Gubernur Iqbal Buka Rakerda Dekranasda NTB 2025: Sejahterakan Pengrajin, Angkat Tenun Lokal ke Panggung Dunia

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 09:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram –Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, resmi membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi NTB 2025, yang digelar di Aula Bank Mandiri Kota Mataram, Sabtu (23/8/2025).

Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua Dekranasda NTB, Sinta M. Iqbal, jajaran pengurus Dekranasda kabupaten/kota se-NTB, serta perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi NTB melalui Kepala Bidang PDS Kepemudaan, H. Tarmidzi.

Dalam sambutannya, Gubernur Iqbal menegaskan bahwa program kerja Dekranasda harus berpihak pada kebutuhan nyata para pengrajin lokal. Menurutnya, pengrajin NTB memiliki potensi dan kreativitas yang luar biasa, namun masih perlu dukungan agar hasil karya mereka mampu menembus pasar lebih luas.

Baca Juga :  Atlet Lotim Yad Hafizuddin Sabet Emas di Singapura, Mahasiswa Hamzanwadi Harumkan Nama Indonesia

“Dekranasda harus menjadi jembatan yang menghubungkan pengrajin dengan para desainer dan pasar global. Kita ingin pengrajin disentuh, didukung, dan disejahterakan,” tegas Gubernur Iqbal.

Sementara itu, Ketua Dekranasda NTB, Sinta M. Iqbal, menekankan pentingnya sinkronisasi program dan langkah konkret antar-Dekranasda di semua daerah.

“Kesejahteraan pengrajin adalah kunci lahirnya karya berkualitas. Kita harus turun bersama, menyentuh langsung mereka, dan memastikan hasil tenun dan kerajinan NTB bisa bersaing, bahkan hingga ke panggung internasional,” ujar Bunda Sinta.

Baca Juga :  Turun Gunung di Lombok, Istri Wapres Selvi Gibran Dorong UMKM NTB Jadi Pilar Ekonomi Nasional

Ia juga menegaskan bahwa Rakerda tahun ini bukan sekadar seremonial, tetapi langkah strategis untuk memperkuat daya saing tenun NTB dan membuka jalan agar karya pengrajin lokal mampu berbicara di level nasional dan global.

Rangkaian Rakerda yang digelar sejak pagi hingga sore hari ini diharapkan menjadi titik balik bagi Dekranasda NTB untuk memaksimalkan potensi wastra daerah, meningkatkan kesejahteraan pengrajin, dan mengangkat tenun NTB menjadi ikon kebanggaan daerah.

Dengan sinergi pemerintah, Dekranasda, dan pelaku usaha kreatif, NTB optimistis melahirkan produk-produk lokal yang berkelas dunia.

 

Berita Terkait

Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, Wagub NTB Umi Dinda Luncurkan Voice for Equality
NTB Darurat Kekerasan Perempuan dan Anak, Wagub Umi Dinda Serukan Gerakan Bersama Melawan Kekerasan Gender
NTB Darurat Kekerasan Seksual, Ketua DPRD Isvie Sorot Absennya Kepala Kemenag dan Minimnya Data Kasus
NTB Darurat Kekerasan Seksual, Ketua DPRD Isvie Dorong Lombok Tak Hanya Jadi Pulau Seribu Masjid, Tapi Juga Pulau Seribu Perlindungan Perempuan dan Anak
Ketua DPRD Isvie Nyatakan Darurat Kekerasan Seksual di NTB, Ancam Dorong Penutupan Ponpes dan Lembaga Pendidikan Bermasalah
NTB Jadi Tuan Rumah Ajang Internasional IYTA 2026, Wagub Umi Dinda Dorong Anak Muda Tembus Panggung Dunia
Wagub NTB Dukung Duta Pendidikan Indonesia 2026, Generasi Muda Diminta Jadi Agen Perubahan Pendidikan
Kabar Baik untuk Sumbawa, Proyek SPAM Hadirkan 1.516 Sambungan Rumah Baru, 6.064 Warga Jadi Penerima Manfaat
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:53 WIB

Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, Wagub NTB Umi Dinda Luncurkan Voice for Equality

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:40 WIB

NTB Darurat Kekerasan Perempuan dan Anak, Wagub Umi Dinda Serukan Gerakan Bersama Melawan Kekerasan Gender

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:31 WIB

NTB Darurat Kekerasan Seksual, Ketua DPRD Isvie Sorot Absennya Kepala Kemenag dan Minimnya Data Kasus

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:29 WIB

NTB Darurat Kekerasan Seksual, Ketua DPRD Isvie Dorong Lombok Tak Hanya Jadi Pulau Seribu Masjid, Tapi Juga Pulau Seribu Perlindungan Perempuan dan Anak

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:18 WIB

Ketua DPRD Isvie Nyatakan Darurat Kekerasan Seksual di NTB, Ancam Dorong Penutupan Ponpes dan Lembaga Pendidikan Bermasalah

Berita Terbaru