BKD NTB Angkat Bendera Meritokrasi Seleksi Kepsek, Sementara Dikbud Masih Bertahan Pada Mekanisme Lama

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 8 Mei 2025 - 15:44 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram –
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB, Tri Budiprayitno, mengungkapkan bahwa usulan yang disampaikan oleh politisi PAN, H. Muhamad Aminurlah, mengenai seleksi terbuka kepala sekolah merupakan langkah yang sangat positif. Menurutnya, BKD saat ini tengah mempersiapkan berbagai perangkat pendukung untuk menerapkan sistem meritokrasi yang diusulkan.

“Satu usulan yang bagus. Kami di BKD sedang menyiapkan segala piranti pendukungnya. Kami bekerja sesuai koridor, dan hasilnya akan kami sampaikan langsung,” ujar Tri Budi dengan ramah, Kamis (8/5).

Baca Juga :  NTB Hebat 67 Tahun, Tapi Ketua DPRD Isvie Ingatkan Bahaya Besar: Bencana, Narkoba, hingga Keamanan Daerah

Namun, ia menambahkan, sebelum melangkah lebih jauh, BKD akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Dinas Pendidikan NTB untuk memahami mekanisme yang ada saat ini. Hal ini penting agar sistem meritokrasi bisa diterapkan dengan baik dan menghasilkan aparatur yang ideal dalam jabatan kepala sekolah.

“Mutasi kemarin adalah tahap pertama. Saat ini, kami sedang mempersiapkan semuanya sesuai arahan Gubernur untuk memperbaiki manajemen SDM Aparatur melalui sistem meritokrasi,” jelas mantan Kadispora NTB ini.

Tri Budi menegaskan, inti dari sistem meritokrasi dalam penataan SDM Aparatur terletak pada tiga pilar utama: kualifikasi, kompetensi, dan kinerja. Selain itu, prinsip keadilan, kewajaran, dan non-diskriminasi menjadi aspek penting yang tidak boleh diabaikan.

Baca Juga :  Komisi V DPRD NTB Berguru ke Bali Soal Tata Kelola Pendidikan, Sumbangan atau Pungutan

“Meritokrasi adalah tentang mencari orang terbaik di bidangnya, dengan prinsip keadilan yang terjaga,” pungkasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB Abdul Aziz menanggapi bahwa proses pengangkatan kepala sekolah selama ini sudah memiliki mekanisme yang jelas.

“Sudah diatur dan sudah ada mekanismenya. Nanti akan dibicarakan,” ujar Aziz singkat saat dimintai tanggapannya.

Berita Terkait

PDIP NTB Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Syariah Berujung Keputusan Bulat
Matadata Institute Siapkan 25 Rekomendasi untuk Pemerintahan Iqbal-Dinda, Ini Fokusnya
Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks
Warga Dompu Meninggal di Kontrakan Mataram, Polisi Ungkap Kronologi dan Sikap Keluarga
NTB Kembali Masuk 3 Besar Pariwisata Ramah Muslim Nasional, Sekda Ungkap Tantangan Berikutnya
Investor Arab Saudi Lirik Sembalun untuk Vila Ramah Muslim, Wagub NTB Gandeng MUI Perkuat Wisata Halal
UMKM Kerajinan Lombok Binaan Disperindag NTB Kantongi Kerja Sama Rp9 Miliar dengan Australia di TEI 2026
Wagub NTB Umi Dinda Jajaki Investasi Wisata Buatan untuk Dongkrak Ekonomi
Berita ini 187 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:54 WIB

PDIP NTB Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Syariah Berujung Keputusan Bulat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Matadata Institute Siapkan 25 Rekomendasi untuk Pemerintahan Iqbal-Dinda, Ini Fokusnya

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Warga Dompu Meninggal di Kontrakan Mataram, Polisi Ungkap Kronologi dan Sikap Keluarga

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:20 WIB

NTB Kembali Masuk 3 Besar Pariwisata Ramah Muslim Nasional, Sekda Ungkap Tantangan Berikutnya

Berita Terbaru

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Menghadiri Kegiatan Silaturahmi Pemikiran dan Tasyakur Satu Tahun Matadata Institute di Mataram.

Pemerintahan

Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks

Sabtu, 17 Okt 2026 - 12:00 WIB