Bappeda NTB Orkestrasi GEDSI untuk Atasi Kemiskinan Ekstrem dan Wujudkan Pembangunan Inklusif

Avatar

- Jurnalis

Senin, 29 September 2025 - 16:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Kepala Bappeda Provinsi NTB, Dr. Ir. H. Iswandi, M.Si., memberikan arahan strategis pada Lokakarya Sinkronisasi Hasil Musrenbang Tematik GEDSI dengan Dokumen RKPD 2026, Kamis (25/9/2025).

Dalam sambutannya, Iswandi menekankan pentingnya pengarusutamaan GEDSI (Gender Equality, Disability, and Social Inclusion), yang tidak hanya menjadi komitmen global, tetapi juga bagian dari target SDGs. Ia menegaskan bahwa fase implementasi harus segera dijalankan, bukan sekadar membangun persepsi atau memperkuat komitmen semata.

Baca Juga :  Dari Dapur ke Hutan: FP3HI Jadikan Perempuan Garda Terdepan Penjaga Alam NTB

“Sekarang kita masuk tahap implementasi. Program NTB Inklusif yang ada dalam RPJMD harus mampu mengorkestrasi agenda kesetaraan gender, disabilitas, dan inklusi sosial, termasuk pengentasan kemiskinan ekstrem,” tegas Iswandi.

Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan data secara detail, hingga by name, by address, agar intervensi program lebih tepat sasaran. Semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta berkomitmen mendukung prinsip GEDSI dalam setiap perencanaan dan pelaksanaan program.

Baca Juga :  Wagub NTB Warning Keras: Koperasi Merah Putih Wajib Jadi Mesin Ekonomi Rakyat, Jangan Cuma Jadi Pajangan

“Semua sektor harus memastikan tidak ada yang tertinggal. Baik perempuan, penyandang disabilitas, anak-anak, lansia, maupun kelompok rentan lainnya harus mendapatkan manfaat pembangunan,” tambahnya.

Iswandi menekankan pula perlunya kolaborasi lintas sektor, dengan dukungan APBD maupun APBN, untuk merealisasikan program NTB Inklusif. Melalui sinkronisasi hasil Musrenbang tematik dengan RKPD 2026, diharapkan agenda inklusif NTB dapat diimplementasikan secara nyata hingga lima tahun mendatang.

Berita Terkait

Satgas Desa Berdaya Resmi Dibentuk, Pemprov NTB Siap Sikat Program Tak Tepat Sasaran hingga ke Desa
Sekda NTB Abul Chair Tegaskan Desa Berdaya Jadi Mesin Utama Pengentasan Kemiskinan
Amerika Serikat Dalami Tambang Rakyat Lantung Sumbawa, Soroti Lingkungan dan Tata Kelola SDA
NTB Terapkan Metode Baru Percepat Penanganan Stunting, Desa Sakra Lombok Timur Jadi Pilot Project
Tambang Rakyat Lantung Sumbawa Jadi Perhatian Amerika Serikat
KPU NTB dan Bawaslu NTB Touring Monitoring Coktas di Lombok Utara, Pastikan Data Pemilih Akurat
TPA Kebon Kongok di NTB Berpotensi Hasilkan 9 Juta Ton Gas Metana per Tahun, Siap Jadi Sumber Energi Alternatif
Wakil Ketua DPRD Lalu Wirajaya Hadiri Penutupan MTQ XXXI NTB 2026, Dorong Lahirnya Generasi Qurani Berprestasi
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:05 WIB

Satgas Desa Berdaya Resmi Dibentuk, Pemprov NTB Siap Sikat Program Tak Tepat Sasaran hingga ke Desa

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:59 WIB

Sekda NTB Abul Chair Tegaskan Desa Berdaya Jadi Mesin Utama Pengentasan Kemiskinan

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:45 WIB

Amerika Serikat Dalami Tambang Rakyat Lantung Sumbawa, Soroti Lingkungan dan Tata Kelola SDA

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:27 WIB

NTB Terapkan Metode Baru Percepat Penanganan Stunting, Desa Sakra Lombok Timur Jadi Pilot Project

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:19 WIB

Tambang Rakyat Lantung Sumbawa Jadi Perhatian Amerika Serikat

Berita Terbaru

Suasana diskusi antara Delegasi Konsulat Amerika Serikat dan Bupati serta perangkat daerah Kabupaten Sumbawa terkait tambang rakyat Lantung.

Pemerintahan

Tambang Rakyat Lantung Sumbawa Jadi Perhatian Amerika Serikat

Rabu, 17 Jun 2026 - 14:19 WIB