SUMBAWAPOST.com |™ Dompu- Proyek Pertambangan Mineral Hu’u di Kabupaten Dompu menyimpan Potensi Deposit Bijih yang diperkirakan Mencapai 3 Miliaran ton.
Untuk mengembangkan Tambang Tembaga dan Emas tersebut, PT Sumbawa Timur Mining (STM) mulai mempersiapkan berbagai Infrastruktur pendukung, mulai dari jalan khusus Tambang hingga rencana Pembangunan Bandar Udara.
Meski memiliki potensi besar, pengembangan proyek Hu’u bukan perkara sederhana. Karakteristik Endapan Mineral yang berada jauh di bawah permukaan bumi dengan temperatur ekstrem membuat kegiatan penambangan membutuhkan kajian teknis dan persiapan yang sangat terperinci.
Kepala Bagian Perizinan dan Government Relations PT STM, Zulaika, menjelaskan bahwa proyek Hu’u saat ini masih berada dalam fase studi kelayakan (feasibility study/FS) dan eksplorasi lanjutan.
Dokumen studi kelayakan telah diserahkan kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk dievaluasi sebagai persyaratan penting sebelum proyek memasuki tahap Konstruksi dan Operasi Produksi.
Berdasarkan data Eksplorasi, potensi deposit Bijih di Wilayah Hu’u diperkirakan mencapai kisaran 3 Miliar ton.
“Proyek ini memang memiliki tantangan yang cukup kompleks, baik dari sisi teknis maupun nonteknis. Karena karakteristik depositnya berada di bawah tanah dan memiliki suhu yang sangat tinggi, diperlukan kajian serta persiapan yang sangat detail agar kegiatan penambangan nantinya dapat berjalan dengan aman,” jelas Zulaika.
Di tengah proses evaluasi dokumen dan penyelesaian perizinan, PT STM mengaku terus mematangkan berbagai persiapan untuk mendukung pengembangan proyek pertambangan tersebut.
Sejumlah fasilitas infrastruktur yang disiapkan meliputi pembangunan akses jalan khusus Tambang, Dermaga bongkar muat logistik, penyediaan infrastruktur kelistrikan, hingga masterplan Pembangunan Bandar Udara pendukung.
Persiapan tersebut dilakukan agar pembangunan dapat segera berlanjut ketika seluruh persyaratan dan perizinan terpenuhi.
“Kami tidak tinggal diam menunggu proses perizinan. Berbagai persiapan dan fasilitas pendukung terus kami siapkan agar ketika seluruh persyaratan dan perizinan terpenuhi, proyek ini dapat segera melangkah ke tahap berikutnya,” ungkapnya.
Zulaika juga menyampaikan apresiasi terhadap Kondusivitas Sosial dan dukungan Positif Masyarakat di sekitar Wilayah Operasional Perusahaan.
Menurutnya, dukungan pemerintah daerah diperlukan untuk memperkuat komunikasi strategis dengan Pemerintah Pusat, terutama dalam mendorong Kepastian Hukum bagi pengembangan investasi tersebut.
Sebelumnya, Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Abul Chair, menerima audiensi manajemen PT STM di ruang kerjanya, Mataram, Rabu (4/11/2026).
Pemprov NTB berharap proyek pertambangan Hu’u nantinya dapat memberikan manfaat Ekonomi jangka panjang dan berkontribusi terhadap Kemakmuran Masyarakat Daerah.
Dalam pertemuan itu, Abul Chair mendorong penguatan koordinasi antara Perusahaan dan Pemerintah Daerah agar pengembangan proyek Hu’u berjalan secara bertahap dengan memperhatikan aspek teknis, lingkungan, serta sosial Masyarakat.
Penulis : SUMBAWAPOST.com











