Guru SD di Dompu Diduga Dianiaya, Pelaku Nyaris Jadi Sasaran Amarah Warga

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 4 November 2026 - 10:47 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Terlihat Warga, Guru dan Siswa Dalam Kasus Dugaan Penganiayaan Terhadap Seorang Guru di SDN 15 Woja, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu. Terduga Pelaku berhasil Diamankan Polisi Setelah Situasi Sempat Memanas.

Terlihat Warga, Guru dan Siswa Dalam Kasus Dugaan Penganiayaan Terhadap Seorang Guru di SDN 15 Woja, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu. Terduga Pelaku berhasil Diamankan Polisi Setelah Situasi Sempat Memanas.

SUMBAWAPOST.com |™Dompu- Dugaan Penganiayaan terhadap Seorang Guru berinisial M (44) di lingkungan SDN 15 Woja, Desa Riwo, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, Selasa (3/11/2026), nyaris memicu aksi main hakim sendiri. Sejumlah warga sempat tersulut amarah terhadap pria berinisial MAJ (29) yang diduga menganiaya korban.

Akibat kejadian tersebut, M mengalami luka pada bagian belakang kepala hingga harus mendapatkan perawatan medis di RSUD Dompu. Peristiwa itu diduga dipicu kesalahpahaman saat korban dan terduga pelaku berkomunikasi di ruang Guru.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Woja IPTU Rachmat Ratri Anggoro, memerintahkan personel piket bersama Bhabinkamtibmas Desa Riwo AIPDA Heri yang dipimpin KSPK II AIPTU Hermawan untuk mendatangi lokasi kejadian.

Situasi yang sempat memanas membuat personel kepolisian melakukan pendekatan persuasif kepada warga. “Petugas juga berkoordinasi untuk meminta penambahan kekuatan guna mengantisipasi tindakan main hakim sendiri,”ungkap Kapolsek.

Atas arahan Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin sekitar pukul 12.45 Wita, personel Polres Dompu bersama jajaran Polsek Woja tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi.

Kapolres Dompu mengarahkan jajarannya agar mengutamakan pendekatan persuasif dalam mengamankan terduga pelaku.

“Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah situasi semakin memanas dan menghindari tindakan main hakim sendiri,”ujarnya.

Melalui pendekatan tersebut, MAJ akhirnya berhasil diamankan dan dibawa ke Mapolres Dompu untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Baca Juga :  Praperadilan Ditolak, SEMMI NTB Nilai Anggota DPRD NTB Golkar EL Ulur Waktu-Kuasa Hukum Desak Polisi Lakukan Jemput Paksa

Kasat Reskrim Polres Dompu IPTU Fitrawan Dwi Ramadhani, menjelaskan bahwa penyidik masih mendalami kasus dugaan penganiayaan tersebut.

Menurut Fitrawan, pemeriksaan dilakukan terhadap terduga pelaku, termasuk meminta keterangan saksi serta mendalami alat bukti dan hasil pemeriksaan medis korban.

“Saya mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi, menghindari tindakan main hakim sendiri, serta mempercayakan penanganan perkara kepada kepolisian sesuai ketentuan hukum yang berlaku,”pesannya.

 

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

125 Dapur MBG di NTB Disuspend, BGN Perketat Pengawasan hingga CCTV Terhubung ke Pusat
Antrean Kayangan-Poto Tano Mengular hingga 3 Jam, Pemprov NTB Ungkap Penyebabnya
7.364 Anak Lombok Barat Putus Sekolah, Gubernur NTB Siapkan Jurus Jemput Bola
7.364 Anak di Lombok Barat Putus Sekolah, Mayoritas Lulusan SMP Tak Bisa Lanjut ke SMA
Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit
Kapolda NTB Turun Langsung Gerebek Sarang Narkoba di Mataram, 2 Kg Sabu dan 265 Ekstasi Disita
800 Dataset NTB Terkoneksi ke Kemendagri, Persentase Integrasinya Tertinggi se-Indonesia
NTB Luncurkan Dashboard Eksekutif, Cara Baru Pemprov Ambil Keputusan Berbasis Data
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 21:04 WIB

125 Dapur MBG di NTB Disuspend, BGN Perketat Pengawasan hingga CCTV Terhubung ke Pusat

Rabu, 4 November 2026 - 17:55 WIB

Antrean Kayangan-Poto Tano Mengular hingga 3 Jam, Pemprov NTB Ungkap Penyebabnya

Rabu, 4 November 2026 - 13:42 WIB

7.364 Anak Lombok Barat Putus Sekolah, Gubernur NTB Siapkan Jurus Jemput Bola

Rabu, 4 November 2026 - 13:16 WIB

7.364 Anak di Lombok Barat Putus Sekolah, Mayoritas Lulusan SMP Tak Bisa Lanjut ke SMA

Rabu, 4 November 2026 - 10:47 WIB

Guru SD di Dompu Diduga Dianiaya, Pelaku Nyaris Jadi Sasaran Amarah Warga

Berita Terbaru