APBD-P 2025 Lolos Evaluasi Kemendagri, DPRD NTB Kasih Lima Catatan Penting Untuk Gubernur

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 24 Oktober 2025 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram- DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat menggelar Rapat Paripurna Masa Persidangan Kesatu Tahun Sidang 2025/2026, dengan agenda utama penyampaian Laporan Badan Anggaran (Banggar) atas hasil pembahasan evaluasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025, serta penetapan hasil evaluasi oleh pimpinan DPRD dan sambutan Gubernur NTB.

Rapat yang dipimpin oleh Ketua DPRD NTB Hj. Baiq Isvie Rupaeda, S.H., M.H. ini dihadiri oleh para anggota DPRD, unsur Forkopimda Provinsi NTB, dan jajaran perangkat daerah lingkup Pemprov NTB. Gubernur NTB diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi NTB, H. Lalu Muh. Faozal, S.Sos., M.Si.

Dalam rapat tersebut, Akhdiansyah, S.H.I. membacakan laporan Badan Anggaran DPRD. Ia menyampaikan bahwa proses evaluasi yang dilakukan oleh Kemendagri merupakan langkah penting untuk memastikan kebijakan anggaran daerah selaras dengan peraturan perundang-undangan, kepentingan umum, serta prioritas pembangunan nasional dan daerah.

Berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 900.1.1.4-5806 Tahun 2025, Kemendagri menekankan pentingnya sinkronisasi arah kebijakan anggaran dengan proyeksi makro ekonomi NTB, yang meliputi pertumbuhan ekonomi sebesar 6–6,5 persen, tingkat pengangguran terbuka 2,19–2,79 persen, angka kemiskinan 12,7–13,1 persen, dan Gini Rasio 0,369–0,373.

Baca Juga :  Bulog Buka Keran Pembelian Jagung Rp5.500/Kg Tanpa Potongan, DPRD Sumbawa: Saatnya Petani Merdeka, Petani Bahagia

Dari sisi pendapatan daerah, Banggar mencatat tren pertumbuhan rata-rata 2,16 persen. Karena itu, Pemerintah Daerah diminta untuk mengoptimalkan potensi pajak dan retribusi daerah, menggali sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata, pertanian, dan perikanan, serta mendorong digitalisasi dan kemitraan investasi.

Kemendagri juga menyoroti pentingnya pergeseran dari belanja penunjang ke belanja pokok, penguatan sistem e-procurement, dan peningkatan pengawasan internal. Belanja daerah diarahkan untuk mendukung prioritas publik, dengan fokus pada pembangunan manusia (45,7%), tata kelola pemerintahan (26,5%), kesejahteraan (8,4%), dan ekonomi non-tambang (8,3%).

Selain itu, evaluasi Kemendagri menyoroti perlunya penajaman program daerah agar sinkron dengan prioritas nasional, seperti penurunan stunting, penghapusan kemiskinan ekstrem, pengendalian inflasi, program sekolah rakyat, makan bergizi gratis, swasembada pangan dan energi, serta peningkatan penggunaan produk dalam negeri hingga 40 persen.

Baca Juga :  Gubernur dan DPRD NTB Buktikan Kepedulian: Rp1 Miliar Lebih di APBD-P untuk Banjir Wera-Ambalawi Bima

Banggar DPRD NTB kemudian menyampaikan lima catatan penting:

  1. Seluruh catatan hasil evaluasi Kemendagri harus segera ditindaklanjuti oleh Pemprov dan DPRD, baik dari aspek legalitas, tahapan proses, maupun perbaikan substansi anggaran.
  2. Konsistensi data, sinkronisasi nomenklatur kegiatan, dan pergeseran komposisi belanja harus menjadi prioritas penyempurnaan.
  3. Disiplin fiskal dan efektivitas program perlu ditingkatkan agar hasil pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat.
  4. Reformulasi belanja penunjang menjadi belanja pokok penting dilakukan untuk memperkuat pelayanan publik.
  5. DPRD akan terus menjalankan fungsi pengawasan agar APBD benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat NTB.

Rapat ditutup dengan sambutan Sekretaris Daerah Provinsi NTB, H. Lalu Muh. Faozal, yang mewakili Gubernur. Ia menyampaikan apresiasi atas kerja sama DPRD dan Pemprov NTB dalam menindaklanjuti hasil evaluasi sebagai wujud komitmen bersama.

“Mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan berpihak pada masyarakat NTB,”terangnya.

Berita Terkait

Yuri Kemal Fadlullah Dikukuhkan Pimpin PBB, Ketua DPW PBB NTB Nadirah Al-Habsyi Tegaskan Soliditas Menuju Pemilu 2029
Ketua DPW PBB NTB Nadirah Al Habsyi Hadiri Rakernas PBB, Konsolidasi Nasional Matangkan Langkah Menuju Pemilu 2029
Ketua PSOI NTB Nurbaya Sari Apresiasi Seluruh Kontingen, Cabor Selancar Porprov XII NTB 2026 Resmi Ditutup Sukses
Daftar Peraih Medali Emas Cabor Selancar PSOI Porprov XII NTB 2026, Ini Nama-Nama Juaranya
Lomba Cabor PSOI Porprov XII NTB Berakhir Sukses, Juri Pastikan Fair Play dan Netral
Lombok Tengah Dominasi Selancar Porprov XII NTB 2026, Sabet Emas di Tiga Divisi PSOI
Porprov XII NTB 2026: PSOI Pertandingkan Tiga Divisi, 27 Atlet dari Enam Daerah Adu Kemampuan di Tanjung Aan
Kalungkan Medali di Porprov XII NTB, Anggota DPRD Dr. Syamsuriansyah Janji Kawal Pembinaan Atlet
Berita ini 90 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 00:44 WIB

Yuri Kemal Fadlullah Dikukuhkan Pimpin PBB, Ketua DPW PBB NTB Nadirah Al-Habsyi Tegaskan Soliditas Menuju Pemilu 2029

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:27 WIB

Ketua DPW PBB NTB Nadirah Al Habsyi Hadiri Rakernas PBB, Konsolidasi Nasional Matangkan Langkah Menuju Pemilu 2029

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:23 WIB

Ketua PSOI NTB Nurbaya Sari Apresiasi Seluruh Kontingen, Cabor Selancar Porprov XII NTB 2026 Resmi Ditutup Sukses

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:01 WIB

Daftar Peraih Medali Emas Cabor Selancar PSOI Porprov XII NTB 2026, Ini Nama-Nama Juaranya

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:22 WIB

Lomba Cabor PSOI Porprov XII NTB Berakhir Sukses, Juri Pastikan Fair Play dan Netral

Berita Terbaru