KPU NTB Gandeng BKKBN, Perkuat Pendidikan Demokrasi bagi Gen Z dan Pemilih Pemula

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:52 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Provinsi NTB Agus Hilman bersama jajaran KPU NTB dan Kemendukbangga/BKKBN NTB saat memberikan Pendidikan Pemilih Berbasis Keluarga kepada Gen Z dan pemilih pemula di Lombok Barat.

Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Provinsi NTB Agus Hilman bersama jajaran KPU NTB dan Kemendukbangga/BKKBN NTB saat memberikan Pendidikan Pemilih Berbasis Keluarga kepada Gen Z dan pemilih pemula di Lombok Barat.

SUMBAWAPOST.com |™ Lombok Barat- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus memperkuat Pendidikan Demokrasi bagi generasi muda melalui program Pendidikan Pemilih Berbasis Keluarga.

Berkolaborasi dengan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN Perwakilan Provinsi NTB, program ini menyasar Pemilih pemula dan Gen Z sebagai upaya menanamkan nilai-nilai Demokrasi sejak lingkungan Keluarga.

Kegiatan yang digelar di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Barat, Selasa (28/7/2026), tersebut juga melibatkan Duta Generasi Berencana (GenRe) serta berbagai unsur yang bergerak dalam pembinaan Keluarga dan Generasi muda.

Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan SDM KPU Provinsi NTB, Agus Hilman, menjelaskan bahwa pendidikan pemilih berbasis Keluarga menjadi langkah yang sangat strategis karena keluarga merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter Demokratis.

“Kita melaksanakan kegiatan pendidikan pemilih untuk pemula bersama generasi berencana dan beberapa unsur keluarga berencana. Harapan kami, pendidikan pemilih dimulai dari basis Keluarga, karena keluarga yang Kuat, Berkualitas, dan Demokratis akan melahirkan Demokrasi yang lebih bertanggung jawab,” ujar Agus Hilman.

Baca Juga :  Fraksi PAN Tawarkan Solusi Gugatan Aktivis Rp105 M Terhadap DPRD NTB

Menurutnya, pendidikan pemilih tidak hanya dilakukan menjelang pemilu, tetapi perlu ditanamkan sejak dini melalui keluarga sebagai ruang pendidikan pertama bagi anak dan remaja.

Ia menambahkan, Kemendukbangga merupakan Institusi yang memiliki kompetensi dalam pembangunan keluarga sehingga kolaborasi bersama KPU NTB menjadi langkah strategis untuk menanamkan nilai-nilai Demokrasi sejak lingkungan keluarga.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Provinsi NTB, Bukhari, mengingatkan pentingnya generasi muda, khususnya Gen Z, agar lebih peduli terhadap hak konstitusionalnya sebagai warga Negara, termasuk memastikan telah terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). “Apakah adik-adik terdaftar di dalam Daftar Pemilih atau tidak,” imbuh Bukhari.

Dalam kesempatan tersebut, Bukhari juga mempraktikkan secara langsung cara melindungi hak pilih dengan mengakses layanan cekDPTonline bersama para peserta.

Baca Juga :  Daftar Lengkap Pejabat NTB Beserta Posisi yang Dilantik Iqbal: 6 Bulan Jadi ‘Tiket’ Bertahan atau Angkat Kaki

Sementara itu, Kepala Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan Provinsi NTB, Lalu Makripuddin, menegaskan bahwa keluarga merupakan sekolah pertama bagi setiap individu, termasuk dalam membangun pemahaman tentang Demokrasi.

“Kemendukbangga memiliki tugas pembinaan keluarga. Keluarga adalah sekolah pertama untuk segala hal, termasuk pendidikan Demokrasi,”Ungkapnya.

Ia menambahkan, nilai-nilai demokrasi harus ditanamkan sejak dini dalam kehidupan keluarga agar menjadi budaya yang tumbuh hingga Dewasa.

“Nilai-nilai demokrasi harus diamalkan dalam kehidupan keluarga sejak anak-anak, remaja, hingga dewasa. Jika itu terjadi, demokrasi kita secara nasional akan menjadi lebih baik,” ungkap Lalu Makripuddin.

Ia berharap sinergi antara Kemendukbangga/BKKBN dan KPU Provinsi NTB dapat terus berlanjut sehingga mampu mendorong terbentuknya keluarga yang lebih berkualitas dan Demokratis.

Menurutnya, hal tersebut akan menjadi fondasi penting dalam mendukung penyelenggaraan pemilu yang semakin berkualitas, partisipatif, dan berintegritas.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Koperasi Tambang NTB Masuk Radar KPK, Tim KPK Turun ke Diskop UKM NTB
400-an Manajer KDKMP Asal NTB, 70 Persen Ditempatkan di Luar Daerah, Rahmadin Tekankan Adaptasi Budaya
KPK Monitoring Koperasi Tambang di NTB, Rahmadin Minta Jajaran Diskop UKM NTB Siap
MotoGP Mandalika 2026 Dihibur Ungu, D`Masiv, Judika hingga AGNEZ MO, Ini Jadwal Lengkapnya
Pengalaman Saja Tak Cukup, Pembimbing Haji dan Umrah di NTB Didorong Wajib Bersertifikasi
Kado Istimewa HUT ke-81 TNI untuk Bumi Gora, Kodam XXX/Rinambora Resmi Berdiri di NTB
Pura-Pura Kehabisan Bensin dan Minta Bantuan, Pelaku Curas Ancam Korban dengan Parang
Polisi Bongkar 3 Kasus Sabu di Dompu, 18,39 Gram Diamankan, Ini Lokasi dan Pelakunya
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Koperasi Tambang NTB Masuk Radar KPK, Tim KPK Turun ke Diskop UKM NTB

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:55 WIB

400-an Manajer KDKMP Asal NTB, 70 Persen Ditempatkan di Luar Daerah, Rahmadin Tekankan Adaptasi Budaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:41 WIB

KPK Monitoring Koperasi Tambang di NTB, Rahmadin Minta Jajaran Diskop UKM NTB Siap

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:17 WIB

MotoGP Mandalika 2026 Dihibur Ungu, D`Masiv, Judika hingga AGNEZ MO, Ini Jadwal Lengkapnya

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:28 WIB

Pengalaman Saja Tak Cukup, Pembimbing Haji dan Umrah di NTB Didorong Wajib Bersertifikasi

Berita Terbaru