Resmi Diangkat, 9.411 PPPK Paruh Waktu NTB Diminta Jadi Tulang Punggung Pelayanan Publik

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 23 Desember 2025 - 12:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu Tahun 2025 kepada 9.411 Pegawai

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu Tahun 2025 kepada 9.411 Pegawai

SUMBAWAPOST.com | Mataram- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu Tahun 2025 kepada 9.411 pegawai, Selasa (23/12), di Lapangan Bumi Gora, Kantor Gubernur NTB.

Penyerahan SK dipimpin langsung oleh Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, dan disaksikan Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri, Penjabat Sekretaris Daerah Lalu Moh. Faozal, serta jajaran kepala Perangkat Daerah dan BLUD lingkup Pemprov NTB.

Dalam sambutannya, Gubernur NTB menyampaikan rasa syukur sekaligus kebanggaannya atas terlaksananya pengangkatan PPPK Paruh Waktu tersebut, yang menurutnya merupakan hasil dari proses panjang dan perjuangan serius, termasuk koordinasi intensif dengan pemerintah pusat.

“Akhirnya kita sampai di titik ini. Setelah perjuangan panjang, tidak ada satu pun dari 9.411 orang ini yang tertinggal. Alhamdulillah, hari ini semuanya bisa dilantik. Atas nama pribadi, saya mengucapkan selamat atas penantian panjang yang akhirnya terwujud,” ujar Gubernur.

Baca Juga :  Dorong Budaya Pajak yang Adil dan Terbuka, Wagub NTB Umi Dinda Apresiasi Peluncuran Piagam Wajib Pajak

Gubernur juga memberikan apresiasi kepada para PPPK Paruh Waktu yang telah mengabdi selama puluhan tahun, bahkan ada yang mencapai 34 tahun masa pengabdian, sebelum akhirnya memperoleh pengangkatan resmi. Ia mengajak seluruh penerima SK untuk mensyukuri kesempatan tersebut.

“Di NTB, lebih dari 10 ribu orang belum bisa menikmati pelantikan seperti hari ini. Secara nasional, lebih dari satu juta orang belum sampai di titik ini. Maka mari kita syukuri bersama bahwa 9.411 orang hari ini bisa sampai di sini,” tegasnya.

Lebih lanjut, Gubernur menekankan bahwa PPPK memiliki peran strategis sebagai tulang punggung pelayanan publik di NTB. Dari total lebih dari 28 ribu ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB, sebagian besar berstatus PPPK.

“Pelayanan publik ke depan sangat bergantung pada PPPK. Karena itu, saudara-saudara harus memiliki kualitas dan komitmen. Kualitas tanpa komitmen tidak ada artinya, tetapi dengan komitmen, kualitas bisa dibangun,” jelasnya.

Baca Juga :  DPRD NTB Sahkan KUA-PPAS APBD Perubahan 2025: PAD Melejit Rp2,87 Triliun, Defisit Cuma Recehan Rp6,8 Miliar

Sebagai bentuk rasa syukur sekaligus kepedulian terhadap lingkungan, Gubernur NTB juga mengajak setiap PPPK Paruh Waktu untuk menanam minimal 10 pohon. Langkah tersebut dinilainya sebagai kontribusi nyata ASN dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mengantisipasi ancaman bencana ekologis di NTB.

“Kita sedang menghadapi ancaman bencana lingkungan. Mari kita mulai pengabdian ini dengan menanam 10 pohon setiap orang. Ini akan kami pantau,” katanya.

Menutup sambutannya, Gubernur NTB berpesan agar PPPK Paruh Waktu angkatan pertama ini mampu menjaga kinerja, integritas, dan nama baik angkatan, sekaligus menunjukkan dedikasi terbaik bagi daerah.

“Saya tidak ingin mendengar ada teman seangkatan yang kerjanya buruk. Tunjukkan bahwa angkatan kita adalah angkatan yang layak dibanggakan. Niatkan pengabdian ini sebagai ibadah dan berikan dedikasi terbaik untuk NTB,” pungkasnya.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

14 Tahun Terbengkalai, YAPPIKA dan YISA Ambalawi Hadirkan Perpustakaan Baru di SDN Sowa, Wabup Bima Beri Apresiasi
YAPPIKA ActionAid dan YISA Ambalawi Sulap Perpustakaan Rusak Jadi Ruang Belajar Anak Bima
YAPPIKA ActionAid Bersama YISA Bongkar Rendahnya Literasi Siswa Bima, Program Sekolah Aman Jadi Solusi Nyata
Perpustakaan SDN Sowa Direvitalisasi, Jadi Ruang Tumbuh Baru Literasi Anak Pesisir Bima
Di Tengah Mandalika yang Mendunia, Warga Krisis Air Bersih dan Rumah Layak Huni, Sari Yuliati Turun Langsung
NTB Kebagian 30 Cabor PON 2028, Persiapan Dikebut: Tak Mau Sekadar Tuan Rumah, Targetkan Warisan Jangka Panjang
NTBCare Tepis Isu Rp31 Miliar, Direktur Tegaskan Kami Bukan Pengelola Uang, Itu Hoaks Kelas Sampah
BPS NTB Ungkap Lonjakan Wisatawan hingga 1,39 Juta, Okupansi Hotel Justru Turun
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 22:45 WIB

14 Tahun Terbengkalai, YAPPIKA dan YISA Ambalawi Hadirkan Perpustakaan Baru di SDN Sowa, Wabup Bima Beri Apresiasi

Senin, 11 Mei 2026 - 19:20 WIB

YAPPIKA ActionAid dan YISA Ambalawi Sulap Perpustakaan Rusak Jadi Ruang Belajar Anak Bima

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:34 WIB

YAPPIKA ActionAid Bersama YISA Bongkar Rendahnya Literasi Siswa Bima, Program Sekolah Aman Jadi Solusi Nyata

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:24 WIB

Perpustakaan SDN Sowa Direvitalisasi, Jadi Ruang Tumbuh Baru Literasi Anak Pesisir Bima

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:12 WIB

Di Tengah Mandalika yang Mendunia, Warga Krisis Air Bersih dan Rumah Layak Huni, Sari Yuliati Turun Langsung

Berita Terbaru