MotoGP Mandalika Masuk Tahun Kelima, Jadi Kebanggaan Bangsa dan Mesin Promosi Indonesia ke Dunia

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama InJourney Maya Watono, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, serta Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri menghadiri peluncuran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Jakarta, Kamis (18/6/2026). MotoGP Mandalika disebut menjadi kebanggaan nasional dan sarana promosi Indonesia ke dunia dengan jangkauan 670 juta penonton di 200 negara.

Direktur Utama InJourney Maya Watono, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, serta Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri menghadiri peluncuran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Jakarta, Kamis (18/6/2026). MotoGP Mandalika disebut menjadi kebanggaan nasional dan sarana promosi Indonesia ke dunia dengan jangkauan 670 juta penonton di 200 negara.

SUMBAWAPOST.com | Jakarta- Indonesia kembali dipercaya menjadi tuan rumah Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang akan berlangsung pada 9-11 Oktober 2026 di Mandalika International Circuit, The Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Memasuki tahun kelima penyelenggaraan di Mandalika, ajang balap motor paling bergengsi di dunia tersebut tidak lagi sekadar menjadi event olahraga internasional. MotoGP kini dinilai telah berkembang menjadi instrumen nation branding sekaligus nation pride yang memperkuat citra Indonesia di mata dunia.

Direktur Utama InJourney, Maya Watono, mengatakan MotoGP Mandalika telah memberikan dampak luas, mulai dari sektor pariwisata, investasi, ekonomi daerah dan nasional, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia lokal.

“MotoGP telah menjadi sarana promosi Indonesia yang efektif di tingkat global, utamanya dengan jangkauan mencapai 670 juta penonton di 200 negara di dunia,” paparnya dalam Launching Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Menurut Maya, saat ini Indonesia tidak hanya memperoleh manfaat sebagai sarana promosi negara, tetapi juga berhasil membangun kebanggaan nasional melalui ajang tersebut.

“Saat ini Indonesia tidak hanya memiliki Nation Branding, tetapi juga Nation Pride. Dunia mengenal Mandalika dan Indonesia dari gelaran MotoGP, dan sekarang kita punya local heroes yang menjadi kebanggaan bersama,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, menegaskan bahwa MotoGP Mandalika merupakan bagian penting dari strategi pengembangan ekonomi nasional melalui sektor sport tourism dan sport industry yang memiliki prospek pertumbuhan sangat besar.

Baca Juga :  Desa Wisata Bilebante Jadi Tempat Belajar SMK di NTB, Bidik Lulusan Siap Kerja

“Lebih dari sekadar balapan, MotoGP Mandalika Indonesia menjadi ajang yang memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi sport tourism global sekaligus etalase yang memperkenalkan keindahan alam, budaya, dan keramahan Indonesia kepada dunia,” ujarnya.

Ia menjelaskan, nilai pasar sport tourism global saat ini mencapai sekitar US$625 miliar dan diproyeksikan meningkat menjadi US$2,7 triliun dalam beberapa tahun ke depan. Sementara industri olahraga dunia memiliki nilai lebih dari US$500 miliar dengan pertumbuhan sekitar 8 persen per tahun.

Karena itu, Menpora berharap seluruh pemangku kepentingan terus memberikan dukungan agar MotoGP Mandalika semakin berkembang dan memberi manfaat yang lebih luas.

“Pertumbuhan penonton sudah terbukti. Economy impact sudah terbukti. Meng-create talenta sudah terbukti. Nah, bagaimana kita semua di sini bisa terus mendukung, meningkatkan supaya event seperti MotoGP ini benar-benar bisa terus kita sukseskan,” katanya.

Sementara itu, Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, menyebut MotoGP Mandalika telah menjadi magnet utama yang mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan investasi di NTB.

Menurutnya, setiap penyelenggaraan MotoGP selalu berdampak langsung terhadap peningkatan okupansi hotel, penambahan penerbangan, hingga aktivitas ekonomi masyarakat.

“Dengan dampak ekonomi yang sangat besar, pelibatan lebih dari 600 pelaku UMKM dalam setiap kali pelaksanaan, serta penyerapan tenaga kerja lokal, event ini menjadi berkah, tidak hanya untuk NTB, tapi bagi Indonesia,” katanya.

Baca Juga :  Gili Krisis Air, Gubernur NTB Miq Iqbal Kejar Diskresi Agar Air Kembali Mengalir

Ia juga berharap seluruh masyarakat Indonesia memiliki rasa kepemilikan yang sama terhadap MotoGP Mandalika karena event tersebut merupakan kebanggaan nasional.

“Kami ingin Mandalika menjadi milik Indonesia, sehingga rasa memiliki untuk mensukseskan event ini tidak hanya milik masyarakat NTB, tetapi juga milik masyarakat Indonesia,” pungkasnya.

Selain memberikan dampak ekonomi, MotoGP Mandalika juga dinilai berhasil meningkatkan kualitas sumber daya manusia lokal.

Data InJourney mencatat, saat MotoGP pertama kali digelar pada 2022, seluruh marshal yang bertugas masih didatangkan dari luar negeri. Namun kini seluruh marshal berasal dari masyarakat lokal yang memiliki kompetensi berstandar internasional dan bahkan telah dipercaya bertugas di berbagai ajang balap di luar negeri.

Dari sisi pembalap, Indonesia juga mulai menunjukkan prestasi membanggakan di level dunia. Nama seperti Mario Aji di Moto2 dan Veda Ega Pratama di Moto3 menjadi bukti bahwa pembalap Indonesia mampu bersaing di panggung internasional.

Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia, Moreno Soeprapto, mengatakan kehadiran para pembalap tersebut semakin membangkitkan antusiasme masyarakat terhadap dunia otomotif.

“Selain Mario Aji dan Veda Ega Pratama, Indonesia juga memiliki sejumlah pembalap muda lain yang berpotensi mengikuti jejak mereka menembus level dunia,” katanya.

Menurut Moreno, geliat industri otomotif, modifikasi kendaraan, hingga pembinaan pembalap muda ikut tumbuh seiring hadirnya MotoGP di Indonesia.

“IMI yang memiliki puluhan ribu anggota, siap mendukung kesuksesan MotoGP Mandalika. Kami pun siap hadir dan menyemarakkan MotoGP Mandalika 2026,” pungkasnya.

 

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit
Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri
Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif
Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen
Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern
Tak Cuma Beri Beasiswa ke Mahasiswa Unram, JHL Siapkan Investasi Pabrik Kelapa di NTB
100 Mahasiswa Pertanian Unram Terima Beasiswa Kelapa dari Yayasan JHL Merah Putih Kasih
Ekspor NTB Tembus Rp6,94 Triliun, Daya Tukar Petani Menguat, Produksi Padi dan Jagung Naik
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:45 WIB

Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit

Selasa, 3 November 2026 - 17:05 WIB

Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri

Selasa, 3 November 2026 - 13:11 WIB

Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif

Selasa, 3 November 2026 - 08:07 WIB

Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen

Senin, 2 November 2026 - 17:44 WIB

Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern

Berita Terbaru