SUMBAWAPOST.com | Mataram- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Barat bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi NTB melakukan touring monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan Pencocokan dan Penelitian Terbatas (Coktas) di Kabupaten Lombok Utara sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas dan akurasi data pemilih berkelanjutan.
Kegiatan yang berlangsung pada Senin (15/6/2026) tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Semester I Tahun 2026 berjalan sesuai prosedur dan menghasilkan data pemilih yang valid, akurat, serta mutakhir.
Jajaran KPU NTB dan Bawaslu NTB turun langsung ke lapangan guna memantau proses verifikasi dan pemutakhiran data pemilih yang dilakukan petugas. Monitoring ini juga menjadi bentuk sinergi antarlembaga dalam menjaga kualitas data kepemiluan sebagai salah satu fondasi penting penyelenggaraan pemilu yang demokratis dan berintegritas.
Tim monitoring melakukan pengecekan langsung ke sejumlah lokasi sasaran untuk memastikan setiap perubahan data pemilih dapat ditindaklanjuti dengan tepat, mulai dari proses pencocokan hingga verifikasi lapangan.
Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Provinsi NTB, Bukhari, menjelaskan bahwa pelaksanaan Coktas difokuskan pada sejumlah kategori data yang membutuhkan pembaruan secara berkala.
“Fokus pelaksanaan Coktas mencakup pemilih yang telah meninggal dunia, pemilih yang pindah masuk maupun pindah keluar daerah, sarana perbaikan data dari Bawaslu, serta berbagai laporan dan pengaduan masyarakat yang masuk melalui aplikasi Govote,” ujar Bukhari.
Selain melakukan pengawasan dan evaluasi, jajaran KPU NTB dan Bawaslu NTB juga berdialog langsung dengan petugas lapangan serta masyarakat guna menyerap berbagai masukan terkait pelaksanaan pemutakhiran data pemilih.
Masukan tersebut dinilai penting sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas layanan administrasi kepemiluan sekaligus memastikan data pemilih yang tersusun benar-benar sesuai dengan kondisi riil di lapangan.
Menurut Bukhari, kegiatan monitoring dan evaluasi tidak hanya bertujuan memastikan prosedur berjalan dengan baik, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat kualitas data pemilih di seluruh wilayah NTB.
“Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, KPU NTB dan Bawaslu NTB berharap pelaksanaan Coktas di Kabupaten Lombok Utara dapat menjadi salah satu contoh praktik baik dalam penyelenggaraan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi NTB,” katanya.
Ia menambahkan, upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen bersama dalam menjaga integritas data pemilih sebagai fondasi utama penyelenggaraan pemilu yang berkualitas.
“Dengan data pemilih yang terus diperbarui secara berkelanjutan, diharapkan hak pilih masyarakat dapat terjamin dan seluruh tahapan kepemiluan ke depan dapat berjalan lebih baik, transparan, serta akuntabel,” pungkasnya.
Melalui touring monitoring yang dilakukan secara langsung di lapangan, KPU NTB dan Bawaslu NTB berharap kualitas data pemilih di seluruh daerah semakin akurat sehingga hak konstitusional masyarakat dapat terjaga dengan baik pada setiap tahapan pemilu dan pemilihan yang akan datang.
Penulis : SUMBAWAPOST.com










