Gubernur NTB Tahu Ada Tambang Ilegal, Cuma Lagi Carikan Solusinya

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 30 Oktober 2025 - 16:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhammad Iqbal, akhirnya angkat bicara soal maraknya tambang ilegal yang terus menggerogoti tanah Seribu Masjid. Ia tak menampik, aktivitas tambang liar memang masih banyak beroperasi di sejumlah daerah, terutama di kawasan Sekotong dan sekitarnya. Namun, alih-alih langsung menutup semuanya, Iqbal memilih jalan berbeda mencarikan solusi agar rakyat tetap hidup tanpa merusak alam.

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Dalam upayanya menata sektor pertambangan, Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal menjelaskan bahwa pemerintah daerah kini tengah menyiapkan regulasi untuk melegalkan aktivitas pertambangan rakyat melalui Izin Pertambangan Rakyat (IPR).

“Itulah dasarnya kenapa NTB memutuskan menjadi daerah pertama yang mengebolehkan IPR. Karena seburuk-buruknya yang legal pasti lebih baik dari yang ilegal. Setidaknya kita bisa mengontrol penggunaan bahan kimianya, memastikan yang bekerja adalah masyarakat sekitar, dan tidak ada eksploitasi,” ujar Iqbal saat menerima massa aksi dari Aliansi Gerakan Rakyat Peduli (GARAP) NTB, yang menggelar demonstrasi dengan seruan besar ‘Tanah untuk rakyat, air untuk kehidupan, dan moratorium izin tambang sekarang juga’, pada Selasa (28/10/2025) di Mataram.

Baca Juga :  Sore Penuh Gagasan, Dr Zul dan Trio Profesor UIN Mataram Susun Cetak Biru NTB

Namun demikian, ia menegaskan bahwa penerapan IPR bukan hal mudah karena merupakan kebijakan baru yang membutuhkan kesiapan sistem dan regulasi.

“Masuk ke IPR tidaklah mudah. Memberikan izin pertambangan bukan hal yang mudah karena ini hal baru, kita harus belajar. Karena itu kita buat dalam bentuk proyek dan sekarang sedang menyiapkan dua hal penting, yaitu peraturan daerah dan tata kelola tambang,” jelasnya.

Baca Juga :  Puluhan Tahun Organisasi Internasional Masuk NTB, Gubernur Iqbal Beberkan Penyebab Kemiskinan Belum Turun Signifikan

Menurut Gubernur Iqbal, dua aspek utama yang wajib dijamin dalam tata kelola pertambangan adalah perubahan sosial ekonomi masyarakat sekitar tambang dan penyelesaian lingkungan pasca tambang.

“Rencana pasca tambang harus akurat dan dilaksanakan sebaik mungkin oleh siapa pun yang mengajukan izin pertambangan itu,” tegasnya.

Ia juga menyoroti masih adanya pro dan kontra terhadap kebijakan IPR, namun menurutnya, solusi harus tetap dicarikan agar masyarakat di daerah tambang tidak terus hidup dalam kemiskinan ekstrem.

“Kalau kita tutup tambang-tambang ilegal sekarang, harus ada solusi. Kita harus mencarikan proposal untuk mengangkat harkat hidup dan kondisi sosial ekonomi masyarakat sekitar tambang. Harapan saya, sebagian dari keuntungan pertambangan legal nanti bisa langsung dirasakan masyarakat,” pungkasnya.

Berita Terkait

Bima-Dompu Bukan Anak Tiri, HMI Sentil Pemprov NTB, 574 Hari Pascabanjir Jalan Rusak Diabaikan
Menuju PON 2028, Wagub Umi Dinda Dorong PERBASASI NTB Cetak Talenta Muda
Dae Yandi Resmi Pimpin Perbasasi NTB, Bawa Misi Besar Menuju PON 2028
KONI Pusat Ambil Alih KONI NTB, Pemilihan Diulang dari Nol dan Tak Ada Uang Pendaftaran
Mori Hanafi Tinggalkan Legasi Besar, NTB Berhasil Jadi Tuan Rumah PON 2028
KONI Pusat Sebut NTB Gudangnya Atlet, PON 2028 Jadi Momentum Pembuktian
KONI NTB Jangan Terjebak Konflik, Mori Hanafi: PON 2028 Sudah di Depan Mata
Wagub Umi Dinda Buka Musorprov XIII KONI NTB, PON 2028 Jadi Tantangan Besar
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:02 WIB

Bima-Dompu Bukan Anak Tiri, HMI Sentil Pemprov NTB, 574 Hari Pascabanjir Jalan Rusak Diabaikan

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Menuju PON 2028, Wagub Umi Dinda Dorong PERBASASI NTB Cetak Talenta Muda

Senin, 31 Agustus 2026 - 06:08 WIB

Dae Yandi Resmi Pimpin Perbasasi NTB, Bawa Misi Besar Menuju PON 2028

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:45 WIB

KONI Pusat Ambil Alih KONI NTB, Pemilihan Diulang dari Nol dan Tak Ada Uang Pendaftaran

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Mori Hanafi Tinggalkan Legasi Besar, NTB Berhasil Jadi Tuan Rumah PON 2028

Berita Terbaru