KTM Tambora Jangan Hanya Jadi Nama, DPRD Lila Ramadhani Dorong Keberlanjutan Kawasan

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 16 April 2025 - 10:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Bima – Panitia Khusus (Pansus) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Bima kembali melanjutkan pembahasan rancangan Peraturan Daerah (Perda) pada hari ini, Selasa (15/4), dengan fokus utama pada pasal 10 hingga 13. Rapat tersebut membedah secara rinci sejumlah sistem strategis, mulai dari jaringan jalan, jaringan sungai, danau, penyeberangan, hingga transportasi udara, baik umum maupun khusus.

Anggota DPRD Kabupaten Bima dari Fraksi Golkar, Lila Ramadhani Sukendy, turut hadir aktif dalam pembahasan tersebut. Ia menyoroti secara khusus keberadaan Kawasan Terpadu Mandiri (KTM) Tambora yang selama ini tercantum dalam dokumen RTRW.

Baca Juga :  Suka Bikin Onar, Om Kumis Juru Parkir Ilegal Di Kota Mataram Diringkus

Menurut Lila, keberadaan KTM Tambora tidak boleh berhenti hanya sebagai penetapan kawasan di atas kertas. Ia mendorong adanya pemikiran jangka panjang terkait arah pembangunan dan keberlanjutan kawasan tersebut.

“KTM Tambora tidak cukup hanya ditetapkan dalam dokumen RTRW sebagai sebuah kawasan. Kita perlu mulai memikirkan arah keberlanjutannya ke depan. Harus ada peta jalan yang jelas,” tegas Lila di hadapan anggota pansus lainnya.

Baca Juga :  Pencuri Motor Antar Pulau Ditangkap di Bali, Rupanya Mereka Asal Dompu dan Bima 

Pernyataan ini mencuat di tengah upaya pemerintah daerah menyusun peta ruang yang tidak hanya sesuai kebutuhan saat ini, tetapi juga berpandangan jauh ke depan demi mendukung pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Bima.

Berita Terkait

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat
Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri
TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram
Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan
Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita
Ribuan Warga Bima Padati UIN Mataram, Ketua RKBPL Dorong Ekonomi Mandiri Berbasis Gotong Royong
Qori Cilik Juara Internasional Tampil, Halalbihalal dan Pelepasan Jamaah Calon Haji RKB Pulau Lombok Kian Khusyuk
KONI NTB Rapatkan Barisan, Matangkan Slot Atlet dan Nomor Unggulan Jelang Porprov 2026
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 18:32 WIB

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat

Minggu, 19 April 2026 - 18:05 WIB

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 April 2026 - 15:13 WIB

TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram

Minggu, 19 April 2026 - 14:01 WIB

Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan

Minggu, 19 April 2026 - 13:24 WIB

Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita

Berita Terbaru

Terlihat Terduga Pelaku bersama Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan seorang ayah di Desa Tamansari, Lombok Barat.

Hukum & Kriminal

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 Apr 2026 - 18:05 WIB