Gubernur NTB Perkuat Kesejahteraan Petani Tembakau dengan Skema Asuransi dan Pemanfaatan DBHCHT

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 25 September 2025 - 04:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Lombok Tengah Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi NTB tengah merancang langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan petani tembakau, khususnya di Pulau Lombok. Pernyataan ini disampaikan saat menghadiri peringatan Hari Tani Nasional 2025 di Desa Ganti, Kecamatan Praya Timur, Rabu (23/9) sore.

Gubernur menyoroti bahwa Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) selama ini belum dirasakan secara langsung oleh petani maupun buruh tani. Karena itu, pemerintah provinsi berkomitmen mencari skema agar manfaat DBHCHT dapat sampai langsung ke masyarakat. Salah satu opsi yang sedang dikaji adalah perubahan pola kemitraan yang diatur melalui peraturan daerah, sehingga benar-benar berpihak kepada petani.

Baca Juga :  Tersengat Catatan BPK, Wagub NTB Umi Dinda: Jangan Cuma Manis-Manis, Nanti ‘Diabet’ Tata Kelola!

“Salah satunya yang sedang kita jajaki adalah asuransi untuk petani tembakau, asuransi produksinya. Dalam hal kegagalan, misalnya karena hujan, ongkos produksinya bisa dikembalikan oleh sistem asuransi ini,” terang Gubernur.

Ia menegaskan, pemerintah akan berupaya keras agar kesulitan yang dialami petani tidak terulang di masa mendatang.

“Kita akan coba memperbaiki situasi. Sebagai pimpinan, ini salah satu tanggung jawab saya. Meskipun ini sebagian di luar kewenangan provinsi, saya tetap minta maaf atas situasi ini dan kami akan melakukan yang terbaik agar tidak terjadi lagi, insyaa Allah,” tegasnya.

Baca Juga :  APBD Kota Bima 2026 Anjlok Rp303 Miliar, Wali Kota Akui Krisis Fiskal di Tengah Beban Gaji PPPK Membengkak

Lebih lanjut, Gubernur menekankan pentingnya keberpihakan pemerintah tidak hanya kepada petani, tetapi juga kepada pengusaha. Langkah ini diharapkan mampu membangun hubungan bisnis yang sehat antara perusahaan dan petani, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Acara peringatan Hari Tani Nasional 2025 ini juga dihadiri Direktur Aneka Kacang dan Umbi Ditjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI, Dyah Susilokarti, Ketua Umum Serikat Tani Nelayan, Ahmad Rifai, serta Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB, Muhammad Rifai.

Berita Terkait

Ketua Badko HMI Bali-Nusra Sentil Fenomena Banjir Pujian untuk Sari Yuliati: Rakyat NTB Butuh Bukti, Bukan Sekadar Tepuk Tangan
Ketua DPRD Isvie Pasang Badan untuk Sari Yuliati: Jangan Hapus Jejak Pengabdian yang Sudah Dirasakan Rakyat NTB
Brigpol Anhar Disanksi karena Terbukti Telantarkan Istri, Bupati Bima Dinilai Melindungi Ajudannya
DPRD NTB Sahkan Perubahan Perda Pajak dan Retribusi, Potensi PAD Bertambah Rp160 Miliar
PBB NTB Datangi KPU, Dinamika Kepengurusan hingga Aturan Baru Pemilu 2029 Jadi Sorotan
Ketua DPRD Isvie Rupaeda: Kebangkitan Nasional Jangan Berhenti Jadi Seremoni, NTB Harus Bangkit dari Kemiskinan hingga Krisis Moral
Menteri Ara Puji Terobosan BSN di NTB, Kredit Rumah Kini Lebih Berpihak ke Rakyat Kecil
Truk Molen Diduga Over Tonase Hancurkan Jalan Selong Belanak, APPM-NTB Kecam dan Siap Hadang Jalan
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:10 WIB

Ketua Badko HMI Bali-Nusra Sentil Fenomena Banjir Pujian untuk Sari Yuliati: Rakyat NTB Butuh Bukti, Bukan Sekadar Tepuk Tangan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:30 WIB

Ketua DPRD Isvie Pasang Badan untuk Sari Yuliati: Jangan Hapus Jejak Pengabdian yang Sudah Dirasakan Rakyat NTB

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:49 WIB

Brigpol Anhar Disanksi karena Terbukti Telantarkan Istri, Bupati Bima Dinilai Melindungi Ajudannya

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:45 WIB

DPRD NTB Sahkan Perubahan Perda Pajak dan Retribusi, Potensi PAD Bertambah Rp160 Miliar

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:03 WIB

PBB NTB Datangi KPU, Dinamika Kepengurusan hingga Aturan Baru Pemilu 2029 Jadi Sorotan

Berita Terbaru