PLUT NTB Jadi Sorotan Bappenas: Sinergi Pusat-Daerah Kian Solid Dorong UMKM Naik Kelas

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 14 Oktober 2025 - 15:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram-Suasana hangat terasa di ruang Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Selasa (14/10/2025), saat jajaran Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) berkunjung membahas strategi penguatan program Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (PLUT KUMKM).

Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Diskop UKM NTB, Muhammad Fauzan, yang mewakili Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi NTB. Dalam pertemuan itu, kedua pihak berdiskusi intens mengenai langkah-langkah memperkuat kapasitas layanan, pendampingan, dan pemberdayaan bagi para pelaku usaha kecil serta koperasi di daerah.

Baca Juga :  Wagub NTB Umi Dinda, Bappenas dan Australia Matangkan Kolaborasi Global Atasi Kemiskinan dan Krisis Iklim

“Diskusi ini sangat penting untuk memperkuat kolaborasi antara pusat dan daerah. Kita ingin memastikan program PLUT benar-benar dirasakan manfaatnya oleh pelaku usaha di akar rumput,” ujar Muhammad Fauzan usai pertemuan.

Dalam forum tersebut, Bappenas juga menyoroti pentingnya optimalisasi peran PLUT KUMKM sebagai pusat inkubasi bisnis dan pendampingan usaha. Penguatan kelembagaan, peningkatan SDM pendamping, serta digitalisasi layanan menjadi beberapa fokus pembahasan utama.

Baca Juga :  Kadis Koperasi NTB Hadiri Akad Massal KUR Nasional: Rp4,2 Triliun Sudah Tersalur untuk UMKM Bumi Gora

Kunjungan ini diharapkan memperkuat sinergi strategis antara Bappenas dan Pemerintah Provinsi NTB dalam mendorong pengembangan ekonomi kerakyatan berbasis koperasi dan UMKM  sektor yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat NTB.

“Koperasi dan UMKM bukan sekadar sektor penopang, tapi jantung ekonomi daerah. Dengan dukungan Bappenas, kita ingin menjadikan NTB sebagai model penguatan UMKM berkelanjutan di Indonesia,” tutup Fauzan optimis.

 

Berita Terkait

Timsel KPID NTB Umumkan 16 Peserta Lulus Uji Kompetensi dan 5 Petahana ke Fit and Proper Test, Ini Namanya
NTB Tembus 10 Besar MTQ Nasional 2026, Khairunnisa Asal Bima Raih Juara 1
Bank NTB Syariah Gandeng Maybank Indonesia, KUR dan Remitansi PMI NTB Diperkuat
Defisit Rp369 Miliar, 263 Ribu Warga NTB Krisis Air: Prioritas APBD-P Dipertanyakan
Konsolidasi Demokrasi Jelang Pemilu 2029 di NTB, Bawaslu Buka Ruang Kritik: Jangan Segan Mengoreksi Kami
APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar
Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar
Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 08:57 WIB

Timsel KPID NTB Umumkan 16 Peserta Lulus Uji Kompetensi dan 5 Petahana ke Fit and Proper Test, Ini Namanya

Senin, 21 September 2026 - 16:36 WIB

NTB Tembus 10 Besar MTQ Nasional 2026, Khairunnisa Asal Bima Raih Juara 1

Senin, 21 September 2026 - 10:02 WIB

Bank NTB Syariah Gandeng Maybank Indonesia, KUR dan Remitansi PMI NTB Diperkuat

Minggu, 20 September 2026 - 20:36 WIB

Defisit Rp369 Miliar, 263 Ribu Warga NTB Krisis Air: Prioritas APBD-P Dipertanyakan

Minggu, 20 September 2026 - 11:53 WIB

Konsolidasi Demokrasi Jelang Pemilu 2029 di NTB, Bawaslu Buka Ruang Kritik: Jangan Segan Mengoreksi Kami

Berita Terbaru