – Perubahan di Dusun Batu Alang terasa semakin nyata. Kampus Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) telah membawa dampak besar bagi daerah ini, tidak hanya dalam aspek pendidikan tetapi juga dalam geliat ekonomi masyarakatnya.

Hal ini terungkap dari pernyataan Gubernur NTB 2018-2023, DR. Zulkieflimansyah, saat berbincang tentang kuliner sederhana namun penuh cerita mie ayam dan bakso. Ia mengungkapkan bahwa sang istri, Niken Saptarini Widyawati, yang lahir dan besar di Jakarta, selalu memiliki selera khas ibu kota terhadap makanan.

“Bu Niken itu anak Jakarta. Kecil besar dan sekolah di Ibu Kota. Makanya selera makannya nggak bisa jauh dari mie ayam dan bakso,” ujarnya. Selasa 18 Maret 2025.

Baca Juga :  Bupati Sumbawa Apresiasi Luthfiah Sabrina, Putri Daerah Raih Prestasi Nasional

Namun, ada yang mengejutkan. Saat mencicipi mie ayam dan bakso di Dusun Batu Alang, ternyata rasanya lebih lezat dibandingkan dengan yang ada di Kota Sumbawa.

Kelihatannya sederhana, tetapi perubahan ini mencerminkan transformasi yang terjadi di Batu Alang. Sepuluh tahun lalu, sebelum kehadiran UTS, wilayah ini jauh berbeda. Kini, infrastruktur berkembang, aktivitas ekonomi meningkat, dan kehidupan masyarakat semakin dinamis.

Menariknya, penjual bakso yang mereka temui bukan sembarang pedagang. Mas Yunus, seorang mahasiswa semester 8 jurusan Bioteknologi UTS, adalah sosok di balik usaha tersebut. Tidak heran jika ia fasih berbicara tentang bakteri dan IGEM di Amerika dua topik yang mungkin jarang dikaitkan dengan seorang penjual bakso.

Baca Juga :  Usai Divonis Bebas, Anggota DPRD NTB Hamdan Kasim Sebut Semua Sesuai Fakta Persidangan, Acip: Kasus Tak Jelas

Kisah ini menjadi bukti bahwa perjalanan panjang selalu dimulai dari langkah pertama. Perubahan yang kini dirasakan di Batu Alang adalah hasil dari keberanian untuk memulai sesuatu yang baru.

“Siapa yang menyangka 10 tahun lalu Batu Alang akan jadi seperti sekarang?” pungkas Zulkieflimansyah.

Berita Terkait

Jalan Soromandi Bima Masuk Prioritas IJD 2026, Rp48 Miliar Bersumber dari APBN
Disorot HMI dan DPRD, Pemprov NTB Buka Suara: Jalan Soromandi Masuk IJD 2026, Rp48 Miliar Disiapkan
HMI Sorot Jalan Bima-Dompu, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Angkat Bicara
Tiga Desa Pasang ‘Benteng Adat’ di Hutan Sesaot, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Zona Merah
Warga Jadi ‘Pasukan Infanteri’ Jaga Hutan Sesaot, Gubernur NTB Iqbal: Zona Merah Tak Boleh Disentuh
Hanura NTB Dipacu Menatap 2029, Rio Capella: Musuh Paling Besar Partai Itu Kemalasan
Hanura NTB Bidik Kursi DPRD di 3 Daerah Ini pada Pemilu 2029, Ternyata Ini Alasannya
Hanura NTB Siap ‘Pasang Papan Nama’ di Tiap Desa
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:13 WIB

Jalan Soromandi Bima Masuk Prioritas IJD 2026, Rp48 Miliar Bersumber dari APBN

Rabu, 2 September 2026 - 10:46 WIB

Disorot HMI dan DPRD, Pemprov NTB Buka Suara: Jalan Soromandi Masuk IJD 2026, Rp48 Miliar Disiapkan

Rabu, 2 September 2026 - 09:45 WIB

HMI Sorot Jalan Bima-Dompu, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Angkat Bicara

Rabu, 2 September 2026 - 07:16 WIB

Tiga Desa Pasang ‘Benteng Adat’ di Hutan Sesaot, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Zona Merah

Rabu, 2 September 2026 - 05:33 WIB

Warga Jadi ‘Pasukan Infanteri’ Jaga Hutan Sesaot, Gubernur NTB Iqbal: Zona Merah Tak Boleh Disentuh

Berita Terbaru