Cari Ikan Pulang Tinggal Nama, Pemancing Narmada Terseret Arus Ganas Belongas

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 27 September 2025 - 18:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Lombok Barat-Hobi memancing yang seharusnya jadi pelepas penat berubah duka. Mus Muliadi (50), warga Kembang Kuning, Narmada, ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus ganas di perairan Tebing Tanjung Penggeroh, Dusun Panggang, Desa Belongas, Kecamatan Sekotong, Minggu (21/9).

Pencarian yang berlangsung dramatis sejak Sabtu akhirnya berbuah hasil. Tim SAR gabungan menemukan tubuh Mus di kedalaman 20 meter, berjarak 50 meter dari titik ia terakhir terlihat.

Baca Juga :  DPRD NTB Dukung Open Bidding Eselon II: Gubernur Iqbal Harus Buktikan Meritokrasi Bukan Sekadar Janji

“Korban langsung dievakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara Mataram untuk penanganan lebih lanjut,” jelas Kasi Operasi dan Siaga Kantor SAR Mataram, Saidar Rahmanjaya.

Mus Muliadi sebelumnya dilaporkan hilang saat memancing di kawasan tebing dengan arus laut yang dikenal berbahaya. Warga sekitar segera melaporkan kejadian itu, memicu operasi penyelamatan besar-besaran.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Kantor SAR Mataram, Damkarmat Mataram, Polair Lombok Barat, Polsek Sekotong, BPBD Lombok Barat, serta nelayan setempat, berjibaku siang malam. Mereka mengerahkan penyelam, drone thermal, hingga Aqua Eye demi menyingkap misteri hilangnya korban.

Baca Juga :  Ketua Umum Badko HMI Bali Nusra Angkat Bicara Soal 5 Langkah DPD Pemuda Tani Indonesia NTB

“Korban ditemukan pada hari kedua pencarian,” tegas Saidar.

Dengan penemuan ini, operasi SAR resmi ditutup. Namun tragedi Belongas menjadi pengingat keras: di balik pesona alam, laut menyimpan bahaya yang tak bisa disepelekan.

 

Berita Terkait

Halal Bihalal IKA Unram, Isvie Rupaeda Tegaskan Peran Alumni Jadi Kunci Kemajuan Kampus
Perpres 4/2026 Disorot, Sawah NTB Beralih Fungsi, Direktur Mi6: Ini Sawah atau Real Estate Sih?
Soal Reklamasi Amahami, Persatuan Pemuda NTB Desak Kejati Tangkap Wali Kota Bima
Sekda NTB dari Madura, Bukan Putra Daerah-Iqbal Tuntut Pejabat Kerja ‘Extraordinary’
Nama Gubernur NTB Muncul di Sidang Kasus ‘Dana Siluman’ DPRD, Saksi Akui Terima Perintah
Daftar Lengkap Pejabat NTB Beserta Posisi yang Dilantik Iqbal: 6 Bulan Jadi ‘Tiket’ Bertahan atau Angkat Kaki
Ketua FKMHB Ungkap Indikasi Error in Objecto Aset Serasuba, DPRD Bima Sebut Tanah Bukan Milik Pemkot
Pria Asal Sumenep Madura, Abul Chair Resmi Jadi Sekda NTB, Iqbal Ungkap Proses Panjang di Balik Layar
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 14:40 WIB

Halal Bihalal IKA Unram, Isvie Rupaeda Tegaskan Peran Alumni Jadi Kunci Kemajuan Kampus

Jumat, 10 April 2026 - 17:48 WIB

Perpres 4/2026 Disorot, Sawah NTB Beralih Fungsi, Direktur Mi6: Ini Sawah atau Real Estate Sih?

Jumat, 10 April 2026 - 17:01 WIB

Soal Reklamasi Amahami, Persatuan Pemuda NTB Desak Kejati Tangkap Wali Kota Bima

Jumat, 10 April 2026 - 09:58 WIB

Sekda NTB dari Madura, Bukan Putra Daerah-Iqbal Tuntut Pejabat Kerja ‘Extraordinary’

Kamis, 9 April 2026 - 22:38 WIB

Nama Gubernur NTB Muncul di Sidang Kasus ‘Dana Siluman’ DPRD, Saksi Akui Terima Perintah

Berita Terbaru