Gelapkan Uang Perusahaan Rp156 Juta, Karyawan Ini Malah Datang Sendiri ke Kantor Polisi di Mataram

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 3 Agustus 2025 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Unit Reskrim Polsek Sandubaya kembali membuktikan komitmennya dalam menindak tegas pelaku kejahatan. Seorang pria berinisial LDS (43), warga Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat, ditangkap setelah diduga menggelapkan uang perusahaan tempatnya bekerja senilai lebih dari Rp156 juta.

Tersangka diamankan pada Sabtu (2/8/2025) usai memenuhi panggilan penyidik Polsek Sandubaya. Ia datang sendiri ke kantor polisi sebelum akhirnya langsung diamankan.

Kapolsek Sandubaya AKP Niko Herdianto S.T.K., S.I.K., melalui Kanit Reskrim Ipda Kadek Arya Suantara, S.H., membenarkan penangkapan tersebut.
“LDS dilaporkan oleh pihak perusahaan setelah hasil audit internal menemukan selisih besar antara nota pembayaran dan uang yang masuk dari penjualan,” ujarnya, Minggu (3/8/2025).

Baca Juga :  Bantu Jualin Motor Katanya, Dipakai Sendiri Jadinya! Polres Dompu Seret Pelaku ke Meja Jaksa

Hasil penyelidikan internal perusahaan mengungkap adanya sejumlah tagihan yang sudah dibayar oleh konsumen, namun uang tersebut tidak pernah disetorkan ke kas perusahaan. Setelah dilakukan klarifikasi, pelanggan memastikan bahwa mereka sudah membayar langsung kepada LDS.

Dalam pemeriksaan, LDS akhirnya mengakui telah menggunakan uang pembayaran dari para pelanggan untuk keperluan pribadinya.

Baca Juga :  Pelajar SMA Kota Mataram Asal Sumbawa Curi Motor Teman, Modus Numpang Tidur

“Kami memiliki lebih dari dua alat bukti yang cukup untuk menetapkan LDS sebagai tersangka. Saat ini ia telah kami amankan untuk proses hukum lebih lanjut,” jelas Ipda Kadek Arya.

Akibat perbuatannya, LDS dijerat Pasal 372 KUHP tentang tindak pidana penggelapan dengan ancaman hukuman hingga empat tahun penjara.

Polsek Sandubaya menegaskan akan terus bergerak tanpa pandang bulu dalam mengungkap berbagai tindak kejahatan, termasuk yang dilakukan oleh karyawan perusahaan.


 

Berita Terkait

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar
Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar
Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar
Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar
Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar
Lombok Utara Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp3 Miliar
APBD-P NTB 2026 Disepakati, Puluhan Ribu KK hingga Air Bersih dan MotoGP Mandalika Jadi Fokus
Kota Bima Borong 2 Penghargaan Terbaik I, Dapat Insentif Rp4 Miliar dari Kemendagri
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:37 WIB

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:57 WIB

Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:36 WIB

Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:16 WIB

Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:07 WIB

Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar

Berita Terbaru