SUMBAWAPOST.com |™ Mataram- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mendorong percepatan pengembangan Proyek Pertambangan Mineral Hu’u yang dikelola PT Sumbawa Timur Mining (STM) di Kabupaten Dompu. Proyek strategis tersebut diharapkan mampu memberikan dampak Ekonomi jangka panjang bagi Masyarakat dan Daerah.
Dorongan itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB, Abul Chair, saat menerima audiensi jajaran manajemen PT STM di ruang kerjanya, Mataram, Rabu (4/11/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Abul Chair menekankan pentingnya penguatan koordinasi dan kolaborasi antara Perusahaan dengan Pemerintah Daerah.
Menurutnya, sinergi diperlukan untuk mengawal setiap tahapan pengembangan proyek agar memberikan dampak berganda (Multiplier Effect) bagi Perekonomian NTB.
Meski demikian, ia mengingatkan agar pengembangan tambang berskala besar tidak dilakukan secara tergesa-gesa. Perencanaan harus memperhatikan berbagai aspek, terutama dampak terhadap lingkungan dan kehidupan sosial masyarakat.
“Tambang ini tentu bukan sesuatu yang harus kita lakukan secara tergesa-gesa. Ini pembangunan jangka panjang, sehingga perlu dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan berbagai aspek,” ujar Sekda.
Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah proses perizinan strategis di tingkat Pemerintah Pusat.
Melalui laporan terperinci tersebut, Pemprov NTB diharapkan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi proyek. Dengan demikian, Pemerintah Daerah dapat membantu menjembatani komunikasi sekaligus mengawal percepatan penyelesaian Perizinan sesuai Kewenangannya.
Sementara itu, Kepala Bagian Perizinan dan Government Relations PT STM, Zulaika, menjelaskan bahwa proyek Hu’u masih berada pada tahap studi kelayakan (feasibility study/FS) dan eksplorasi lanjutan.
Dokumen studi kelayakan telah diserahkan kepada Kementerian ESDM untuk dievaluasi sebagai salah satu persyaratan menuju tahap Konstruksi dan Operasi Produksi
Zulaika mengatakan, perusahaan terus melakukan berbagai persiapan meskipun masih menunggu penyelesaian instrumen perizinan di Pemerintah Pusat.
“Kami tidak tinggal diam menunggu proses perizinan. Berbagai persiapan dan fasilitas pendukung terus kami siapkan agar ketika seluruh persyaratan dan perizinan terpenuhi, proyek ini dapat segera melangkah ke tahap berikutnya,” ungkapnya.
PT STM juga mengapresiasi kondisi sosial masyarakat di sekitar wilayah operasional yang dinilai kondusif serta dukungan positif terhadap pengembangan proyek tersebut.
Perusahaan berharap fasilitasi Pemprov NTB dapat memperlancar komunikasi strategis dengan pemerintah pusat sehingga investasi pertambangan Hu’u memperoleh kepastian hukum untuk melangkah ke tahap berikutnya.
Audiensi tersebut turut dihadiri Kepala Dinas ESDM Provinsi NTB dan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB.
Penulis : SUMBAWAPOST.com











