Dua Hari Hilang, Bocah Tenggelam Terseret Arus di Dompu Ditemukan Tewas Oleh Nelayan

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 1 Februari 2025 - 10:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Dompu- Setelah melakukan pencarian oleh jajaran Koramil 01/Dompu secara intensif selama 2 hari tidak di temukan. Nelayan asal Desa Bara berhasil menemukan bocah (12) dalam keadaan tak bernyawa di sungai Desa Bara Kecamatan Woja Kabupaten Dompu. Sabtu (01/02/2025).

Danramil 01/Dompu Kapten Kav M. Kasim, menyampaikan bahwa korban meninggal akibat terbawa arus sungai, adalah seorang anak yang saat ini berusia sekitar 12 tahun warga yang tinggal di Kelurahan simpasai kecamatan woja kabupaten Dompu.

Baca Juga :  Wakili Bupati, Sekda Dompu Ngeluh Ke Pj Gubernur Karena Belum Mampu Atasi 4 Masalah Tahunan 

Ia menjelaskan, peristiwa tragis ini terjadi pada hari kamis 30 Januari 2025 sekitar pukul 17.45 Wita, ketika korban berjalan keluar rumah menuju sungai dan melompat terbawa arus sungai.

Kejadian tersebut telah di laporkan, sehingga keluarga bersama Koramil 01/Dompu, Basarnas, BPBD Kabupaten Dompu warga masyarakat berusaha mencari mengikuti arus sungai namun tidak ditemukan.

Pada hari Sabtu 01 Februari 2025 pukul 06.30 Wita seorang Nelayan Wahyudin menemukan bocah yang mengapung tak bernyawa, pada lokasi sungai Desa Bara.

Baca Juga :  Honor Tim Percepatan Rp2,9 Miliar untuk Otak di Balik NTB Makmur Mendunia

Mendengar kejadian penemuan mayat tersebut Babinsa Kelurahan Simpasai Sertu Arifudin bersama rekan-rekan babinsa yang lain menuju lokasi, untuk membantu melakukan evakuasi.

“Peristiwa ini, menjadi pengingat akan pentingnya pengawasan orang tua, terhadap anak-anak saat bermain, apalagi yang tinggal di sepanjang bantaran sungai” tutup Babinsa.

Berita Terkait

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat
Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri
TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram
Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan
Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita
Ribuan Warga Bima Padati UIN Mataram, Ketua RKBPL Dorong Ekonomi Mandiri Berbasis Gotong Royong
Qori Cilik Juara Internasional Tampil, Halalbihalal dan Pelepasan Jamaah Calon Haji RKB Pulau Lombok Kian Khusyuk
KONI NTB Rapatkan Barisan, Matangkan Slot Atlet dan Nomor Unggulan Jelang Porprov 2026
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 18:32 WIB

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat

Minggu, 19 April 2026 - 18:05 WIB

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 April 2026 - 15:13 WIB

TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram

Minggu, 19 April 2026 - 14:01 WIB

Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan

Minggu, 19 April 2026 - 13:24 WIB

Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita

Berita Terbaru

Terlihat Terduga Pelaku bersama Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan seorang ayah di Desa Tamansari, Lombok Barat.

Hukum & Kriminal

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 Apr 2026 - 18:05 WIB