Eks Relawan Iqbal-Dinda Dukung DPRD NTB Bongkar Dana BTT Rp484 M: Publik Harus Tahu Uangnya ke Mana

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 8 Oktober 2025 - 08:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aroma panas politik anggaran di NTB makin terasa. Dukungan agar DPRD NTB turun tangan membongkar penggunaan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) Rp484 miliar lebih, kini datang dari kubu tak terduga yakni Eks Relawan Iqbal-Dinda. Ketua Tim Hukum mereka, M. Ihwan yang akrab disapa Bang Iwan Slank, menegaskan bahwa PUBLIK punya Hak Penuh untuk tahu Ke MANA UANG RATUSAN MILIAR ITU MENGALIR.

SUMBAWAPOST.com, Mataram-Polemik penggunaan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) dalam APBD NTB 2025 senilai Rp 500 miliar lebih, yang kini tersisa hanya Rp16,4 miliar di APBD Perubahan, mulai menuai reaksi keras. Dukungan agar DPRD NTB menggunakan hak politiknya untuk membongkar persoalan ini datang dari kalangan eks relawan pemenangan Iqbal-Dinda.

Baca Juga :  Asosiasi Pedagang Asongan NTB Resmi Dibentuk, Gubernur Iqbal Janji Bantu Modal dan Bentuk Koperasi

Ketua Tim Hukum Iqbal-Dinda, M. Ihwan yang akrab disapa Bang Iwan Slank, menegaskan sepenuhnya mendukung langkah DPRD jika dana BTT tersebut ditelusuri secara terbuka. “Publik perlu tahu ke mana penggunaan dana Rp 484 miliar lebih itu. DPRD adalah wakil rakyat, jadi kita setuju jika mereka menggunakan hak politiknya,” tegas Bang Iwan Slank. Rabu (8/10).

Menurutnya, penelusuran dana BTT lewat mekanisme hak politik DPRD sangat penting demi transparansi dan akuntabilitas anggaran. Semua pihak, katanya, wajib memastikan bahwa penggunaan dana tersebut sesuai regulasi dan tidak disalahgunakan.

“Kalau memang dana BTT dipakai untuk bayar utang daerah, itu harus dijelaskan ke DPRD. Anehnya, yang menjelaskan justru Kepala BPKAD NTB, sementara yang menggeser dana itu kabarnya tim transisi. Ini harus dibuka, apakah mekanismenya benar atau tidak,” jelasnya.

Baca Juga :  ITDC Dicap Penjajah Gaya Baru, Mahasiswa Ancam Turun Jalan Bela Tanjung Aan

Bang Iwan Slank menilai, penggunaan hak politik DPRD merupakan bentuk kontrol konstitusional agar tidak terjadi kebocoran keuangan daerah.

“Provinsi NTB sekarang tidak dalam kondisi baik-baik saja, terutama dari sisi ekonomi dan keuangan,” tandasnya.

Ia juga menyambut positif pandangan akademisi dari Fakultas Hukum Unram, yang sebelumnya mendorong agar DPRD NTB segera menggunakan hak angket atau interpelasi untuk mengusut dugaan penyimpangan penggunaan BTT tersebut.

“Kami sepakat dengan usulan Pak Dekan Hukum Unram, DPRD NTB harus berani pakai hak angket dan interpelasi untuk memastikan semua penggunaan anggaran benar-benar transparan dan ketat,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat
Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri
TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram
Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan
Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita
Ribuan Warga Bima Padati UIN Mataram, Ketua RKBPL Dorong Ekonomi Mandiri Berbasis Gotong Royong
Qori Cilik Juara Internasional Tampil, Halalbihalal dan Pelepasan Jamaah Calon Haji RKB Pulau Lombok Kian Khusyuk
KONI NTB Rapatkan Barisan, Matangkan Slot Atlet dan Nomor Unggulan Jelang Porprov 2026
Berita ini 204 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 18:32 WIB

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat

Minggu, 19 April 2026 - 18:05 WIB

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 April 2026 - 15:13 WIB

TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram

Minggu, 19 April 2026 - 14:01 WIB

Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan

Minggu, 19 April 2026 - 13:24 WIB

Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita

Berita Terbaru

Terlihat Terduga Pelaku bersama Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan seorang ayah di Desa Tamansari, Lombok Barat.

Hukum & Kriminal

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 Apr 2026 - 18:05 WIB