Jaga Demokrasi Tak Cukup di Kantor, Bawaslu NTB Usul Touring Bareng KPU

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua KPU NTB M. Khuwailid bersama jajaran KPU dan Bawaslu NTB saat menggelar pertemuan silaturahmi dan membahas pemutakhiran data pemilih berkelanjutan serta penguatan konsolidasi demokrasi di Kantor KPU NTB, Mataram.

Ketua KPU NTB M. Khuwailid bersama jajaran KPU dan Bawaslu NTB saat menggelar pertemuan silaturahmi dan membahas pemutakhiran data pemilih berkelanjutan serta penguatan konsolidasi demokrasi di Kantor KPU NTB, Mataram.

SUMBAWAPOST.com | Mataram- Upaya memperkuat demokrasi ternyata tidak hanya dilakukan melalui rapat dan koordinasi di ruang kantor. Dalam pertemuan penuh keakraban antara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi NTB dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi NTB, muncul gagasan menarik untuk mempererat hubungan kelembagaan, mulai dari olahraga bersama hingga touring bersama.
Pertemuan yang berlangsung di Kantor KPU Provinsi NTB, Kamis (21/5/2025), tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus membahas pelaksanaan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Tahun 2026 serta penguatan kolaborasi antarlembaga dalam mendukung konsolidasi demokrasi di Nusa Tenggara Barat.

Suasana hangat dan santai tampak mewarnai pertemuan yang dihadiri jajaran pimpinan kedua lembaga penyelenggara pemilu tersebut.

Ketua KPU Provinsi NTB, M. Khuwailid, mengatakan kunjungan Bawaslu NTB merupakan kunjungan balasan setelah sebelumnya KPU NTB bertandang ke kantor Bawaslu untuk membahas pembangunan Zona Integritas.

Baca Juga :  Gubernur Iqbal Buka Rakerda Dekranasda NTB 2025: Sejahterakan Pengrajin, Angkat Tenun Lokal ke Panggung Dunia

“Saya berharap kolaborasi kegiatan bersama KPU dan Bawaslu dapat terus dilakukan. Semoga ini menjadi tradisi yang baik yang bisa dilanjutkan,” ujar Khuwailid.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Provinsi NTB, Bukhari, memaparkan perkembangan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Tahun 2026.

Menurutnya, KPU NTB secara rutin melakukan monitoring progres setiap pekan guna memastikan kualitas dan akurasi data pemilih tetap terjaga.
Monitoring tersebut dilakukan untuk mengidentifikasi berbagai persoalan yang muncul di lapangan sekaligus mencari langkah penyelesaian yang tepat agar proses pemutakhiran data berjalan optimal.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Provinsi NTB, Hasan Basri, mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini terus didorong untuk aktif melaksanakan kegiatan konsolidasi kelembagaan dan demokrasi sebagai tindak lanjut arahan dari Bawaslu RI.

Baca Juga :  Dihadiri Bawaslu Kabupaten Kota, Bawaslu NTB Gelar Kegiatan Peningkatan Kapasitas SDM Pengawas

“Kami diwajibkan setiap seminggu minimal tiga kali kegiatan. Ini menindaklanjuti arahan Bawaslu RI terkait konsolidasi demokrasi,” katanya.

Di sela pembahasan agenda kelembagaan tersebut, Hasan juga menyampaikan harapannya agar sinergi antara KPU dan Bawaslu tidak hanya terbangun dalam kegiatan formal semata, tetapi juga melalui aktivitas kebersamaan yang mampu mempererat komunikasi dan kekompakan kedua lembaga.

“Kami berharap sinergi antara KPU dan Bawaslu tidak hanya dilakukan dalam kegiatan formal, tetapi juga melalui kegiatan kebersamaan lainnya seperti olahraga bersama maupun touring bersama guna mempererat hubungan kelembagaan,” tutupnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota KPU Provinsi NTB Agus Hilman dan Zuriati, Sekretaris KPU Provinsi NTB Mars Ansori Wijaya, serta jajaran pejabat struktural KPU dan Bawaslu Provinsi NTB.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Jalan Soromandi Bima Masuk Prioritas IJD 2026, Rp48 Miliar Bersumber dari APBN
Disorot HMI dan DPRD, Pemprov NTB Buka Suara: Jalan Soromandi Masuk IJD 2026, Rp48 Miliar Disiapkan
HMI Sorot Jalan Bima-Dompu, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Angkat Bicara
Tiga Desa Pasang ‘Benteng Adat’ di Hutan Sesaot, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Zona Merah
Warga Jadi ‘Pasukan Infanteri’ Jaga Hutan Sesaot, Gubernur NTB Iqbal: Zona Merah Tak Boleh Disentuh
Hanura NTB Dipacu Menatap 2029, Rio Capella: Musuh Paling Besar Partai Itu Kemalasan
Hanura NTB Bidik Kursi DPRD di 3 Daerah Ini pada Pemilu 2029, Ternyata Ini Alasannya
Hanura NTB Siap ‘Pasang Papan Nama’ di Tiap Desa
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:13 WIB

Jalan Soromandi Bima Masuk Prioritas IJD 2026, Rp48 Miliar Bersumber dari APBN

Rabu, 2 September 2026 - 10:46 WIB

Disorot HMI dan DPRD, Pemprov NTB Buka Suara: Jalan Soromandi Masuk IJD 2026, Rp48 Miliar Disiapkan

Rabu, 2 September 2026 - 09:45 WIB

HMI Sorot Jalan Bima-Dompu, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Angkat Bicara

Rabu, 2 September 2026 - 07:16 WIB

Tiga Desa Pasang ‘Benteng Adat’ di Hutan Sesaot, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Zona Merah

Rabu, 2 September 2026 - 05:33 WIB

Warga Jadi ‘Pasukan Infanteri’ Jaga Hutan Sesaot, Gubernur NTB Iqbal: Zona Merah Tak Boleh Disentuh

Berita Terbaru