Wagub NTB Warning: APBD 2026 Harus Lebih Tepat Sasaran dari Google Maps

Avatar

- Jurnalis

Senin, 24 November 2025 - 15:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur NTB menegaskan bahwa penyusunan APBD 2026 harus jauh lebih Presisi dan fokus pada kebutuhan nyata Masyarakat. Dalam arahannya Ia mengingatkan seluruh Perangkat Daerah agar memastikan Program Pembangunan Lebih Tepat Sasaran. Menandai Komitmen Pemerintah untuk menghapus Anggaran Mubazir dan Meningkatkan Efektivitas Belanja Daerah.

SUMBAWAPOST.com| Mataram- Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Hj. Indah Dhamayanti Putri, S.E., M.IP., menegaskan pentingnya memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 benar-benar efektif, tepat sasaran, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Pesan tersebut ia sampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD NTB Kesatu yang digelar di Ruang Rapat Paripurna Kantor Gubernur NTB, Mataram. Senin (24/11/2025).

“APBD 2026 harus benar-benar membawa keberpihakan dan kemanfaatan bagi masyarakat NTB,” tegasnya.

Baca Juga :  Ketua PBB NTB Apresiasi SBMI dan Polres Lotim Gagalkan Dugaan TPPO 20 Remaja: Ini Penyelamatan Masa Depan NTB

Wagub yang akrab disapa Umi Dinda itu mengungkapkan bahwa Pemerintah Daerah (Pemda) telah menyiapkan berbagai langkah teknis dalam proses perencanaan anggaran untuk memastikan arah pembangunan tetap konsisten. Fokus utama APBD 2026 diarahkan pada percepatan Pengentasan Kemiskinan Ekstrem serta Penguatan Ketahanan Pangan.

“Penguatan ketahanan pangan harus terus dipacu agar NTB dapat menjadi lumbung pangan nasional,” ujarnya.

Selain isu Sosial dan Ekonomi, pemerintah juga memberi perhatian besar pada pengembangan Ekosistem Industri Agro-Maritim serta peningkatan kualitas sektor pariwisata. Menurutnya, potensi geografis NTB dan kekayaan destinasi wisata yang dimiliki harus dioptimalkan melalui langkah-langkah pengembangan yang terukur.

“Pariwisata NTB harus dapat bersaing dengan Destinasi Internasional melalui peningkatan fasilitas dan kemudahan akses,” tambahnya.

Baca Juga :  WNA Buat Ulah di Kota Mataram, Ogah Bayar Hotel: Polsek Ampenan Bantu ‘Check Out’ Pakai Borgol ke Polda NTB

Dalam pemaparannya, Umi Dinda menjelaskan gambaran umum postur APBD 2026. Pendapatan daerah ditargetkan mencapai Rp5,64 triliun, dengan belanja sebesar Rp5,75 triliun. Selisih belanja tersebut menghasilkan defisit yang akan ditutup melalui pemanfaatan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA). Penyesuaian ini disebutnya sebagai langkah realistis untuk menjaga fokus anggaran pada sektor prioritas yang memberi dampak langsung bagi masyarakat.

Menutup sambutannya, Umi Dinda berharap APBD 2026 menjadi instrumen fiskal yang kuat dalam menggerakkan pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Semoga APBD 2026 dapat menjadi instrumen untuk mengantarkan NTB menuju daerah yang lebih makmur dan berdaya saing,” pungkasnya.

Berita Terkait

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat
Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri
TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram
Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan
Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita
Ribuan Warga Bima Padati UIN Mataram, Ketua RKBPL Dorong Ekonomi Mandiri Berbasis Gotong Royong
Qori Cilik Juara Internasional Tampil, Halalbihalal dan Pelepasan Jamaah Calon Haji RKB Pulau Lombok Kian Khusyuk
KONI NTB Rapatkan Barisan, Matangkan Slot Atlet dan Nomor Unggulan Jelang Porprov 2026
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 18:32 WIB

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat

Minggu, 19 April 2026 - 18:05 WIB

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 April 2026 - 15:13 WIB

TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram

Minggu, 19 April 2026 - 14:01 WIB

Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan

Minggu, 19 April 2026 - 13:24 WIB

Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita

Berita Terbaru

Terlihat Terduga Pelaku bersama Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan seorang ayah di Desa Tamansari, Lombok Barat.

Hukum & Kriminal

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 Apr 2026 - 18:05 WIB