Kadis PUPR NTB Sadimin Terseret di Sidang Korupsi Rp24 Miliar, Gubernur Didesak Copot

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 27 Mei 2025 - 07:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Dunia birokrasi NTB kembali diguncang skandal. Nama Kepala Dinas PUPR NTB, Sadimin, secara terang-terangan disebut dalam sidang kasus dugaan korupsi proyek Shelter Tsunami senilai Rp24 miliar. Sidang tersebut digelar di Pengadilan Tipikor pada Rabu (7/5), dengan terdakwa Aprialely Nirmala yang membeberkan peran sejumlah pihak, termasuk menyebut nama Sadimin dalam konteks perubahan Detail Engineering Design (DED) proyek yang tengah diperiksa.

Pernyataan dalam ruang sidang itu sontak memicu reaksi keras dari berbagai kalangan, termasuk Direktur Nasional Politik (NasPol) NTB, Ardiansyah. Ia mendesak Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal, untuk segera mengambil tindakan tegas dengan mencopot Sadimin dari jabatannya.

Baca Juga :  Meritokrasi Ditegakkan, 414 ASN NTB Ikuti ‘Beauty Contest’ Jabatan Eselon III

“Ini sudah sangat serius. Tidak mungkin seorang terdakwa menyebut nama pejabat sembarangan dalam ruang persidangan. Ini forum resmi dan sakral,” tegas Ardiansyah saat diwawancarai media. Selasa (27/05).

Lebih jauh, Ardiansyah menilai ini bukan kali pertama Gubernur NTB dinilai keliru dalam memilih pejabat strategis.

“Sebelumnya, penunjukan Wirajaya sebagai anggota timsel Bank NTB Syariah juga dipertanyakan. Sekarang Sadimin yang justru terseret dalam perkara korupsi besar,” ujarnya.

Konflik Kepentingan dan Krisis Kepercayaan Publik

Bukan hanya terseret dalam pusaran kasus korupsi, Sadimin juga dinilai memiliki konflik kepentingan. Selain menjabat sebagai Kepala Dinas PUPR, ia juga diketahui masih berperan aktif di Biro Pengadaan Barang dan Jasa Provinsi NTB.

Baca Juga :  Kepala Dinas Pusing, Masalah Lahan Hambat Pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih NTB

“Secara aturan mungkin diperbolehkan, tapi secara etika dan transparansi ini sangat berbahaya. Bagaimana mungkin satu orang memegang kendali dua titik krusial dalam proyek-proyek besar?” ujar Ardiansyah menegaskan.

Ia mengingatkan bahwa ketidaktegasan dalam merespons situasi ini bisa menimbulkan kegaduhan yang lebih besar di tengah publik, dan memperparah ketidakpercayaan terhadap pemerintah provinsi.

“Saya mendesak Gubernur NTB untuk segera mencopot Sadimin demi menjaga integritas pemerintahan. Kalau dibiarkan, ini bisa merusak citra Pak Gubernur sendiri,” tandasnya.

 

Berita Terkait

14 Tahun Terbengkalai, YAPPIKA dan YISA Ambalawi Hadirkan Perpustakaan Baru di SDN Sowa, Wabup Bima Beri Apresiasi
YAPPIKA ActionAid dan YISA Ambalawi Sulap Perpustakaan Rusak Jadi Ruang Belajar Anak Bima
YAPPIKA ActionAid Bersama YISA Bongkar Rendahnya Literasi Siswa Bima, Program Sekolah Aman Jadi Solusi Nyata
Perpustakaan SDN Sowa Direvitalisasi, Jadi Ruang Tumbuh Baru Literasi Anak Pesisir Bima
Di Tengah Mandalika yang Mendunia, Warga Krisis Air Bersih dan Rumah Layak Huni, Sari Yuliati Turun Langsung
NTB Kebagian 30 Cabor PON 2028, Persiapan Dikebut: Tak Mau Sekadar Tuan Rumah, Targetkan Warisan Jangka Panjang
NTBCare Tepis Isu Rp31 Miliar, Direktur Tegaskan Kami Bukan Pengelola Uang, Itu Hoaks Kelas Sampah
BPS NTB Ungkap Lonjakan Wisatawan hingga 1,39 Juta, Okupansi Hotel Justru Turun
Berita ini 607 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 22:45 WIB

14 Tahun Terbengkalai, YAPPIKA dan YISA Ambalawi Hadirkan Perpustakaan Baru di SDN Sowa, Wabup Bima Beri Apresiasi

Senin, 11 Mei 2026 - 19:20 WIB

YAPPIKA ActionAid dan YISA Ambalawi Sulap Perpustakaan Rusak Jadi Ruang Belajar Anak Bima

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:34 WIB

YAPPIKA ActionAid Bersama YISA Bongkar Rendahnya Literasi Siswa Bima, Program Sekolah Aman Jadi Solusi Nyata

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:24 WIB

Perpustakaan SDN Sowa Direvitalisasi, Jadi Ruang Tumbuh Baru Literasi Anak Pesisir Bima

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:12 WIB

Di Tengah Mandalika yang Mendunia, Warga Krisis Air Bersih dan Rumah Layak Huni, Sari Yuliati Turun Langsung

Berita Terbaru