Solusi Murah Meriah ala Miq Iqbal: Ruang Rinjani Disulap Jadi Paripurna DPRD NTB, Kembali ke Khittah Lama

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 3 September 2025 - 18:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Polemik soal gedung baru DPRD NTB akhirnya menemukan solusi sementara. Ruang Rinjani di Kantor Gubernur NTB kini resmi disulap menjadi ruang paripurna DPRD. Keputusan ini diambil setelah melewati berbagai pertimbangan, mulai dari keterbatasan anggaran, efisiensi biaya, hingga pentingnya mempererat komunikasi antara legislatif dan eksekutif.

Gubernur NTB, Dr. Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar darurat, tapi sekaligus strategi efisiensi.

“Namanya juga solusi murah meriah. Fasilitas ini sudah ada, dan dulunya katanya memang ruang paripurna DPRD. Saya belum jadi gubernur waktu itu, tapi katanya ini ruang sidang utama DPRD. Jadi ya kembali ke khittah sajalah,” ujar Iqbal sambil tersenyum, usai rapat paripurna di Kantor Gubernur NTB, Rabu (3/9/2025).

Baca Juga :  Tanpa Bayar Tim, Tanpa EO, Pemprov NTB Biayai Fornas Rp25 Miliar, Gubernur Targetkan Perputaran Ekonomi Rp100 Miliar

Menurut Gubernur Iqbal, pemanfaatan Ruang Rinjani justru memberikan keuntungan strategis. Dengan satu atap, komunikasi antara pemerintah provinsi dan DPRD akan lebih mudah, terutama karena pembahasan kebijakan saat ini menumpuk akibat mundurnya jadwal RPJMD.

“Ini bagus, kalian jadi lebih dekat dengan eksekutif. Komunikasi bisa lebih intens, apalagi waktunya sangat sempit. Mundurnya RPJMD kemarin membuat banyak pembahasan tumpang tindih, jadi memang harus sering bertemu,” jelasnya.

Sebelumnya, sempat mencuat wacana pembangunan gedung baru DPRD NTB. Namun, hingga kini rencana tersebut masih menggantung. Beberapa opsi sempat diusulkan, termasuk menyewa gedung sementara seperti Hotel Grand Legi, tetapi ditolak karena dianggap membebani APBD.

“Justru DPRD dari awal minta sebisa mungkin tidak nyewa. Kalau bisa pakai yang sudah ada, hanya perbaiki sedikit-sedikit. Setelah dicek sama teman-teman OPD, ternyata masih bisa dipakai kok. Ruang komisi ada, ruang fraksi juga ada,” terang Iqbal.

Baca Juga :  NTB Koleksi Piagam Suci WTP ke-14, DPRD Bang Maman Bilang: Piagam Banyak, Tapi PAD Masih Bocor!

Dengan demikian, penggunaan Ruang Rinjani dianggap sebagai jalan tengah sampai ada kejelasan soal gedung baru DPRD.

Pemprov NTB memastikan langkah ini sejalan dengan prinsip efisiensi fiskal. Menurut Iqbal, pembangunan fasilitas baru atau penyewaan gedung berpotensi membengkakkan anggaran di tengah keterbatasan fiskal daerah.

“Tentu banyak alternatif lain, tapi fokus kita kan yang cepat dan murah,” tegasnya.

Langkah ini juga sejalan dengan arahan DPRD sendiri yang sejak awal meminta agar pemerintah provinsi memanfaatkan fasilitas yang sudah ada ketimbang membuat pengeluaran baru.

 

Berita Terkait

Satgas Desa Berdaya Resmi Dibentuk, Pemprov NTB Siap Sikat Program Tak Tepat Sasaran hingga ke Desa
Sekda NTB Abul Chair Tegaskan Desa Berdaya Jadi Mesin Utama Pengentasan Kemiskinan
Amerika Serikat Dalami Tambang Rakyat Lantung Sumbawa, Soroti Lingkungan dan Tata Kelola SDA
NTB Terapkan Metode Baru Percepat Penanganan Stunting, Desa Sakra Lombok Timur Jadi Pilot Project
Tambang Rakyat Lantung Sumbawa Jadi Perhatian Amerika Serikat
KPU NTB dan Bawaslu NTB Touring Monitoring Coktas di Lombok Utara, Pastikan Data Pemilih Akurat
TPA Kebon Kongok di NTB Berpotensi Hasilkan 9 Juta Ton Gas Metana per Tahun, Siap Jadi Sumber Energi Alternatif
Wakil Ketua DPRD Lalu Wirajaya Hadiri Penutupan MTQ XXXI NTB 2026, Dorong Lahirnya Generasi Qurani Berprestasi
Berita ini 102 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:05 WIB

Satgas Desa Berdaya Resmi Dibentuk, Pemprov NTB Siap Sikat Program Tak Tepat Sasaran hingga ke Desa

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:59 WIB

Sekda NTB Abul Chair Tegaskan Desa Berdaya Jadi Mesin Utama Pengentasan Kemiskinan

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:45 WIB

Amerika Serikat Dalami Tambang Rakyat Lantung Sumbawa, Soroti Lingkungan dan Tata Kelola SDA

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:27 WIB

NTB Terapkan Metode Baru Percepat Penanganan Stunting, Desa Sakra Lombok Timur Jadi Pilot Project

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:19 WIB

Tambang Rakyat Lantung Sumbawa Jadi Perhatian Amerika Serikat

Berita Terbaru

Suasana diskusi antara Delegasi Konsulat Amerika Serikat dan Bupati serta perangkat daerah Kabupaten Sumbawa terkait tambang rakyat Lantung.

Pemerintahan

Tambang Rakyat Lantung Sumbawa Jadi Perhatian Amerika Serikat

Rabu, 17 Jun 2026 - 14:19 WIB