Gubernur Iqbal Siap Kolaborasi dengan PWI, NTB Mantapkan Diri Jadi Tuan Rumah HPN 2027

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 10 Desember 2025 - 22:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal saat menerima Silaturahmi dengan Ketua dan Pengurus PWI NTB Diruang Kerja Gubernur.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal saat menerima Silaturahmi dengan Ketua dan Pengurus PWI NTB Diruang Kerja Gubernur.

SUMBAWAPOST.com| Mataram- Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menegaskan kesiapan daerah ini menjadi tuan rumah Hari Pers Nasional (HPN) 2027. NTB disebut memiliki pengalaman dan modal kuat, lantaran pernah menjadi tuan rumah HPN 2016.

Eks Dubes Turki itu menuturkan, pengalaman menjadi penyelenggara HPN sebelumnya membuat NTB lebih siap dalam menyusun langkah teknis dan memastikan event nasional tersebut berjalan mulus.

“Dengan kita pernah menggelar HPN, tentu kita akan tahu cara bagaimana membuat pelaksanaan HPN berikutnya akan lebih mudah. Saya tertarik menjadi tuan rumah HPN 2027, tolong kabar baik ini disampaikan ke jajaran PWI Pusat,” ujar Gubernur Iqbal saat menerima audiensi pengurus PWI NTB di ruang kerjanya, Selasa petang (10/12/2025).

Iqbal menjelaskan bahwa fokus pembangunan lima tahun pemerintahannya akan diarahkan ke pariwisata berkelanjutan. Ada tiga isu strategis yang menjadi prioritas:

1. Pengelolaan lingkungan, terutama sampah di Mandalika dan tiga Gili.

2. Daya saing ekonomi lokal, termasuk tingginya harga hotel dan persaingan dengan platform digital.

3. Penguatan UMKM dan desa wisata agar mampu bersaing di pasar global.

Baca Juga :  Pj Gubernur dan Ketua Koni Optimis NTB Raih 20 Medali Emas di PON 2024

Ia menegaskan bahwa citra destinasi internasional tidak boleh tercoreng oleh persoalan kebersihan dan manajemen sampah.

“Pariwisata tidak boleh tumpang tindih dengan urusan kebersihan. Kita menghadapi tantangan sistem pengelolaan sampah yang belum standar,” tegasnya.

Terkait tantangan ekonomi lokal, Iqbal menyoroti melambungnya harga hotel serta persaingan dengan platform digital seperti Traveloka.

“Sejarah pariwisata berubah. Tidak hanya pemberdayaan tapi juga proteksi, termasuk tantangan digitalisasi seperti penjualan online lewat Traveloka,” ujarnya.

Untuk memperkuat UMKM dan desa wisata, ia mendorong pameran, tur gratis ke Desa Merese, serta workshop dan forum kolaborasi internasional.

“Harapannya bisa menjadi momentum untuk memperluas peluang bagi produk lokal kita agar lebih kompetitif,” ujarnya.

Gubernur menyebut bahwa Pemprov saat ini tengah memacu program Meeting, Incentive, Sport, and Event (MISE). HPN 2027 dinilai sejalan dengan agenda besar tersebut.

“Karena tahun 2026 sudah provinsi Banten yang ditunjuk. Kita berharap tahun 2027, Provinsi NTB lah yang ditunjuk. Kami siap ikut beauty contest jika memang harus bersaing dengan daerah lainnya,” jelasnya. Ia memastikan siap mempresentasikan keunggulan NTB di hadapan PWI Pusat dan Dewan Pers.

Baca Juga :  Gubernur NTB Ngantor di Senayan, RUU Kepulauan Ini Wajib, Bukan Sekadar Wacana Ombak

Ketua PWI NTB Ahmad Ikliludin menyampaikan apresiasinya atas dukungan Pemprov terhadap peningkatan kapasitas organisasi dan fasilitas sekretariat PWI NTB, yang kini hampir rampung direhab setelah menunggu hampir 15 tahun.

“Untuk bantuan kantor dan rehabnya, Alhamdulillah kini progres pengerjaan sudah mencapai 80 persen. Dan kita harapkan Pak Gubernur bisa meresmikan bersama Ketua Umum PWI Pusat Ahmad Munir,” ujarnya.

Ikliludin juga mengundang Gubernur Iqbal hadir pada Pengukuhan dan Rakerda PWI NTB periode 2025–2030 yang berlangsung di Hotel Lombok Raya. “Semoga Pak Gubernur bisa hadir menyapa para jurnalis,” tambahnya.

Gubernur merespons positif undangan tersebut dan menyatakan akan berusaha hadir jika tidak ada agenda di pusat.

“Insya Allah, jika tidak ada acara di pusat, saya upayakan hadir. Kan Cak Munir itu sahabat lama saya saat masih aktif menjadi Jubir Kemenlu. Intinya, kalau untuk PWI NTB, saya siap bersinergi dan berkolaborasi,” tandasnya.

Gubernur menegaskan bahwa jurnalis yang kompeten merupakan bagian penting dalam membangun NTB yang cerdas.

 

Berita Terkait

Pesisir NTB Terancam Tenggelam, Kepala Bappeda Ingatkan Dampak Perubahan Iklim dan Kenaikan Laut
Tak Hanya Jaga NKRI, Dandim 1608/Bima Peduli Pendidikan Lewat Beasiswa Mahasiswa STIS
Gubuk Talabiu Jadi Sarang Sabu, Satresnarkoba Polres Bima Bongkar Jaringan dan Ungkap Tiga Identitas Pelaku
Pasutri di Bolo Bima Kompak Jual Sabu, Kini Keduanya Cek In Masuk Sel
Akhir Perjuangan Mahasiswa Perantau Kaltara: Asrama Rp18 Miliar Resmi Berdiri di Sumbawa
Bukan Ditangani Kejati, Kasus Gratifikasi DPRD NTB Dialihkan ke Kejari Mataram
3.500 Kantong Darah per Bulan Dibutuhkan, DPC Demokrat Kota Mataram Ambil Peran Gelar Donor Darah
Arahan Presiden Prabowo: Kurma Lombok Utara Disiapkan Jadi Konsumsi Jamaah Haji Nasional
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 15:33 WIB

Pesisir NTB Terancam Tenggelam, Kepala Bappeda Ingatkan Dampak Perubahan Iklim dan Kenaikan Laut

Minggu, 18 Januari 2026 - 14:27 WIB

Tak Hanya Jaga NKRI, Dandim 1608/Bima Peduli Pendidikan Lewat Beasiswa Mahasiswa STIS

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:42 WIB

Gubuk Talabiu Jadi Sarang Sabu, Satresnarkoba Polres Bima Bongkar Jaringan dan Ungkap Tiga Identitas Pelaku

Sabtu, 17 Januari 2026 - 21:12 WIB

Pasutri di Bolo Bima Kompak Jual Sabu, Kini Keduanya Cek In Masuk Sel

Sabtu, 17 Januari 2026 - 18:48 WIB

Akhir Perjuangan Mahasiswa Perantau Kaltara: Asrama Rp18 Miliar Resmi Berdiri di Sumbawa

Berita Terbaru

Pasangan suami istri terduga pelaku peredaran narkoba jenis sabu saat diamankan di Mapolsek Bolo, Polres Bima, Polda NTB. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan 15 poket sabu, uang tunai Rp7,17 juta, serta sejumlah barang bukti lainnya.

Hukum & Kriminal

Pasutri di Bolo Bima Kompak Jual Sabu, Kini Keduanya Cek In Masuk Sel

Sabtu, 17 Jan 2026 - 21:12 WIB