Astaga! Pensiunan PNS di Kempo Dompu Jadi Penjual Narkoba, Saat Ditangkap Polisi Dilempar Batu

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 13 Februari 2025 - 17:56 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Dompu- Usai pensiunan dari Pegawai Negeri Sipil (PNS), Kakek inisial F alias Pohon (64) warga Dusun Karama, Desa Soro Barat, Kecamatan Kempo ditangkap Satresnarkoba Polres Dompu.

Ironisnya, penangkapan Pohon masih berstatus tahanan atas kasus serupa, dan sempat mendapatkan Pembantaran (penundaan penahanan) karena alasan kesehatan.

Tidak hanya itu, saat polisi melakukan penggeledahan, sekelompok warga tiba-tiba melempari batu ke arah rumah F, mencoba menghalangi jalannya penangkapan.

Dentuman keras mengenai atap dan dinding rumah, menciptakan suasana tegang. Namun, Tim Opsnal yang dipimpin IPDA Sumaharto tetap fokus dan berhasil mengamankan tersangka tanpa perlawanan.

Dari hasil penggeledahan, ditemukan sejumlah barang bukti, berupa dua poket sabu dengan berat kotor 0,80 gram, alat isap (bong), klip plastik kosong, korek api modifikasi, serta uang tunai Rp 6,7 juta, yang diduga hasil transaksi narkoba. Barang bukti ini ditemukan tersembunyi di bawah bantal kursi dan dalam lemari pakaian.

Kasat Resnarkoba Polres Dompu, IPTU Muh. Sofyan Hidayat, menegaskan bahwa operasi ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat yang resah dengan aktivitas tersangka.

“Tersangka ini sudah menjadi pemain lama. Meski pernah ditangkap dan dalam status tahanan, ia masih saja menjalankan bisnis haramnya. Kami sudah lama mengawasi pergerakannya dan akhirnya berhasil menangkapnya kembali,” ujarnya. Dalam keterangan yang diterima media ini, Kamis 13 Februari 2025.

Baca Juga :  Geger! Bupati Dompu Klaim Pakai Baju Termahal di Muka Bumi, Warganet Heboh

Yang lebih mencengangkan, sambung Sofyan Hidayat, Pohon mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari seorang pemasok berinisial D. Polisi sebenarnya telah bersiap melakukan pengembangan, namun karena situasi tidak kondusif akibat pelemparan batu oleh warga, operasi lanjutan sementara ditunda demi keamanan.

“Kini, di usianya yang sudah senja, Pohon harus kembali menghadapi proses hukum. Ia bukan hanya kehilangan kebebasannya, tetapi juga semakin terjerat dalam lingkaran hitam narkotika yang terus menghancurkan hidupnya,”tutupnya.

Berita Terkait

Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit
Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri
Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif
Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen
Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern
Tak Cuma Beri Beasiswa ke Mahasiswa Unram, JHL Siapkan Investasi Pabrik Kelapa di NTB
100 Mahasiswa Pertanian Unram Terima Beasiswa Kelapa dari Yayasan JHL Merah Putih Kasih
Ekspor NTB Tembus Rp6,94 Triliun, Daya Tukar Petani Menguat, Produksi Padi dan Jagung Naik
Berita ini 287 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:45 WIB

Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit

Selasa, 3 November 2026 - 17:05 WIB

Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri

Selasa, 3 November 2026 - 13:11 WIB

Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif

Selasa, 3 November 2026 - 08:07 WIB

Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen

Senin, 2 November 2026 - 17:44 WIB

Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern

Berita Terbaru