SUMBAWAPOST.com, Mataram –
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB, Tri Budiprayitno, mengungkapkan bahwa usulan yang disampaikan oleh politisi PAN, H. Muhamad Aminurlah, mengenai seleksi terbuka kepala sekolah merupakan langkah yang sangat positif. Menurutnya, BKD saat ini tengah mempersiapkan berbagai perangkat pendukung untuk menerapkan sistem meritokrasi yang diusulkan.
“Satu usulan yang bagus. Kami di BKD sedang menyiapkan segala piranti pendukungnya. Kami bekerja sesuai koridor, dan hasilnya akan kami sampaikan langsung,” ujar Tri Budi dengan ramah, Kamis (8/5).
Namun, ia menambahkan, sebelum melangkah lebih jauh, BKD akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Dinas Pendidikan NTB untuk memahami mekanisme yang ada saat ini. Hal ini penting agar sistem meritokrasi bisa diterapkan dengan baik dan menghasilkan aparatur yang ideal dalam jabatan kepala sekolah.
“Mutasi kemarin adalah tahap pertama. Saat ini, kami sedang mempersiapkan semuanya sesuai arahan Gubernur untuk memperbaiki manajemen SDM Aparatur melalui sistem meritokrasi,” jelas mantan Kadispora NTB ini.
Tri Budi menegaskan, inti dari sistem meritokrasi dalam penataan SDM Aparatur terletak pada tiga pilar utama: kualifikasi, kompetensi, dan kinerja. Selain itu, prinsip keadilan, kewajaran, dan non-diskriminasi menjadi aspek penting yang tidak boleh diabaikan.
“Meritokrasi adalah tentang mencari orang terbaik di bidangnya, dengan prinsip keadilan yang terjaga,” pungkasnya.
Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB Abdul Aziz menanggapi bahwa proses pengangkatan kepala sekolah selama ini sudah memiliki mekanisme yang jelas.
“Sudah diatur dan sudah ada mekanismenya. Nanti akan dibicarakan,” ujar Aziz singkat saat dimintai tanggapannya.










