Gagal Perkosa Bunga, Pemuda di Desa Tangga Bima Meringkuk di Penjara 

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 30 Oktober 2024 - 14:08 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Bima – Salah seorang Pemuda berinisial MT (21) yang merupakan warga asal Desa Tangga, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima harus meringkuk di sel tahanan Mapolsek Monta Polres Bima.

Yang bersangkutan diringkus oleh Personel Polsek Monta usai melakukan tindakan Asusila terhadap korban (Bunga) nama samaran yang juga merupakan warga Desa setempat.

Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., melalui Kapolsek Monta Iptu Sudarto SH membenarkan pihaknya telah mengamankan terduga pelaku Asusila yang terjadi pada Selasa, 29 Oktober 2024 sekitar pukul 01.00 dini hari.

Baca Juga :  Ngopi Bareng Australia, Gubernur Iqbal Curhat: Dewan NTB Aja Sempat Pusing Dengar Ide Saya

Sudarto menjelaskan, Peristiwa tersebut terjadi, saat korban mengendarai sepeda motor di tengah jalan tiba-tiba laju sepeda motornya di berhentikan oleh terduga dan mengambil alih kemudi motor. SPM yang dalam keadaan di kuasai dan atau kendari oleh terduga membonceng korban dan membawa korban menuju salah satu rumah kosong.

“Di rumah kosong itu terduga mengancam korban menggunakan sebilah pisau dan terduga melancarkan aksi bejatnya,”kata Sudarto, Rabu 30 Oktober 2024.

Baca Juga :  20 Oknum Anggota Polisi Jajaran Polda NTB Dilaporkan Ke Mabes Polri, Dugaan Terlibat Narkoba

Namun, sambung ia, karena Korban terus Meronta dan melawan dan akhirnya korban berhasil meloloskan diri dan langsung melaporkan kejadian yang mendapat menimpa dirinya ke Mapolsek Monta.

Menindaklanjuti laporan tersebut Kapolsek Monta Iptu Sudarto SH memerintahkan Personelnya untuk melakukan penyelidikan dan segera mengamankan terduga pelaku.

“Tidak membutuhkan waktu yang lama personel Polsek Monta berhasil mengamankan terduga pelaku,”ungkapnya.

 

 

Berita Terkait

PDIP NTB Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Syariah Berujung Keputusan Bulat
Matadata Institute Siapkan 25 Rekomendasi untuk Pemerintahan Iqbal-Dinda, Ini Fokusnya
Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks
Warga Dompu Meninggal di Kontrakan Mataram, Polisi Ungkap Kronologi dan Sikap Keluarga
NTB Kembali Masuk 3 Besar Pariwisata Ramah Muslim Nasional, Sekda Ungkap Tantangan Berikutnya
Investor Arab Saudi Lirik Sembalun untuk Vila Ramah Muslim, Wagub NTB Gandeng MUI Perkuat Wisata Halal
UMKM Kerajinan Lombok Binaan Disperindag NTB Kantongi Kerja Sama Rp9 Miliar dengan Australia di TEI 2026
Wagub NTB Umi Dinda Jajaki Investasi Wisata Buatan untuk Dongkrak Ekonomi
Berita ini 193 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:54 WIB

PDIP NTB Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Syariah Berujung Keputusan Bulat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Matadata Institute Siapkan 25 Rekomendasi untuk Pemerintahan Iqbal-Dinda, Ini Fokusnya

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Warga Dompu Meninggal di Kontrakan Mataram, Polisi Ungkap Kronologi dan Sikap Keluarga

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:20 WIB

NTB Kembali Masuk 3 Besar Pariwisata Ramah Muslim Nasional, Sekda Ungkap Tantangan Berikutnya

Berita Terbaru

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Menghadiri Kegiatan Silaturahmi Pemikiran dan Tasyakur Satu Tahun Matadata Institute di Mataram.

Pemerintahan

Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks

Sabtu, 17 Okt 2026 - 12:00 WIB