Gubernur NTB Iqbal Robohkan Kutukan Tambang: Lewat IPR, Desa Miskin di Atas Tanah Kaya Emas Akan Berakhir

- Jurnalis

Senin, 17 November 2025 - 15:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com| Sumbawa-Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menyerahkan Sisa Hasil Usaha (SHU) Koperasi Salonong Bukit Lestari sebagai bagian dari implementasi Izin Pertambangan Rakyat (IPR) kepada lebih dari 3.000 warga pra-sejahtera di Kabupaten Sumbawa. Prosesi penyerahan berlangsung di Halaman Kantor Bupati Sumbawa, Senin (17/11), disaksikan Bupati Sumbawa Syarafuddin Djarot, Bupati Sumbawa Barat Amar Nurmansyah, Forkopimda, serta masyarakat lingkar tambang.

Program ini menjadi salah satu terobosan penting hasil inisiatif Kepolisian Daerah NTB, yang mendorong pengelolaan tambang rakyat berbasis koperasi untuk meningkatkan kesejahteraan warga sekaligus memberantas praktik tambang ilegal yang merusak lingkungan.

Dalam sambutannya, Gubernur Iqbal menegaskan bahwa implementasi IPR bukan sekadar legalisasi tambang rakyat, tetapi juga ikhtiar memastikan masyarakat benar-benar merasakan manfaat ekonomi dari hasil bumi mereka sendiri.

Ia menjelaskan bahwa setelah terbitnya Kepmen 174 pada Mei lalu, 16 dari 60 blok tambang rakyat mulai diproses untuk mendapatkan IPR.

Baca Juga :  Polisi Serbu Kampung Narkoba di Kota Mataram, 8 Orang Ditangkap

“Satu IPR pilot project kita tetapkan, yaitu IPR di Lantung 2, Salonong Bukit Lestari. Inilah wahana bagi kita untuk belajar. Baik eksekutif maupun legislatif belum memiliki pengalaman, maka kita memerlukan model. Dan Alhamdulillah, model ini hari ini resmi kita launching,” jelasnya.

Gubernur Iqbal menyoroti pentingnya model tersebut sebagai landasan dalam menyusun regulasi yang lebih komprehensif dan memastikan masyarakat lingkar tambang meraih manfaat nyata dari keberadaan aktivitas pertambangan. “Kita tidak ingin lagi melihat ironi seperti di Sekotong, daerah kaya emas tetapi desa-desa di sekitarnya miskin ekstrem. Tambang rakyat kita harus beradab, artinya memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat lingkar tambang,” tegasnya.

Baca Juga :  Pj Gubernur NTB HL Gita Ariadi Dicopot atau Diberhentikan? Penggantinya Pensiunan TNI

Selain aspek kesejahteraan, ia juga menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan lingkungan. “Kalaupun kita tidak bisa meninggalkan harta bagi anak cucu kita, setidaknya jangan meninggalkan masalah. Maka persoalan lingkungan harus kita tangani dengan sangat baik,” ujarnya.

Menurut Gubernur, IPR berbasis koperasi merupakan pendekatan strategis untuk memperkuat kedaulatan ekonomi masyarakat sekaligus memperbaiki tata kelola tambang rakyat. “Dengan koperasi, kita ingin mengangkat kedaulatan ekonomi rakyat. Dua hal yang ingin kita lakukan: melahirkan praktik tambang rakyat yang beradab, dan praktik pengelolaan koperasi yang sukses,” jelasnya.

Program ini diharapkan menjadi momentum bagi NTB untuk menghapus stigma lama,  daerah kaya tambang tetapi masyarakatnya tidak sejahtera. Melalui model IPR yang legal, beradab, dan berbasis koperasi, kesejahteraan warga di sekitar tambang kini memiliki harapan baru.

 

Berita Terkait

Berangkat Cari Kambing, Remaja 18 Tahun Hilang Tanpa Jejak di Gunung Api Sangeang Bima
Disentil TGH Najamuddin Soal Lahan Wisata Terlantar dan Dikuasai Investor, Bupati Lombok Timur Angkat Bicara
Polresta Mataram Lagi On Fire, Pimpin Klasemen Pengungkapan Kasus Narkoba Terbanyak di NTB
Wanita Muda di Samili Bima Tewas Diduga Dibunuh Suami, Pelaku Serahkan Diri ke Polisi
TGH Najamuddin Desak Bupati Lotim Inventarisasi Tanah Terlantar di Pesisir Selatan: Ancaman Demo Jika Tak Ditindak
HUT ke-67 NTB, Gubernur Iqbal Tekankan Pembangunan Cepat dan Berdampak Nyata
Serapan Gabah NTB Lampaui Target, Bulog Pastikan Stok Pangan Aman Lebih dari 30 Bulan
Ketua DPW Nadirah dan DPC PBB se-NTB Resmi Dilantik, Konsolidasi Menuju ‘Gerak Cepat Mengembalikan Kejayaan’
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Desember 2025 - 21:37 WIB

Berangkat Cari Kambing, Remaja 18 Tahun Hilang Tanpa Jejak di Gunung Api Sangeang Bima

Selasa, 16 Desember 2025 - 21:22 WIB

Disentil TGH Najamuddin Soal Lahan Wisata Terlantar dan Dikuasai Investor, Bupati Lombok Timur Angkat Bicara

Selasa, 16 Desember 2025 - 19:45 WIB

Polresta Mataram Lagi On Fire, Pimpin Klasemen Pengungkapan Kasus Narkoba Terbanyak di NTB

Selasa, 16 Desember 2025 - 17:55 WIB

Wanita Muda di Samili Bima Tewas Diduga Dibunuh Suami, Pelaku Serahkan Diri ke Polisi

Selasa, 16 Desember 2025 - 17:28 WIB

TGH Najamuddin Desak Bupati Lotim Inventarisasi Tanah Terlantar di Pesisir Selatan: Ancaman Demo Jika Tak Ditindak

Berita Terbaru