Dua Petani Asal Donggo Meninggal Disambar Petir Saat Berteduh di Lahan Dompu, Tiga Lainnya Luka Parah

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 12 November 2025 - 19:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tragedi menggetarkan terjadi di lahan pertanian milik warga Desa Tolokalo, Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu. Dua petani asal Donggo, Kabupaten Bima, Meninggal seketika disambar petir saat berteduh dari hujan deras, sementara tiga rekan mereka mengalami luka serius dan dilarikan ke Puskesmas Kempo untuk mendapatkan perawatan medis.

SUMBAWAPOST.com| Dompu- Tragedi memilukan terjadi di Desa Tolokalo, Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu, Selasa (11/11/2025) sekitar pukul 11.40 Wita. Petir menyambar lahan pertanian milik warga dan menewaskan dua orang di tempat, sementara tiga lainnya mengalami luka-luka. Jajaran Polsek Kempo Polres Dompu bergerak cepat mengevakuasi seluruh korban ke Puskesmas Kempo.

Peristiwa naas itu terjadi di lahan milik Mustakim, berlokasi di So Moti To’i, Desa Tolokalo. Berdasarkan keterangan saksi yang juga korban selamat, saat kejadian sebanyak tujuh orang tengah membuat pondok di area pertanian. Hujan deras disertai petir memaksa mereka berteduh di bawah pondok. Namun seketika, sambaran petir menghantam lokasi tersebut dan mengenai lima orang sekaligus dua di antaranya meninggal dunia di tempat.

Baca Juga :  Petani Jangan Cemas, Bupati Dompu Pastikan Harga Jagung dan Gabah Aman, Soal Korupsi dan Kebocoran Pajak Siap Digempur

Begitu menerima laporan dari masyarakat, Kapolsek Kempo IPTU Jubaidin bersama anggotanya langsung menuju lokasi dan mengevakuasi para korban menggunakan kendaraan milik warga. Setibanya di Puskesmas Kempo, dua korban dinyatakan meninggal dunia, sementara tiga lainnya mendapat perawatan medis intensif.

“Begitu kami menerima laporan, kami langsung mendatangi lokasi untuk memastikan keselamatan para korban serta mengamankan situasi di TKP. Dua korban meninggal dunia langsung kami bantu evakuasi ke Puskesmas, kemudian kami kawal hingga ke rumah duka atas permintaan keluarga,” ujar Kapolsek Kempo IPTU Jubaidin.

Identitas Korban 

Korban meninggal dunia:

  1. Iswadin Tabrin (35), warga Dusun Pemukiman, Desa Bumi Pajo, Kecamatan Donggo, Kabupaten Bima.
  2. Sukrin Ahmad (45), Ketua BPD Bumi Pajo, warga Dusun Pemukiman, Desa Bumi Pajo, Kecamatan Donggo, Kabupaten Bima.
Baca Juga :  Jhon Meninggal Misterius, Karyawan Koperasi Bupati Dompu? Keluarga Lapor Polisi: Koperasi, Puskesmas dan Istri Siri Harus Diperiksa

Korban luka-luka:

  1. M. Ali (43)
  2. Muhammad Ridwan (23)
  3. Mustakim (45)
    Ketiganya merupakan warga Desa Bumi Pajo, Kecamatan Donggo, Kabupaten Bima.

Atas arahan Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., dua jenazah korban yang meninggal dunia dikawal langsung oleh personel Polsek Kempo menuju rumah duka di Desa Bumi Pajo. Pihak keluarga menyatakan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan visum maupun pemeriksaan lanjutan.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas kejadian tersebut.

“Kami keluarga besar Polres Dompu turut berbelasungkawa. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan bagi korban yang masih dirawat semoga segera pulih,” ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, situasi di lokasi kejadian dilaporkan aman dan kondusif, dengan personel Polsek Kempo masih melakukan monitoring dan koordinasi bersama pihak keluarga serta pemerintah setempat.

 

Berita Terkait

Halal Bihalal IKA Unram, Isvie Rupaeda Tegaskan Peran Alumni Jadi Kunci Kemajuan Kampus
Perpres 4/2026 Disorot, Sawah NTB Beralih Fungsi, Direktur Mi6: Ini Sawah atau Real Estate Sih?
Soal Reklamasi Amahami, Persatuan Pemuda NTB Desak Kejati Tangkap Wali Kota Bima
Sekda NTB dari Madura, Bukan Putra Daerah-Iqbal Tuntut Pejabat Kerja ‘Extraordinary’
Nama Gubernur NTB Muncul di Sidang Kasus ‘Dana Siluman’ DPRD, Saksi Akui Terima Perintah
Daftar Lengkap Pejabat NTB Beserta Posisi yang Dilantik Iqbal: 6 Bulan Jadi ‘Tiket’ Bertahan atau Angkat Kaki
Ketua FKMHB Ungkap Indikasi Error in Objecto Aset Serasuba, DPRD Bima Sebut Tanah Bukan Milik Pemkot
Pria Asal Sumenep Madura, Abul Chair Resmi Jadi Sekda NTB, Iqbal Ungkap Proses Panjang di Balik Layar
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 14:40 WIB

Halal Bihalal IKA Unram, Isvie Rupaeda Tegaskan Peran Alumni Jadi Kunci Kemajuan Kampus

Jumat, 10 April 2026 - 17:48 WIB

Perpres 4/2026 Disorot, Sawah NTB Beralih Fungsi, Direktur Mi6: Ini Sawah atau Real Estate Sih?

Jumat, 10 April 2026 - 17:01 WIB

Soal Reklamasi Amahami, Persatuan Pemuda NTB Desak Kejati Tangkap Wali Kota Bima

Jumat, 10 April 2026 - 09:58 WIB

Sekda NTB dari Madura, Bukan Putra Daerah-Iqbal Tuntut Pejabat Kerja ‘Extraordinary’

Kamis, 9 April 2026 - 22:38 WIB

Nama Gubernur NTB Muncul di Sidang Kasus ‘Dana Siluman’ DPRD, Saksi Akui Terima Perintah

Berita Terbaru