SUMBAWAPOST.com, Dompu- Anggota DPRD NTB sekaligus Ketua DPW Partai Bulan Bintang (PBB) NTB, Nadirah Al-Habsyi, hadir memberikan materi dalam acara ospek mahasiswa STKIP Yapis Dompu dan pembukaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) KOPRI PKC PMII Bali-Nusa Tenggara di Hotel Trusina Dompu, Selasa (27/8/2025) Kemarin.
Dalam sambutannya, Nadirah Al-Habsyi menegaskan pentingnya totalitas dalam berorganisasi. Menurutnya, seorang kader, terutama kader perempuan, harus memiliki mental yang siap berjuang, tidak setengah hati, dan bersungguh-sungguh dalam mengembangkan potensi diri maupun organisasi.
“Dalam berorganisasi, kuncinya adalah totalitas. Kita tidak bisa sekadar hadir, sekadar nama, atau sekadar ikut. Kalau mau berkontribusi, lakukan dengan sepenuh hati. Tidak ada keberhasilan tanpa kesungguhan,” tegas Nadirah Al-Habsyi, dan juga Istri dari Sekwil GP Ansor NTB Arman Anwar itu disambut tepuk tangan para peserta.
Rakerda KOPRI PKC PMII Bali-Nusra kali ini menjadi momentum penting untuk menyusun arah gerak organisasi ke depan. Nadirah mengurai tiga fokus utama yang menjadi pondasi program kerja KOPRI:
1. Pemberdayaan Kader Perempuan PMII
Kader perempuan harus berani mengambil ruang, mengembangkan potensi, dan berperan aktif di semua lini kehidupan.
2. Mengawal Isu-Isu Perempuan
KOPRI harus menjadi garda depan dalam mengawal kebijakan publik dan memperjuangkan keadilan bagi perempuan di Bali-Nusra.
3. Peningkatan Kualitas Organisasi
Tujuan besar PMII hanya dapat tercapai jika kader memiliki kompetensi dan militansi yang seimbang, termasuk kemampuan mengelola organisasi secara profesional.
Sebagai Sekretaris Mabinda PKC PMII Bali-Nusra, Nadirah Al-Habsyi menegaskan komitmennya untuk mendampingi program kerja KOPRI. Dalam waktu dekat, ia bersama Ketua KOPRI PKC PMII Bali-Nusra berencana bertolak ke Kupang, NTT, untuk memberikan pendampingan awal, silaturahmi, serta motivasi bagi kader-kader KOPRI di Kupang agar terus bergerak dan berkembang.
“Perempuan PMII harus berani menembus batas. Jangan pernah takut bersuara, jangan ragu melangkah. Jadilah kader yang mandiri, kuat, dan berdaya,” ucapnya penuh semangat.
Dalam pesannya, Nadirah menegaskan bahwa totalitas adalah pondasi keberhasilan. Baik dalam organisasi, pekerjaan, maupun kehidupan sehari-hari, seseorang hanya akan mencapai hasil maksimal jika sepenuh hati menjalankannya.
“Kalau kita setengah-setengah, hasilnya juga setengah. Tapi kalau kita totalitas, hasilnya akan berlipat ganda. Totalitas itu bukan pilihan, tapi keharusan,” katanya menutup sesi materinya.
Acara Rakerda KOPRI PKC PMII Bali-Nusa Tenggara di Dompu ini diharapkan menjadi titik balik untuk memperkuat peran perempuan di tubuh PMII, mendorong pemberdayaan kader, serta menumbuhkan mental totalitas dalam menjalankan setiap amanah organisasi.









