HMI Cabang Mataram Serbu Kantor Gubernur, Miq Iqbal Tegaskan: Mereka Demo Karena Cinta Indonesia dan Cinta NTB

Avatar

- Jurnalis

Senin, 1 September 2025 - 15:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan bahwa aksi demonstrasi mahasiswa harus dipandang sebagai bentuk cinta pada daerah dan bangsa, bukan permusuhan.

“Setiap terjadi anarki, yang pertama merasakan akibatnya adalah rakyat jelata. Dari habis Subuh saya keliling, saya tanya pedagang-pedagang asongan, mereka khawatir. Saya bilang, tenang. Yang demo itu anak-anak kita, bukan orang lain,” kata Miq Iqbal saat menemui Ratusan Massa aksi dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mataram, didepan kantor Gubernur NTB. Senin (1/9/2025).

Baca Juga :  Paripurna Raperda Pajak dan Retribusi Daerah, NTB Siapkan Sumber PAD Baru dari Pajak Kendaraan hingga Tambang Rakyat

Menurutnya, mahasiswa yang turun ke jalan bukan untuk merusak, tetapi untuk menyampaikan aspirasi.

“Mereka demo karena cinta Indonesia dan cinta NTB. Tidak ada niat merusak apapun atau membenci siapapun,” tegasnya.

Miq Iqbal juga menegaskan bahwa pemerintah tidak punya niat menghalangi aspirasi mahasiswa, selama aksi dilakukan secara damai.

“Saya tidak punya kepentingan menghentikan demo ini. Selama damai, silakan. Itu hak yang harus dijamin,” katanya.

Baca Juga :  Panas! Aminurlah Maju Rebut Kursi PAN NTB, Siap Head-to-Head Lawan Bupati dan Politisi Senior

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga hadir bersama unsur Danlanud, Polda, Kapolres, Tuan Guru, tokoh Hindu, dan unsur TNI AL.

“Tidak satu pun yang membawa senjata. Itu menunjukkan bahwa kami percaya pada dinda-dinda semua, tidak ada kebutuhan represif,” tambahnya.

Gubernur juga mengingatkan mahasiswa agar tidak membenci institusi kepolisian meski ada oknum yang bersalah.

“Kalau ada polisi yang salah, ya oknum-nya yang diproses, bukan institusinya yang dibenci,” tegasnya.

 

Berita Terkait

Rinjani 100 Siap Digelar, 2.275 Pelari dari 38 Negara Bakal Taklukkan Gunung Rinjani
Proyek Jalan Lenangguar-Lunyuk, Dewan NTB Fakhruddin Rob Warning Keras: Target 20 Mei, Molor Siap Dipidanakan
DPR RI Mori Hanafi Turun Gunung, Soroti Bendungan Pelaparado yang Kritis dan Butuh Rp90 Miliar untuk 3.895 Hektare
Wali Kota Bima ‘Ngantor’ ke Jakarta, Jemput Proyek PUPR: Kota BISA Siap Disulap Lebih Kece
Stok Beras Gudang Bulog NTB Tembus 130 Ribu Ton, Aman untuk Kebutuhan hingga 2 Tahun
Dilaporkan Soal Sebar Nomor Gubernur NTB, Rohyatil Buka Fakta di Polda: Itu Bukan Data Pribadi
Pimpinan dan Anggota DPRD NTB Menyampaikan Ucapan Selamat Hari Otonomi Daerah XXX Tahun 2026
Satpol PP NTB ‘Berubah Haluan’ di HUT ke-76, Dari Penertiban ke Bazar Pangan Murah
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 16:11 WIB

Rinjani 100 Siap Digelar, 2.275 Pelari dari 38 Negara Bakal Taklukkan Gunung Rinjani

Selasa, 28 April 2026 - 16:00 WIB

Proyek Jalan Lenangguar-Lunyuk, Dewan NTB Fakhruddin Rob Warning Keras: Target 20 Mei, Molor Siap Dipidanakan

Selasa, 28 April 2026 - 15:15 WIB

DPR RI Mori Hanafi Turun Gunung, Soroti Bendungan Pelaparado yang Kritis dan Butuh Rp90 Miliar untuk 3.895 Hektare

Selasa, 28 April 2026 - 12:42 WIB

Wali Kota Bima ‘Ngantor’ ke Jakarta, Jemput Proyek PUPR: Kota BISA Siap Disulap Lebih Kece

Selasa, 28 April 2026 - 12:24 WIB

Stok Beras Gudang Bulog NTB Tembus 130 Ribu Ton, Aman untuk Kebutuhan hingga 2 Tahun

Berita Terbaru