KPU NTB Gandeng Dikpora, Sekolah Jadi Laboratorium Demokrasi bagi Pemilih Pemula

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terlihat jajaran KPU Provinsi NTB bersama Kepala Dinas Dikpora NTB Syamsul Hadi saat melakukan pertemuan koordinasi di Mataram. Pertemuan tersebut membahas kolaborasi pendidikan pemilih, pembentukan kelas demokrasi di sekolah, penguatan data pemilih pemula, serta dukungan verifikasi ijazah dalam tahapan kepemiluan.

Terlihat jajaran KPU Provinsi NTB bersama Kepala Dinas Dikpora NTB Syamsul Hadi saat melakukan pertemuan koordinasi di Mataram. Pertemuan tersebut membahas kolaborasi pendidikan pemilih, pembentukan kelas demokrasi di sekolah, penguatan data pemilih pemula, serta dukungan verifikasi ijazah dalam tahapan kepemiluan.

SUMBAWAPOST.com | Mataram- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai menjajaki kolaborasi strategis dengan Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dikpora) Provinsi NTB guna memperkuat pendidikan pemilih, literasi demokrasi, hingga pengelolaan data pemilih pemula di lingkungan sekolah.

Langkah tersebut mengemuka dalam pertemuan jajaran KPU NTB dengan Kepala Dinas Dikpora NTB, Syamsul Hadi, Selasa (19/5/2026). Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya membangun sinergi lintas sektor agar sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar akademik, tetapi juga menjadi laboratorium demokrasi bagi generasi muda NTB.

Dalam pertemuan tersebut, KPU NTB menawarkan sejumlah program prioritas yang dapat dikolaborasikan bersama Dikpora, mulai dari pendidikan pemilih dan demokrasi, dukungan tahapan teknis kepemiluan, penguatan data pemilih pemula, hingga pembangunan zona integritas.

Kadiv Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan SDM KPU NTB, Agus Hilman, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan dunia pendidikan menjadi langkah penting dalam menanamkan kesadaran demokrasi sejak dini.

“Program yang dapat dikolaborasikan di antaranya pendidikan pemilih dan demokrasi, tahapan teknis, data pemilih pemula, serta pembangunan zona integritas,” ujarnya.

Selain pendidikan demokrasi, KPU NTB juga menyoroti kebutuhan dukungan sektor pendidikan dalam berbagai tahapan teknis pemilu mendatang.

Baca Juga :  KPU NTB Musnahkan Arsip 2009 dan 2014: Hapus Jejak Lama, Jaga Integritas Pemilu

Kadiv Teknis Penyelenggaraan KPU NTB, Zuriati, menegaskan bahwa peran Dikpora sangat dibutuhkan, khususnya dalam proses verifikasi ijazah secara faktual yang menjadi bagian penting dalam tahapan penyelenggaraan pemilu.

Sementara itu, di bidang data pemilih, Kadiv Perencanaan Data dan Informasi KPU NTB, Bukhari, mengungkapkan keinginan KPU untuk memanfaatkan data pendidikan sebagai data pembanding terhadap data kependudukan yang bersumber dari Dukcapil dan Kemendagri.

“Pemanfaatan data Dapodik menjadi langkah strategis untuk memperkuat akurasi data pemilih pemula di NTB,” ungkapnya.

Sekretaris KPU Provinsi NTB, Mars Ansori Wijaya, menambahkan bahwa kolaborasi tidak harus terbatas pada perjanjian kerja sama formal. Menurutnya, sinergi juga dapat diwujudkan melalui program yang langsung menyentuh sekolah-sekolah sebagai ruang pembelajaran demokrasi bagi pelajar.

“Perspektif pembangunan dan inovasi tidak hanya terbatas pada penciptaan program, tetapi juga pada penguatan sinergi lintas sektor,” kata Mars.

Di sisi lain, Kepala Dinas Dikpora NTB, Syamsul Hadi, menyambut baik gagasan tersebut. Ia menilai pendidikan demokrasi menjadi kebutuhan penting bagi pelajar SMA sederajat sebagai calon pemilih dan generasi penerus bangsa.

Baca Juga :  Senator Cantik Ini Teriak di Senayan: ‘NTB Darurat Sampah dan Hutan Botak

Menurutnya, sekolah merupakan ruang yang paling strategis untuk menanamkan nilai-nilai demokrasi, partisipasi, dan tanggung jawab sosial sejak usia muda.

“Lembaga pendidikan merupakan tempat yang strategis untuk membangun nilai demokrasi sejak dini sehingga membutuhkan sinergi bersama berbagai pihak, termasuk KPU,” ujarnya.

Syamsul juga menegaskan bahwa Dikpora NTB terus mendorong sekolah-sekolah untuk membangun kolaborasi aktif dengan berbagai lembaga, termasuk KPU, dalam memperkuat pendidikan karakter dan demokrasi.

Salah satu gagasan yang mencuat dalam pertemuan tersebut adalah menghadirkan kelas inspirasi demokrasi bersama KPU di sekolah-sekolah. Program ini diharapkan menjadi sarana edukasi yang lebih dekat dengan pelajar sekaligus membangun pemahaman yang lebih baik mengenai demokrasi, kepemiluan, dan partisipasi politik yang sehat.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Kadiv Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan SDM KPU NTB Agus Hilman, Kadiv Teknis Penyelenggaraan Zuriati, Kadiv Perencanaan Data dan Informasi Bukhari, Sekretaris KPU Provinsi NTB Mars Ansori Wijaya, serta Kabag SDM dan Parhumas Lalu Nizamuddin.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Ketua Badko HMI Bali-Nusra Sentil Fenomena Banjir Pujian untuk Sari Yuliati: Rakyat NTB Butuh Bukti, Bukan Sekadar Tepuk Tangan
Ketua DPRD Isvie Pasang Badan untuk Sari Yuliati: Jangan Hapus Jejak Pengabdian yang Sudah Dirasakan Rakyat NTB
Brigpol Anhar Disanksi karena Terbukti Telantarkan Istri, Bupati Bima Dinilai Melindungi Ajudannya
PBB NTB Datangi KPU, Dinamika Kepengurusan hingga Aturan Baru Pemilu 2029 Jadi Sorotan
Ketua DPRD Isvie Rupaeda: Kebangkitan Nasional Jangan Berhenti Jadi Seremoni, NTB Harus Bangkit dari Kemiskinan hingga Krisis Moral
Menteri Ara Puji Terobosan BSN di NTB, Kredit Rumah Kini Lebih Berpihak ke Rakyat Kecil
Truk Molen Diduga Over Tonase Hancurkan Jalan Selong Belanak, APPM-NTB Kecam dan Siap Hadang Jalan
KPU NTB Jajaki Kolaborasi Dengan Dikpora, Pendidikan Demokrasi hingga Data Pemilih Pemula Jadi Fokus Bersama
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:10 WIB

Ketua Badko HMI Bali-Nusra Sentil Fenomena Banjir Pujian untuk Sari Yuliati: Rakyat NTB Butuh Bukti, Bukan Sekadar Tepuk Tangan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:30 WIB

Ketua DPRD Isvie Pasang Badan untuk Sari Yuliati: Jangan Hapus Jejak Pengabdian yang Sudah Dirasakan Rakyat NTB

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:49 WIB

Brigpol Anhar Disanksi karena Terbukti Telantarkan Istri, Bupati Bima Dinilai Melindungi Ajudannya

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:03 WIB

PBB NTB Datangi KPU, Dinamika Kepengurusan hingga Aturan Baru Pemilu 2029 Jadi Sorotan

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:11 WIB

Ketua DPRD Isvie Rupaeda: Kebangkitan Nasional Jangan Berhenti Jadi Seremoni, NTB Harus Bangkit dari Kemiskinan hingga Krisis Moral

Berita Terbaru