Pesan Tegas Ketua DPRD NTB: Pejabat Jangan Sibuk Sendiri, Empati Sosial Harus Dihidupkan

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 10 Maret 2026 - 22:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD NTB Baiq Isvie Rupaeda dan Anggota Serta Forkompinda bersama Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri saat menghadiri acara buka puasa bersama DPRD NTB dan Pemprov NTB di Mataram.

Ketua DPRD NTB Baiq Isvie Rupaeda dan Anggota Serta Forkompinda bersama Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri saat menghadiri acara buka puasa bersama DPRD NTB dan Pemprov NTB di Mataram.

SUMBAWAPOST.com | Mataram- Ketua DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Baiq Isvie Rupaeda, mengingatkan pentingnya memperkuat kepekaan sosial serta komunikasi antarlembaga dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah. Pesan tersebut disampaikannya dalam acara buka puasa bersama DPRD NTB dengan Pemerintah Provinsi NTB di Prime Park Hotel Mataram, Selasa, (10/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana Ramadan itu turut dihadiri Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, jajaran Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), serta Forum Wartawan Parlemen.

Dalam sambutannya, Isvie menekankan bahwa Ramadan seharusnya menjadi momentum untuk menumbuhkan kembali kepekaan sosial di tengah kesibukan menjalankan tugas pemerintahan.

“Sering kali kita terlalu sibuk dengan pekerjaan dan urusan kita sendiri. Padahal di sekitar kita ada orang yang sedang mengalami kesulitan. Ramadan seharusnya menjadi waktu untuk melatih kepekaan kita, bagaimana merasakan apa yang dirasakan orang lain,” ujar Isvie.

Ia menilai empati sosial merupakan elemen penting dalam kepemimpinan. Menurut dia, seorang pemimpin tidak cukup hanya berfokus pada aspek administratif, tetapi juga harus mampu memahami kondisi nyata masyarakat.
Di sisi lain, Isvie menyoroti pentingnya komunikasi sebagai fondasi dalam membangun tata kelola pemerintahan yang efektif. Hubungan antara pemerintah daerah, DPRD, dan para pemangku kepentingan, menurutnya, harus dijaga melalui komunikasi yang terbuka dan saling menghargai.

Baca Juga :  Pocari Sweat Run 2025 Siap Digelar di Mandalika, Gubernur NTB Dorong Keterlibatan UMKM dan Karang Taruna

“Komunikasi adalah hal yang sangat penting, baik dalam pemerintahan, politik maupun kehidupan sosial. Tanpa komunikasi yang baik, banyak hal bisa disalahpahami,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa dinamika global yang terus berkembang, mulai dari tekanan ekonomi hingga potensi krisis, menuntut adanya koordinasi yang kuat antar pihak, termasuk dengan unsur keamanan dan masyarakat.
Karena itu, ia mengajak seluruh elemen untuk memperkuat kerja sama dan berbagi informasi guna mengantisipasi berbagai persoalan yang mungkin muncul di daerah.

Selain itu, Isvie menegaskan peran media sebagai mitra strategis dalam menjaga transparansi pemerintahan. Namun, ia mengingatkan agar setiap informasi yang disampaikan tetap mengedepankan akurasi dan kebenaran, terutama di tengah derasnya arus informasi digital.

“Dengan banyaknya media dan kemudahan menyebarkan informasi, kita harus lebih berhati-hati. Jangan sampai hal-hal yang belum jelas kebenarannya disebarkan sehingga menimbulkan persoalan baru,” ujarnya.

Ia berharap media tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga mampu memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang menyesatkan.

Baca Juga :  Sejumlah Pasal ‘Perda Pasar Lombok Tengah’ Diminta Dicabut

Di akhir sambutannya, Isvie menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah dan para wartawan atas dukungan terhadap kinerja DPRD. Ia berharap momentum kebersamaan dalam acara tersebut dapat mempererat hubungan kerja ke depan. “Semoga kebersamaan ini membawa manfaat dan langkah kita ke depan menjadi lebih baik,” kata Isvie.

Sementara itu, Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri yang akrab disapa Umi Dinda menilai kegiatan buka puasa bersama menjadi ruang strategis untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah, DPRD, dan media.
Ia mengapresiasi inisiatif DPRD NTB yang menggelar pertemuan tersebut dalam suasana Ramadan, yang dinilai mampu mempererat koordinasi sekaligus membangun hubungan kerja yang lebih terbuka.

“Kita semua memiliki tanggung jawab yang sama untuk membangun daerah ini. Karena itu komunikasi dan kebersamaan seperti ini perlu terus dijaga,” ujar Umi Dinda.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh pemerintah semata, melainkan juga oleh sinergi antara legislatif, eksekutif, serta dukungan masyarakat dan media.

Ia menambahkan, komunikasi yang terjalin dengan baik akan mempermudah pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan serta merespons berbagai tantangan pembangunan di Nusa Tenggara Barat.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Tanah Wakaf Kuripan Kembali Memanas, Eksekusi 2026 Dipersoalkan, Justice Law Firm Angkat Bicara
Gubernur NTT Puji Gerak Cepat Gubernur NTB Iqbal Bantu Korban Gempa Flores
UMKM KSB Mau Naik Kelas, Komisi II DPRD Cari ‘Resep’ ke Diskop UKM NTB
Produksi Cuma 40 Ribu Ton, Kebutuhan 600 Ribu Ton: Sembalun Jadi Benteng Bawang Putih RI
Sembalun Jadi Benteng Bawang Putih RI, Perang Lawan Impor Dimulai dari Kaki Rinjani
2.494 Warga Sumbawa Tercatat Alami Gangguan Jiwa, Bupati Jarot Dorong Rumah Singgah ODGJ
Gubernur NTB Blusukan ke Pengungsian Korban Gempa NTT, Bawa Cokelat untuk Anak-Anak
Saat NTT Diguncang Gempa, Gubernur NTB Turun Langsung: Kami Datang Sebagai Saudara
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:55 WIB

Tanah Wakaf Kuripan Kembali Memanas, Eksekusi 2026 Dipersoalkan, Justice Law Firm Angkat Bicara

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:19 WIB

Gubernur NTT Puji Gerak Cepat Gubernur NTB Iqbal Bantu Korban Gempa Flores

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:30 WIB

UMKM KSB Mau Naik Kelas, Komisi II DPRD Cari ‘Resep’ ke Diskop UKM NTB

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:03 WIB

Produksi Cuma 40 Ribu Ton, Kebutuhan 600 Ribu Ton: Sembalun Jadi Benteng Bawang Putih RI

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:53 WIB

Sembalun Jadi Benteng Bawang Putih RI, Perang Lawan Impor Dimulai dari Kaki Rinjani

Berita Terbaru