Anggota DPRD NTB Nadirah di Rakerda KOPRI PMII Bali-Nusra: Totalitas Itu Kunci, Berorganisasi Harus Sepenuh Hati

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 31 Agustus 2025 - 09:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Dompu- Anggota DPRD NTB sekaligus Ketua DPW Partai Bulan Bintang (PBB) NTB, Nadirah Al-Habsyi, hadir memberikan materi dalam acara ospek mahasiswa STKIP Yapis Dompu dan pembukaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) KOPRI PKC PMII Bali-Nusa Tenggara di Hotel Trusina Dompu, Selasa (27/8/2025) Kemarin.

Dalam sambutannya, Nadirah Al-Habsyi menegaskan pentingnya totalitas dalam berorganisasi. Menurutnya, seorang kader, terutama kader perempuan, harus memiliki mental yang siap berjuang, tidak setengah hati, dan bersungguh-sungguh dalam mengembangkan potensi diri maupun organisasi.

“Dalam berorganisasi, kuncinya adalah totalitas. Kita tidak bisa sekadar hadir, sekadar nama, atau sekadar ikut. Kalau mau berkontribusi, lakukan dengan sepenuh hati. Tidak ada keberhasilan tanpa kesungguhan,” tegas Nadirah Al-Habsyi, dan juga Istri dari Sekwil GP Ansor NTB Arman Anwar itu disambut tepuk tangan para peserta.

Baca Juga :  Serbuan Ternak Pasca-Lebaran ke Jakarta: 11.472 Ekor Tinggalkan Sumbawa, Ribuan Masih Antri

Rakerda KOPRI PKC PMII Bali-Nusra kali ini menjadi momentum penting untuk menyusun arah gerak organisasi ke depan. Nadirah mengurai tiga fokus utama yang menjadi pondasi program kerja KOPRI:

1. Pemberdayaan Kader Perempuan PMII
Kader perempuan harus berani mengambil ruang, mengembangkan potensi, dan berperan aktif di semua lini kehidupan.

2. Mengawal Isu-Isu Perempuan
KOPRI harus menjadi garda depan dalam mengawal kebijakan publik dan memperjuangkan keadilan bagi perempuan di Bali-Nusra.

3. Peningkatan Kualitas Organisasi
Tujuan besar PMII hanya dapat tercapai jika kader memiliki kompetensi dan militansi yang seimbang, termasuk kemampuan mengelola organisasi secara profesional.

Sebagai Sekretaris Mabinda PKC PMII Bali-Nusra, Nadirah Al-Habsyi menegaskan komitmennya untuk mendampingi program kerja KOPRI. Dalam waktu dekat, ia bersama Ketua KOPRI PKC PMII Bali-Nusra berencana bertolak ke Kupang, NTT, untuk memberikan pendampingan awal, silaturahmi, serta motivasi bagi kader-kader KOPRI di Kupang agar terus bergerak dan berkembang.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Dukung Revitalisasi Irigasi dan Ketahanan Pangan NTB

“Perempuan PMII harus berani menembus batas. Jangan pernah takut bersuara, jangan ragu melangkah. Jadilah kader yang mandiri, kuat, dan berdaya,” ucapnya penuh semangat.

Dalam pesannya, Nadirah menegaskan bahwa totalitas adalah pondasi keberhasilan. Baik dalam organisasi, pekerjaan, maupun kehidupan sehari-hari, seseorang hanya akan mencapai hasil maksimal jika sepenuh hati menjalankannya.

“Kalau kita setengah-setengah, hasilnya juga setengah. Tapi kalau kita totalitas, hasilnya akan berlipat ganda. Totalitas itu bukan pilihan, tapi keharusan,” katanya menutup sesi materinya.

Acara Rakerda KOPRI PKC PMII Bali-Nusa Tenggara di Dompu ini diharapkan menjadi titik balik untuk memperkuat peran perempuan di tubuh PMII, mendorong pemberdayaan kader, serta menumbuhkan mental totalitas dalam menjalankan setiap amanah organisasi.

Berita Terkait

Diduga Telantarkan Istri Usai Jadi Ajudan Bupati, Polisi di Bima Sepakat Cerai Usai Disidang
Hardiknas 2026, Guru PPPK Paruh Waktu NTB di Era Iqbal-Dinda Dapat Insentif Rp500 Ribu
Dipaksakan dan Tak Sah, Subhan Bongkar Dugaan Kejanggalan Muscab PPP Dompu
PPP NTB Bergejolak, Marga Harun Sebut Muscab Dompu Tak Sah dan Bermasalah
Iqbal Libatkan Buruh di ‘Dapur Perda’, Skema PMI Disiapkan Putus Kemiskinan, Umi Dinda Ingatkan Ini
NTB ‘Sesak Napas,’ Badko HMI Bali-Nusra Bongkar Ketimpangan di Balik Mimpi Makmur Mendunia
Polisi di Bima Diduga Telantarkan Istri, Ajukan Cerai Usai Jadi Ajudan Bupati
Rinjani 100 Siap Digelar, 2.275 Pelari dari 38 Negara Bakal Taklukkan Gunung Rinjani
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:57 WIB

Diduga Telantarkan Istri Usai Jadi Ajudan Bupati, Polisi di Bima Sepakat Cerai Usai Disidang

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:23 WIB

Hardiknas 2026, Guru PPPK Paruh Waktu NTB di Era Iqbal-Dinda Dapat Insentif Rp500 Ribu

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:55 WIB

Dipaksakan dan Tak Sah, Subhan Bongkar Dugaan Kejanggalan Muscab PPP Dompu

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:32 WIB

PPP NTB Bergejolak, Marga Harun Sebut Muscab Dompu Tak Sah dan Bermasalah

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:48 WIB

Iqbal Libatkan Buruh di ‘Dapur Perda’, Skema PMI Disiapkan Putus Kemiskinan, Umi Dinda Ingatkan Ini

Berita Terbaru