Gubernur Iqbal Sentil Wisata NTB: Undang Turis Heboh, Tapi Gagap Saat Bencana

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 22 Juli 2025 - 13:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. Lalu Muhamad Iqbal, tampil sebagai pembicara utama dalam Forum Penjaringan Masukan (FPM) bertema ‘Rinjani sebagai Destinasi Pendakian Berstandar Global’ yang diselenggarakan di Aula Geopark Rinjani, Bappeda NTB, Selasa (22/7/2025).

Dalam forum tersebut, Gubernur Iqbal menekankan urgensi penerapan standar keselamatan internasional pada kawasan wisata petualangan seperti Gunung Rinjani. Menurutnya, aspek keselamatan dan kesiapsiagaan tidak bisa ditawar jika NTB ingin menempatkan Rinjani di peta wisata dunia.

“Destinasi global itu bukan hanya soal pemandangan indah, tapi juga soal sistem tanggap darurat dan kesiapan teknis menghadapi situasi genting,” tegasnya.

Iqbal pun mengenang pengalamannya saat menjabat di Kementerian Luar Negeri pada masa gempa Lombok tahun 2018. Saat itu, ribuan wisatawan asing terjebak di Gili Trawangan, dan evakuasi hanya bisa dilakukan berkat solidaritas nelayan lokal.

Baca Juga :  Gubernur NTB Iqbal Robohkan Kutukan Tambang: Lewat IPR, Desa Miskin di Atas Tanah Kaya Emas Akan Berakhir

“Kita sering mengundang tamu, tapi lupa menyiapkan skenario saat situasi tak terduga datang. Pengalaman di Gili itu membekas, karena penyelamatan bergantung pada keberanian warga, bukan sistem yang solid,” kenangnya.

Ia menyoroti pentingnya penyusunan rencana kontinjensi, jalur evakuasi yang aman, serta pelatihan berkelanjutan seperti vertical rescue. Ia berharap, pengelolaan kawasan seperti Rinjani dan Mandalika tidak hanya unggul di promosi, tetapi juga tangguh menghadapi risiko.

“Bahkan dalam kondisi darurat pun, kita harus bisa menciptakan pengalaman positif bagi wisatawan. Itu bagian dari standar global,” ujarnya lagi.

Gubernur juga mengajak semua pihak belajar dari insiden-insiden sebelumnya, termasuk kasus yang menimpa turis asal Brasil, Juliana, agar menjadi momentum pembenahan sistem secara menyeluruh.

“Dari forum ini, kita bisa mulai menambal kekurangan. Kita tidak perlu malu untuk belajar dan berbenah,” tutupnya.

Baca Juga :  DPRD NTB Akui Tak Punya Wewenang, Aliansi Honorer 518 Disarankan Audiensi Langsung ke Gubernur

Sementara itu, Kepala Bappeda NTB, Drs. H. Iswandi, menjelaskan bahwa forum ini merupakan bagian dari strategi menyelaraskan arah kebijakan pembangunan destinasi wisata berkelas dunia.

“Gunung Rinjani memang ada di NTB, tapi secara nilai dan keberadaannya, ia milik umat manusia. Maka, pengelolaannya pun harus mencerminkan tanggung jawab global,” ujar Iswandi.

Ia menambahkan, penyusunan kebijakan berbasis masukan ini bertujuan memperkuat daya saing NTB di sektor wisata petualangan, baik untuk pasar domestik maupun internasional.

Forum strategis ini turut dihadiri tokoh nasional dan pecinta lingkungan seperti Rocky Gerung, akademisi, komunitas pendaki, perwakilan Bappenas, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Diskusi lintas sektor ini menjadi langkah penting dalam membangun konsensus dan merancang arah kebijakan berkelanjutan untuk Rinjani yang tidak hanya menawan, tapi juga aman dan berkelas dunia.

Berita Terkait

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar
Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar
Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar
Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar
Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar
Lombok Utara Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp3 Miliar
APBD-P NTB 2026 Disepakati, Puluhan Ribu KK hingga Air Bersih dan MotoGP Mandalika Jadi Fokus
Kota Bima Borong 2 Penghargaan Terbaik I, Dapat Insentif Rp4 Miliar dari Kemendagri
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:37 WIB

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:57 WIB

Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:36 WIB

Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:16 WIB

Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:07 WIB

Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar

Berita Terbaru