Tim gabungan menyisir hutan dan lereng ekstrem. Yang ditemukan bukan korban, melainkan sisa-sisa yang memicu lebih banyak pertanyaan.
SUMBAWAPOST.com | Bima Kota- Pencarian lanjutan terhadap Kifen Jamrud kembali dilakukan akhir Desember 2025, namun hasilnya justru menambah tanda tanya besar.
Tim gabungan yang menyisir kawasan Gunung Sangeang Api hanya menemukan kerangka kepala, tanduk menjangan, serta potongan tulang yang diduga milik hewan.

Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro menjelaskan saat menggelar jumpa pers Sabtu (3/1/2026), pencarian intensif dilakukan sejak 30 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026 dengan mendirikan posko di So Mananga. Tim gabungan melibatkan SAR Brimob Batalyon C Pelopor Satbrimob NTB, Polres Bima Kota, Polsek Wera, serta keluarga korban.
Meski telah menyisir sejumlah titik rawan dengan medan ekstrem dan cuaca tidak bersahabat, tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan Kifen Jamrud.
“Kami tetap melanjutkan pencarian dengan mempertimbangkan keselamatan personel. Setiap temuan akan kami dalami,” tegas Kapolres.
Hingga kini, polisi masih mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak serta membuka ruang informasi dari masyarakat yang mengetahui aktivitas korban sebelum hilang.
Penulis : SUMBAWAPOST.com










