Jelang Mudik Lebaran, DPRD NTB Ingatkan: Rumah Kosong di Mataram Rawan, Pengamanan Harus Diperketat

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi I DPRD NTB Moh. Akri saat memberikan keterangan terkait pentingnya pengamanan lingkungan di Kota Mataram menjelang arus mudik Lebaran.

Ketua Komisi I DPRD NTB Moh. Akri saat memberikan keterangan terkait pentingnya pengamanan lingkungan di Kota Mataram menjelang arus mudik Lebaran.

SUMBAWAPOST.com | Mataram- Ketua Komisi I DPRD NTB, Moh. Akri, mendorong aparat penegak hukum dan aparat keamanan untuk memperkuat langkah-langkah preventif dalam menjaga keamanan lingkungan di Kota Mataram menjelang arus mudik Lebaran.

Menurut Akri, penguatan pengamanan menjadi krusial mengingat Mataram merupakan pusat aktivitas ekonomi dan pendidikan di Nusa Tenggara Barat yang dihuni masyarakat dari berbagai daerah. Saat musim mudik, banyak warga memilih pulang ke kampung halaman, sehingga rumah-rumah ditinggalkan dalam kondisi kosong dan rawan kejahatan.

“Kota Mataram dihuni banyak masyarakat dari Bima, Dompu, Sumbawa, hingga daerah lain di Indonesia. Ketika mereka pulang kampung saat Lebaran, tentu banyak rumah yang ditinggalkan. Ini perlu diantisipasi sejak dini,” ujar Akri saat diwawancarai usai kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama pimpinan dan anggota DPRD NTB, Selasa (10/3/2026) di Mataram.

Baca Juga :  Gegap Gempita Pelantikan Himpaudi Dompu! Nyonya Onti Farianti: Himpaudi Adalah Pilar Penting Pendidikan Anak

Ia menilai, peran aparat keamanan melalui pendekatan polisi masyarakat (Polmas) perlu dioptimalkan untuk memperkuat pencegahan di lingkungan permukiman.

“Di beberapa wilayah sudah ada polisi masyarakat atau polmas. Ini perlu dimaksimalkan oleh aparat penegak hukum, khususnya di Kota Mataram, agar ada langkah preventif untuk mengantisipasi rumah kosong yang ditinggal pemiliknya pulang kampung,” katanya.

Selain itu, Akri menekankan pentingnya koordinasi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat agar situasi tetap kondusif selama periode mudik berlangsung.

Ia juga mengimbau warga yang akan meninggalkan rumah dalam waktu cukup lama untuk meningkatkan kewaspadaan dengan langkah sederhana, seperti menitipkan rumah kepada tetangga atau melaporkannya kepada pengurus lingkungan setempat.

Baca Juga :  Matangkan Program Desa Berdaya Transformatif, Pemprov NTB Targetkan 40 Desa Keluar dari Kemiskinan Ekstrem 2026

“Kalau meninggalkan rumah, sebaiknya dititipkan kepada tetangga atau dilaporkan kepada lingkungan setempat agar bisa ikut diawasi. Dengan begitu, keamanan lingkungan tetap terjaga,” jelasnya.

Lebih jauh, Akri berharap sistem keamanan lingkungan (siskamling) serta patroli rutin aparat keamanan dapat diintensifkan guna mencegah potensi tindak kriminal selama banyak rumah ditinggalkan pemiliknya.

Menurut dia, langkah preventif yang terencana akan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang mudik, sehingga dapat menjalani perjalanan dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap kondisi rumah.

“Intinya pengamanan harus diperkuat supaya tidak ada masyarakat yang dirugikan ketika meninggalkan Kota Mataram,” pungkasnya.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Rinjani 100 Siap Digelar, 2.275 Pelari dari 38 Negara Bakal Taklukkan Gunung Rinjani
Proyek Jalan Lenangguar-Lunyuk, Dewan NTB Fakhruddin Rob Warning Keras: Target 20 Mei, Molor Siap Dipidanakan
DPR RI Mori Hanafi Turun Gunung, Soroti Bendungan Pelaparado yang Kritis dan Butuh Rp90 Miliar untuk 3.895 Hektare
Wali Kota Bima ‘Ngantor’ ke Jakarta, Jemput Proyek PUPR: Kota BISA Siap Disulap Lebih Kece
Stok Beras Gudang Bulog NTB Tembus 130 Ribu Ton, Aman untuk Kebutuhan hingga 2 Tahun
Dilaporkan Soal Sebar Nomor Gubernur NTB, Rohyatil Buka Fakta di Polda: Itu Bukan Data Pribadi
Pimpinan dan Anggota DPRD NTB Menyampaikan Ucapan Selamat Hari Otonomi Daerah XXX Tahun 2026
Satpol PP NTB ‘Berubah Haluan’ di HUT ke-76, Dari Penertiban ke Bazar Pangan Murah
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 16:11 WIB

Rinjani 100 Siap Digelar, 2.275 Pelari dari 38 Negara Bakal Taklukkan Gunung Rinjani

Selasa, 28 April 2026 - 16:00 WIB

Proyek Jalan Lenangguar-Lunyuk, Dewan NTB Fakhruddin Rob Warning Keras: Target 20 Mei, Molor Siap Dipidanakan

Selasa, 28 April 2026 - 15:15 WIB

DPR RI Mori Hanafi Turun Gunung, Soroti Bendungan Pelaparado yang Kritis dan Butuh Rp90 Miliar untuk 3.895 Hektare

Selasa, 28 April 2026 - 12:42 WIB

Wali Kota Bima ‘Ngantor’ ke Jakarta, Jemput Proyek PUPR: Kota BISA Siap Disulap Lebih Kece

Selasa, 28 April 2026 - 12:24 WIB

Stok Beras Gudang Bulog NTB Tembus 130 Ribu Ton, Aman untuk Kebutuhan hingga 2 Tahun

Berita Terbaru