Dari Marshal Lokal Hingga Mario Aji, MotoGP Mandalika Lahirkan Talenta Indonesia Kelas Dunia

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:19 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Terlihat Wakil Gubernur NTB Hj Indah Dhamayanti Putri, 
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir,
Pembalap Indonesia Mario Aji salah satu menjadi simbol lahirnya talenta balap nasional dari ekosistem MotoGP Mandalika. Selain mencetak pembalap berprestasi, ajang balap dunia ini juga berhasil melahirkan marshal lokal berstandar internasional.

Terlihat Wakil Gubernur NTB Hj Indah Dhamayanti Putri, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, Pembalap Indonesia Mario Aji salah satu menjadi simbol lahirnya talenta balap nasional dari ekosistem MotoGP Mandalika. Selain mencetak pembalap berprestasi, ajang balap dunia ini juga berhasil melahirkan marshal lokal berstandar internasional.

SUMBAWAPOST.com | Jakarta-  Dampak penyelenggaraan MotoGP Mandalika tidak hanya dirasakan dari sisi ekonomi dan pariwisata. Memasuki tahun kelima pelaksanaannya, ajang balap motor dunia tersebut juga terbukti melahirkan sumber daya manusia lokal yang mampu bersaing di tingkat internasional.

Direktur Utama InJourney, Maya Watono, mengungkapkan perkembangan signifikan terjadi pada sektor sumber daya manusia sejak MotoGP pertama kali digelar di Mandalika pada 2022. Saat itu, seluruh marshal yang bertugas masih didatangkan dari luar negeri. Namun kini, seluruh marshal berasal dari masyarakat lokal yang telah memiliki kemampuan berstandar internasional.

Bahkan, sejumlah marshal asal Indonesia kini dipercaya bertugas dalam berbagai ajang balap internasional di luar negeri. “Saat ini Indonesia tidak hanya memiliki Nation Branding, tetapi juga Nation Pride. Dunia mengenal Mandalika dan Indonesia dari gelaran MotoGP, dan sekarang kita punya local heroes yang menjadi kebanggaan bersama,” ujar Maya Watono saat Launching Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Jakarta, Kamis (18/6/2026). Dihadiri Direktur Utama InJourney Maya Watono bersama Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir serta Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri, Mario Aji, Veda Ega Pratama Talenta Balap Indonesia, Marshal MotoGP Mandalika, IMI, Moreno Soeprapto, Moto2, Moto3, Pembalap Indonesia, SDM Lokal NTB.

Baca Juga :  Follow the Money Belum Cukup, Membaca Tiga Putusan Bebas Anggota DPRD NTB

Selain melahirkan marshal berkelas internasional, MotoGP Mandalika juga menjadi panggung lahirnya pembalap muda Indonesia yang mulai menunjukkan prestasi di level Dunia.

Nama Mario Aji di kelas Moto2 dan Veda Ega Pratama di Moto3 menjadi bukti bahwa pembalap Indonesia mampu bersaing dengan rider-rider terbaik dunia.

Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI), Moreno Soeprapto, mengatakan kehadiran kedua pembalap tersebut semakin meningkatkan antusiasme masyarakat terhadap dunia otomotif nasional.

“Selain Mario Aji dan Veda Ega Pratama, Indonesia juga memiliki sejumlah pembalap muda lain yang berpotensi mengikuti jejak mereka menembus level dunia,” katanya.

Baca Juga :  Jelang Pendaftaran Pasangan Calon Bupati 2024, Pemda Dompu Gelar Seleksi Terbuka 8 Jabatan PTP

Menurut Moreno, perkembangan MotoGP Mandalika turut mendorong pertumbuhan industri otomotif, modifikasi kendaraan, hingga pembinaan atlet balap muda di berbagai daerah.

“IMI yang memiliki puluhan ribu anggota, siap mendukung kesuksesan MotoGP Mandalika. Kami pun siap hadir dan menyemarakkan MotoGP Mandalika 2026,” tegasnya.

MotoGP Mandalika 2026 dijadwalkan berlangsung pada 9-11 Oktober 2026 di Mandalika International Circuit, NTB. Peluncuran resmi event tersebut juga ditandai dengan dimulainya penjualan tiket Moto3, Moto2, dan MotoGP.

Dengan lahirnya marshal profesional dan pembalap muda berprestasi, MotoGP Mandalika kini tidak hanya menjadi ajang olahraga internasional, tetapi juga wadah mencetak talenta Indonesia yang mampu bersaing di panggung Dunia.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit
Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri
Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif
Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen
Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern
Tak Cuma Beri Beasiswa ke Mahasiswa Unram, JHL Siapkan Investasi Pabrik Kelapa di NTB
100 Mahasiswa Pertanian Unram Terima Beasiswa Kelapa dari Yayasan JHL Merah Putih Kasih
Ekspor NTB Tembus Rp6,94 Triliun, Daya Tukar Petani Menguat, Produksi Padi dan Jagung Naik
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:45 WIB

Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit

Selasa, 3 November 2026 - 17:05 WIB

Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri

Selasa, 3 November 2026 - 13:11 WIB

Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif

Selasa, 3 November 2026 - 08:07 WIB

Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen

Senin, 2 November 2026 - 17:44 WIB

Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern

Berita Terbaru