Era Kendaraan Listrik Dimulai di NTB, Sekda: Nanti Bukan Lagi Tanya Isi Bensin, Tapi Sudah Dicas Belum

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah NTB Abul Chair membuka Pameran Mobil dan Motor Listrik di halaman Kantor Gubernur NTB, Mataram, Sabtu (20/6/2026).

Sekretaris Daerah NTB Abul Chair membuka Pameran Mobil dan Motor Listrik di halaman Kantor Gubernur NTB, Mataram, Sabtu (20/6/2026).

SUMBAWAPOST.com | Mataram- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) resmi menegaskan arah baru dalam transisi energi bersih dengan mendorong penggunaan kendaraan listrik di berbagai sektor. Komitmen ini ditandai dengan pembukaan Pameran Mobil dan Motor Listrik yang digelar Bank Syariah Indonesia (BSI) Area Office Denpasar di halaman Kantor Gubernur NTB, Sabtu (20/6/2026).

Pameran tersebut menjadi momentum penting dalam memperkenalkan ekosistem kendaraan listrik kepada masyarakat, sekaligus mempercepat perubahan pola transportasi menuju energi yang lebih ramah lingkungan.
Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Abul Chair, yang membuka langsung kegiatan itu, menyampaikan apresiasi kepada BSI atas dukungannya terhadap agenda pembangunan berkelanjutan di NTB.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi NTB berkomitmen menjadi salah satu pelopor penggunaan kendaraan listrik, baik di lingkungan pemerintahan maupun masyarakat luas.

Baca Juga :  Wagub NTB Umi Dinda Bongkar ‘Penyakit Lama’ Otda: Jangan Cuma Seremoni, Saatnya Daerah Kerja Nyata untuk Rakyat

Menurutnya, kendaraan listrik bukan sekadar mengikuti perkembangan teknologi atau tren gaya hidup, melainkan bagian dari upaya serius menjaga kelestarian lingkungan dan menekan emisi karbon.

“Pak Gubernur selalu mengingatkan bahwa mobil listrik ini bukan sekadar gaya hidup modern, tetapi bagian dari ikhtiar kita menjaga lingkungan, menjaga kualitas udara, serta mewujudkan pembangunan yang lebih ramah lingkungan,” katanya.

Abul Chair menambahkan bahwa perkembangan teknologi harus disikapi dengan bijak agar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat tanpa mengabaikan keberlanjutan lingkungan.
Ia mengibaratkan perkembangan teknologi seperti aliran sungai yang harus diarahkan dengan tepat.

“Kemajuan teknologi ibarat aliran sungai. Kalau kita hanya diam, kita akan hanyut. Kalau kita berdiri saja, kita akan tertinggal. Tetapi jika kita mengikuti sekaligus mengendalikan arahnya, insyaallah kita akan sampai pada tujuan yang baik,” ungkapnya.

Baca Juga :  Masih Berstatus Bebas Bersyarat, Seorang Ibu Malah Jadi Pengedar Sabu Lagi di Mataram

Sekda juga menjelaskan bahwa penggunaan kendaraan listrik di lingkungan Pemprov NTB merupakan langkah nyata mendukung transisi energi bersih. Namun demikian, ia mengakui masih ada tantangan yang perlu dibenahi, terutama terkait infrastruktur seperti stasiun pengisian daya kendaraan listrik.

Karena itu, ia berharap pameran ini tidak hanya menjadi ajang promosi, tetapi juga sarana edukasi untuk mendorong masyarakat beralih ke kendaraan ramah lingkungan.

“Semoga semakin banyak masyarakat yang peduli, semakin banyak yang tertarik beralih kepada gaya hidup yang lebih ramah lingkungan. Nantinya mungkin kita tidak lagi bertanya ‘sudah isi bensin belum?’, tetapi ‘sudah dicas belum?’,” ujarnya disambut senyum para peserta.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

NTB Bersiap Tinggalkan BBM? Sekda Abul Chair Ajak Warga Beralih ke Kendaraan Listrik
1.860 Anak Terindikasi Stunting di Lombok Barat Diskrining Ulang
NTB Pamerkan Mobil Listrik di Kantor Gubernur, Sekda Abul Chair: Bukan Sekadar Tren Tapi Masa Depan Energi Bersih
Sumbawa dan Bima Disiapkan Jadi Sentra Unggas Nasional, Proyek Rp1,7 Triliun Siap Dukung Program MBG
Menyoal Roh Pemberdayaan dalam ‘Satu Miliar Satu Desa’ di Kabupaten Lombok Barat
Bupati Jarot Kejar Megaproyek Unggas Rp1,7 Triliun, Sumbawa dan Bima Disiapkan Jadi Sentra Unggas Nasional
IMM NTB Tolak Kenaikan Harga BBM, Desak Pemerintah Kaji Ulang Kebijakan
Agam Rinjani dan Panji Petualang Ditolak Datang ke Rinjani, Tokoh Pemuda dan Ormas Lombok Timur Beberkan Alasannya
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:54 WIB

Era Kendaraan Listrik Dimulai di NTB, Sekda: Nanti Bukan Lagi Tanya Isi Bensin, Tapi Sudah Dicas Belum

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:06 WIB

NTB Bersiap Tinggalkan BBM? Sekda Abul Chair Ajak Warga Beralih ke Kendaraan Listrik

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:33 WIB

1.860 Anak Terindikasi Stunting di Lombok Barat Diskrining Ulang

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:04 WIB

NTB Pamerkan Mobil Listrik di Kantor Gubernur, Sekda Abul Chair: Bukan Sekadar Tren Tapi Masa Depan Energi Bersih

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:55 WIB

Sumbawa dan Bima Disiapkan Jadi Sentra Unggas Nasional, Proyek Rp1,7 Triliun Siap Dukung Program MBG

Berita Terbaru

Terlihat para orang tua mengikuti skrining ulang anak terindikasi stunting yang turut dihadiri Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha bersama Kepala Dinas Kesehatan Hj. Erni Suryana saat meninjau pelaksanaan di Puskesmas Labuapi, Sabtu (20/6/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya percepatan penanganan stunting melalui pemeriksaan oleh Dokter Spesialis Anak di 20 puskesmas se-Kabupaten Lombok Barat.

Pemerintahan

1.860 Anak Terindikasi Stunting di Lombok Barat Diskrining Ulang

Sabtu, 20 Jun 2026 - 20:33 WIB