SUMBAWAPOST.com | Bima- Upaya memperkuat budaya literasi dan meningkatkan kualitas pendidikan dasar di Kabupaten Bima terus menunjukkan geliat positif. Setelah melalui proses rehabilitasi, perpustakaan SDN Sowa di Kecamatan Soromandi kini siap diresmikan sebagai ruang belajar sekaligus ruang tumbuh baru bagi anak-anak di wilayah pesisir.
Revitalisasi perpustakaan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara YAPPIKA ActionAid bersama mitra lokal YISA Ambalawi melalui Program Sekolah Aman yang berfokus pada penguatan pendidikan dan literasi di delapan sekolah dampingan di Kabupaten Bima.
Sebelum direhabilitasi, kondisi perpustakaan SDN Sowa mengalami kerusakan berat dan tidak dapat difungsikan selama beberapa tahun. Situasi ini membuat fasilitas tersebut tidak lagi mampu menunjang aktivitas belajar siswa, terutama dalam penguatan literasi dan numerasi.
Melihat kondisi tersebut, kedua lembaga melakukan intervensi melalui rehabilitasi sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang kemampuan literasi anak.
Program Officer YISA Ambalawi, Hersan Hadi, menegaskan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata.
“Program pendampingan lahir dari hasil riset awal terhadap kondisi literasi dan numerasi siswa di delapan sekolah dampingan di Kabupaten Bima yang menunjukkan masih rendahnya kemampuan dasar siswa,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (10/5/2026).

Selain memperbaiki bangunan perpustakaan, program ini juga diikuti dengan distribusi berbagai bahan bacaan dan media pembelajaran untuk meningkatkan minat baca siswa.
Pada tahun kedua pelaksanaan program, sebanyak 7.450 buku, 40 kotak mainan kayu pembelajaran suku kata, serta 80 sempoa telah disalurkan ke sekolah-sekolah dampingan. Sementara pada tahun pertama, bantuan berupa majalah anak, buku cerita, buku membaca dan berhitung, hingga alat bantu belajar lainnya juga telah diberikan.
Peresmian perpustakaan ini direncanakan akan dilakukan oleh Irfan Zubaidy pada Senin siang (11/5/2026), dengan dihadiri berbagai pemangku kepentingan di sektor pendidikan serta masyarakat setempat.
Tidak sekadar seremoni, kegiatan tersebut juga akan diisi dengan agenda cross learning antarguru dari delapan sekolah dampingan di Kecamatan Soromandi dan Wera sebagai upaya berbagi praktik baik dalam pembelajaran.
Kehadiran perpustakaan SDN Sowa kini diharapkan tidak hanya menjadi bangunan baru, tetapi juga menjadi simbol tumbuhnya harapan baru pendidikan di Desa Kananta, Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima,
bahwa kolaborasi antara organisasi, sekolah, dan masyarakat mampu menghadirkan ruang belajar yang lebih hidup, inklusif, dan berdampak bagi masa depan anak-anak di wilayah pesisir.
Penulis : SUMBAWAPOST.com










