SUMBAWAPOST.com | Jakarta- Dampak penyelenggaraan MotoGP Mandalika tidak hanya dirasakan dari sisi ekonomi dan pariwisata. Memasuki tahun kelima pelaksanaannya, ajang balap motor dunia tersebut juga terbukti melahirkan sumber daya manusia lokal yang mampu bersaing di tingkat internasional.
Direktur Utama InJourney, Maya Watono, mengungkapkan perkembangan signifikan terjadi pada sektor sumber daya manusia sejak MotoGP pertama kali digelar di Mandalika pada 2022. Saat itu, seluruh marshal yang bertugas masih didatangkan dari luar negeri. Namun kini, seluruh marshal berasal dari masyarakat lokal yang telah memiliki kemampuan berstandar internasional.
Bahkan, sejumlah marshal asal Indonesia kini dipercaya bertugas dalam berbagai ajang balap internasional di luar negeri. “Saat ini Indonesia tidak hanya memiliki Nation Branding, tetapi juga Nation Pride. Dunia mengenal Mandalika dan Indonesia dari gelaran MotoGP, dan sekarang kita punya local heroes yang menjadi kebanggaan bersama,” ujar Maya Watono saat Launching Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Jakarta, Kamis (18/6/2026). Dihadiri Direktur Utama InJourney Maya Watono bersama Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir serta Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri, Mario Aji, Veda Ega Pratama Talenta Balap Indonesia, Marshal MotoGP Mandalika, IMI, Moreno Soeprapto, Moto2, Moto3, Pembalap Indonesia, SDM Lokal NTB.
Selain melahirkan marshal berkelas internasional, MotoGP Mandalika juga menjadi panggung lahirnya pembalap muda Indonesia yang mulai menunjukkan prestasi di level Dunia.
Nama Mario Aji di kelas Moto2 dan Veda Ega Pratama di Moto3 menjadi bukti bahwa pembalap Indonesia mampu bersaing dengan rider-rider terbaik dunia.
Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI), Moreno Soeprapto, mengatakan kehadiran kedua pembalap tersebut semakin meningkatkan antusiasme masyarakat terhadap dunia otomotif nasional.
“Selain Mario Aji dan Veda Ega Pratama, Indonesia juga memiliki sejumlah pembalap muda lain yang berpotensi mengikuti jejak mereka menembus level dunia,” katanya.
Menurut Moreno, perkembangan MotoGP Mandalika turut mendorong pertumbuhan industri otomotif, modifikasi kendaraan, hingga pembinaan atlet balap muda di berbagai daerah.
“IMI yang memiliki puluhan ribu anggota, siap mendukung kesuksesan MotoGP Mandalika. Kami pun siap hadir dan menyemarakkan MotoGP Mandalika 2026,” tegasnya.
MotoGP Mandalika 2026 dijadwalkan berlangsung pada 9-11 Oktober 2026 di Mandalika International Circuit, NTB. Peluncuran resmi event tersebut juga ditandai dengan dimulainya penjualan tiket Moto3, Moto2, dan MotoGP.
Dengan lahirnya marshal profesional dan pembalap muda berprestasi, MotoGP Mandalika kini tidak hanya menjadi ajang olahraga internasional, tetapi juga wadah mencetak talenta Indonesia yang mampu bersaing di panggung Dunia.
Penulis : SUMBAWAPOST.com










